alexametrics
26.5 C
Denpasar
Wednesday, August 10, 2022

Diprotes Warga Tangkas, Dewan Klungkung Segera Panggil PT Adi Murti

SEMARAPURA – Keberadaan pabrik pencampur aspal atau Asphalt Mixing Plant (AMP) milik PT Adi Murti di kawasan eks Galian C, Desa Gunaksa, Kecamatan Dawan yang beberapa

waktu lalu diprotes warga Desa Tangkas, Kecamatan Klungkung lantaran mengeluarkan asap saat dioperasikan mendapat perhatian Komisi I DPRD Klungkung.

Bahkan, Komisi I DPRD Klungkung berencana untuk menggelar rapat kerja dengan OPD terkait, Perbekel Desa Tangkas, dan pihak terkait lainnya.

Ketua Komisi I DPRD Klungkung Nengah Mudiana saat ditemui di Kantor DPRD Klungkung mengungkapkan telah menghubungi mantan Perbekel Tangkas, I Wayan Tilem.

Dan, oleh Tilem telah dijelaskan terkait penolakan warga terhadap keberadaan AMP di kawasan eks Galian C, Desa Gunaksa.

Baca Juga:  Duh, 75 Persen Akomodasi Pariwisata di Nusa Penida Belum Berizin

Atas kondisi itu, pihaknya pun berencana untuk menggelar rapat kerja dengan OPD terkait, Perbekel Desa Tangkas, dan pihak terkait lainnya untuk mengetahui secara pasti duduk persoalannya.

Selain itu, rapat itu juga digelar untuk mengetahui sejauh mana izin AMP tersebut. “Kami akan segera menggelar rapat kerja,” katanya.



SEMARAPURA – Keberadaan pabrik pencampur aspal atau Asphalt Mixing Plant (AMP) milik PT Adi Murti di kawasan eks Galian C, Desa Gunaksa, Kecamatan Dawan yang beberapa

waktu lalu diprotes warga Desa Tangkas, Kecamatan Klungkung lantaran mengeluarkan asap saat dioperasikan mendapat perhatian Komisi I DPRD Klungkung.

Bahkan, Komisi I DPRD Klungkung berencana untuk menggelar rapat kerja dengan OPD terkait, Perbekel Desa Tangkas, dan pihak terkait lainnya.

Ketua Komisi I DPRD Klungkung Nengah Mudiana saat ditemui di Kantor DPRD Klungkung mengungkapkan telah menghubungi mantan Perbekel Tangkas, I Wayan Tilem.

Dan, oleh Tilem telah dijelaskan terkait penolakan warga terhadap keberadaan AMP di kawasan eks Galian C, Desa Gunaksa.

Baca Juga:  Kunker ke Bandung, Anggota DPRD Klungkung Meninggal di Kamar Hotel

Atas kondisi itu, pihaknya pun berencana untuk menggelar rapat kerja dengan OPD terkait, Perbekel Desa Tangkas, dan pihak terkait lainnya untuk mengetahui secara pasti duduk persoalannya.

Selain itu, rapat itu juga digelar untuk mengetahui sejauh mana izin AMP tersebut. “Kami akan segera menggelar rapat kerja,” katanya.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/