alexametrics
25.8 C
Denpasar
Saturday, May 28, 2022

Masuk Bali Via Bandara Makin Ketat, Selain Bukti Vaksin, Wajib PCR

MANGUPURA– Persyaratan masuk Bali via bandara kembali diperketat.

Bandara I Gusti Ngurah Rai menghentikan sementara kebijakan penggunaan hasil tes negatif antigen test, bagi Pelaku Perjalanan Dalam Negeri (PPDN).

Keputusan ini berlaku mulai Selasa tanggal 10 Agustus 2021 sampai dengan masa PPKM level 3-4 berakhir.

Keputusan tersebut tertuang dalam hasil rapat evaluasi PPDN Bandara Ngurah Rai, Sabtu 7 Agustus 2021.

Keputusan ini diambil karena adanya peningkatan jumlah konfirmasi positif Covid-19 dari pelaku perjalanan yang masuk Bali dari bandara keberangkatan wilayah timur melalui hasil PCR test saat tiba di Bandara Ngurah Rai.

Pelaku perjalanan ini sebelumnya menggunakan hasil negatif antigen test saat keberangkatan.

Tentu perlu upaya mitigasi risiko terhadap penyebaran mata rantai Covid-19 di wilayah Bali yang berasal dari pelaku perjalanan yang masuk lewat Bandara Ngurah Rai.

Baca Juga:  Gunung Agung Kembali Meletus, Ini Respons Pengungsi, Mengejutkan…

Kebijakan pengecualian terhadap pelaku perjalanan  yang menggunakan dokumen kesehatan diluar ketentuan tetap dimungkinkan untuk hal-hal yg bersifat urgent dan harus mendapat persetujuan dari Satgas Penanganan Covid-19 Pemprov Bali.

Stakeholder Relation Manager, Bandara Ngurah Rai, Taufan Yudhistira mengatakan, calon penumpang diharapkan sudah memiliki bukti sudah divaksin dan melakukan tes PCR sebelum membeli tiket.

Karena, dalam Inmendagri, Bali masuk PPKM Level 4, jadi persyaratan perjalanan masih PCR dan vaksinasi minimal dosis pertama.

“Dengan tambahan bahwa usia di bawah umur 12 tahun untuk sementara waktu tidak diperkenankan melakukan perjalanan,” katanya melalui pesan singkat, Rabu (11/8).

Karena kebijakan tersebut, untuk penumpang yang berasal dari daerah yang belum memiliki fasilitas PCR, sementara dibatasi.

Baca Juga:  Di Hadapan Perajin Arak, Koster Ingin Arak Bali Saingi Shake dan Soju 

Sehingga, pelayanan tess PCR di Bandara Ngurah Rai bagi penumpang dari daerah yang belum memiliki fasilitas PCR juga dihentikan.

“Jadi, Bali masuk kategori PPKM Level 4 sesuai Inmendagri, dimana persyaratan perjalanan masuk ke atau keluar dari daerah yang ditetapkan sebagai PPKM Level 4, dalam hal ini Bali, wajib PCR 2X24 jam dan sertifikat vaksinasi minimal dosis pertama,” pungkasnya. 


MANGUPURA– Persyaratan masuk Bali via bandara kembali diperketat.

Bandara I Gusti Ngurah Rai menghentikan sementara kebijakan penggunaan hasil tes negatif antigen test, bagi Pelaku Perjalanan Dalam Negeri (PPDN).

Keputusan ini berlaku mulai Selasa tanggal 10 Agustus 2021 sampai dengan masa PPKM level 3-4 berakhir.

Keputusan tersebut tertuang dalam hasil rapat evaluasi PPDN Bandara Ngurah Rai, Sabtu 7 Agustus 2021.

Keputusan ini diambil karena adanya peningkatan jumlah konfirmasi positif Covid-19 dari pelaku perjalanan yang masuk Bali dari bandara keberangkatan wilayah timur melalui hasil PCR test saat tiba di Bandara Ngurah Rai.

Pelaku perjalanan ini sebelumnya menggunakan hasil negatif antigen test saat keberangkatan.

Tentu perlu upaya mitigasi risiko terhadap penyebaran mata rantai Covid-19 di wilayah Bali yang berasal dari pelaku perjalanan yang masuk lewat Bandara Ngurah Rai.

Baca Juga:  Sejumlah Warga di Banyuning Tolak Lakukan Rapid Test Antigen

Kebijakan pengecualian terhadap pelaku perjalanan  yang menggunakan dokumen kesehatan diluar ketentuan tetap dimungkinkan untuk hal-hal yg bersifat urgent dan harus mendapat persetujuan dari Satgas Penanganan Covid-19 Pemprov Bali.

Stakeholder Relation Manager, Bandara Ngurah Rai, Taufan Yudhistira mengatakan, calon penumpang diharapkan sudah memiliki bukti sudah divaksin dan melakukan tes PCR sebelum membeli tiket.

Karena, dalam Inmendagri, Bali masuk PPKM Level 4, jadi persyaratan perjalanan masih PCR dan vaksinasi minimal dosis pertama.

“Dengan tambahan bahwa usia di bawah umur 12 tahun untuk sementara waktu tidak diperkenankan melakukan perjalanan,” katanya melalui pesan singkat, Rabu (11/8).

Karena kebijakan tersebut, untuk penumpang yang berasal dari daerah yang belum memiliki fasilitas PCR, sementara dibatasi.

Baca Juga:  Gunung Agung Kembali Meletus, Ini Respons Pengungsi, Mengejutkan…

Sehingga, pelayanan tess PCR di Bandara Ngurah Rai bagi penumpang dari daerah yang belum memiliki fasilitas PCR juga dihentikan.

“Jadi, Bali masuk kategori PPKM Level 4 sesuai Inmendagri, dimana persyaratan perjalanan masuk ke atau keluar dari daerah yang ditetapkan sebagai PPKM Level 4, dalam hal ini Bali, wajib PCR 2X24 jam dan sertifikat vaksinasi minimal dosis pertama,” pungkasnya. 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/