alexametrics
25.4 C
Denpasar
Thursday, August 11, 2022

Kasipidum Geser ke Denpasar, Kasiintel Karangasem Mutasi ke Buleleng

SINGARAJA – Setelah posisi Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Buleleng Nur Chusniah bergeser, gerbong mutasi juga diikuti pejabat di lingkungan Kejari Buleleng.

Kini giliran posisi Kepala Seksi Tindak Pidana Umum (Pidum) ikut bergeser. Dulunya posisi tersebut ditempati Kadek Hari Supriyadi.

Jabatan tersebut kini digantikan oleh Nyoman Tri Suryabuana yang sebelumnya sebagai Kasi Intelejen Kejari Karangasem.

Sedangkan Kadek Hari Supriyadi menempati posisi baru sebagai Kasi Intelejen Kejari Denpasar. Selain Kasi Pidum, mutasi juga diikuti dua pegawai staf tata usaha yang dipromosikan mendapat jabatan baru.

Syarif Hidayat dipromosikan sebagai Kasubsi Teknologi Informasi Produksi Intelejen dan Penerangan Hukum. Kemudian I Komang Arsa Wijaya mendapat jabatan baru sebagai Kasubsi Barang Bukti.

Baca Juga:  Bawa Bukti Penerima BSU, Warga Kalibukbuk Kembali Datangi Kejaksaan

Dalam pelantikan tiga pejabat Kejari Buleleng yang dilaksanakan di Aula Kejari Buleleng (11/6) kemarin digelar berdasar protokol kesehatan Covid-19.

Para jaksa dan pegawai yang memasuki ruangan harus menggunakan masker, sarung tangan, cek suhu badan serta wajib didalam ruangan menjaga jarak aman saat pengambilan sumpah.

Kajari Buleleng I Putu Gede Astawa mengatakan, mutasi jabatan ditubuh kejaksaan adalah hal wajar terjadi dan itu bentuk penyegaran dalam suatu lembaga.

Jabatan Kasi Pindum Buleleng itu hampir dua tahun dijabat oleh Kadek Hari Supriyadi. Begitu pula dengan Nyoman Tri Suryabuana, dua tahun menempati jabatan sebagai Kasi Intelejen Kejari Karangasem.

“Kami berharap jabatan baru dari tiga pejabat yang dilakukan saat ini bisa menunjukkan kinerja yang baik dan terpenting mampu melayani masyarakat,” ungkapnya.    

Baca Juga:  Tiga Mantan Pengurus LPD Gerokgak Dijebloskan ke Tahanan

Menyangkut Covid-19 kini telah memasuki masa transisi New Normal sebagaimana arahan pemerintah pusat, para jaksa dan pegawai sudah masuk seperti biasa, namun mengikuti prosedur kesehatan.

“Aktivitas pekerjaan work from home di rumah sudah kami kurangi. Termasuk kegiatan-kegiatan berupa rapat dan kegiatan lainnya sudah dapat dijalani di kantor,” pungkasnya.



SINGARAJA – Setelah posisi Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Buleleng Nur Chusniah bergeser, gerbong mutasi juga diikuti pejabat di lingkungan Kejari Buleleng.

Kini giliran posisi Kepala Seksi Tindak Pidana Umum (Pidum) ikut bergeser. Dulunya posisi tersebut ditempati Kadek Hari Supriyadi.

Jabatan tersebut kini digantikan oleh Nyoman Tri Suryabuana yang sebelumnya sebagai Kasi Intelejen Kejari Karangasem.

Sedangkan Kadek Hari Supriyadi menempati posisi baru sebagai Kasi Intelejen Kejari Denpasar. Selain Kasi Pidum, mutasi juga diikuti dua pegawai staf tata usaha yang dipromosikan mendapat jabatan baru.

Syarif Hidayat dipromosikan sebagai Kasubsi Teknologi Informasi Produksi Intelejen dan Penerangan Hukum. Kemudian I Komang Arsa Wijaya mendapat jabatan baru sebagai Kasubsi Barang Bukti.

Baca Juga:  Tiga Mantan Pengurus LPD Gerokgak Dijebloskan ke Tahanan

Dalam pelantikan tiga pejabat Kejari Buleleng yang dilaksanakan di Aula Kejari Buleleng (11/6) kemarin digelar berdasar protokol kesehatan Covid-19.

Para jaksa dan pegawai yang memasuki ruangan harus menggunakan masker, sarung tangan, cek suhu badan serta wajib didalam ruangan menjaga jarak aman saat pengambilan sumpah.

Kajari Buleleng I Putu Gede Astawa mengatakan, mutasi jabatan ditubuh kejaksaan adalah hal wajar terjadi dan itu bentuk penyegaran dalam suatu lembaga.

Jabatan Kasi Pindum Buleleng itu hampir dua tahun dijabat oleh Kadek Hari Supriyadi. Begitu pula dengan Nyoman Tri Suryabuana, dua tahun menempati jabatan sebagai Kasi Intelejen Kejari Karangasem.

“Kami berharap jabatan baru dari tiga pejabat yang dilakukan saat ini bisa menunjukkan kinerja yang baik dan terpenting mampu melayani masyarakat,” ungkapnya.    

Baca Juga:  Pijar Magma di Puncak Kawah Paksa Ribuan Pengungsi Mengungsi ke Tembok

Menyangkut Covid-19 kini telah memasuki masa transisi New Normal sebagaimana arahan pemerintah pusat, para jaksa dan pegawai sudah masuk seperti biasa, namun mengikuti prosedur kesehatan.

“Aktivitas pekerjaan work from home di rumah sudah kami kurangi. Termasuk kegiatan-kegiatan berupa rapat dan kegiatan lainnya sudah dapat dijalani di kantor,” pungkasnya.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/