alexametrics
25.4 C
Denpasar
Friday, August 19, 2022

Duh, Tiga CCTv di Klungkung Tak Berfungsi, Ini Lokasinya

SEMARAPURA – Meski hanya sebagai “daerah pinggiran” Kabupaten Klungkung sejak beberapa tahun ini cukup maju dalam teknologi informasi. Salah satunya, banyak memasang  closed-circuit television (CCTv/ kamera tersembunyi), terutamanya di tempat fasilitas umum. Saat ini, kurang lebih ada 40 titik pemasangan CCTv. Sayangnya, dari jumlah itu tak seluruhnya berfungsi. Ada tiga CCTv yang tak berfungsi.

Keberadaan CCTV disebut-sebut untuk menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat. Mengingat salah satu tujuannya untuk mencegah oknum masyarakat melakukan tindakan kriminal lantaran prilakunya akan terekam. Hanya saja di tengah-tengah upaya Pemkab Klungkung menambah jumlah CCTV, pasalnya sejumlah CCTV kedapatan mati dan kini belum bisa diperbaiki.

Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Klungkung, I Wayan Parna, Minggu (11/10) mengungkapkan ada puluhan CCTV yang menghiasi Kabupaten Klungkung sejak beberapa tahun terakhir. Seperti di 11 CCTV di sejumlah titik di jalan raya, 10 CCTV di Lapangan Puputan Klungkung, 8 CCTV di Balai Budaya, 6 CCTV di Monumen Puputan Klungkung dan 16 CCTV di Pasar Umum Galiran. 

Baca Juga:  Upacara Adat Sumbang Peningkatan Kasus Covid-19 di Klungkung

“Tahun 2021 mendatang, rencananya akan ditambah 6 CCTV lagi yang tersebar di Pelabuhan Tribuana, Banjar Bias, Sampalan, Toya Pakeh, Pertigaan Kantor Camat Klungkung, Perempatan Klotok, dan Pertigaan Kali Unda,” bebernya.

Menurutnya keberadaan CCTV ini sangat membantu. Selain bisa diakses masyarakat untuk memantau kemacetan, juga kerap digunakan pihak kepolisian untuk mengungkapkan kasus tindak kriminal. Bahkan rencana pemasangan CCTV di Perempatan Klotok, pasalnya berdasarkan ide Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta untuk mencegah aksi balapan liar di kawasan tersebut. Sebab beberapa kali terpantau ada aksi balapan liar di sekitar kawasan tersebut. 

“CCTV ini dipasang untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat,” katanya.

Baca Juga:  Permintaan Tinggi, Madu Kelle Ditarget Jadi Produk Unggulan Desa Aan

Hanya saja di tengah upaya Pemkab Klungkung menambah CCTV demi kenyamanan masyarakat, ada tiga CCTV kedapatan tidak berfungsi sejak beberapa hari terakhir. Yakni CCTV di Lepang, Simpang Lima Semarapura, dan Goa Lawah. Menurutnya kerusakan CCTV itu wajar terjadi lantaran pengadaannya telah dilakukan tahun 2017 lalu. Pihaknya telah berupaya agar CCTV itu bisa segera diperbaiki, namun belum juga bisa berfungsi. Sehingga diputuskan untuk pengadaan 3 CCTV baru di APBD Perubahan 2020 untuk mengganti CCTV yang rusak tersebut.

“Per titik pemasangan CCTV itu anggarannya Rp 37,5 juta,” tandasnya.



SEMARAPURA – Meski hanya sebagai “daerah pinggiran” Kabupaten Klungkung sejak beberapa tahun ini cukup maju dalam teknologi informasi. Salah satunya, banyak memasang  closed-circuit television (CCTv/ kamera tersembunyi), terutamanya di tempat fasilitas umum. Saat ini, kurang lebih ada 40 titik pemasangan CCTv. Sayangnya, dari jumlah itu tak seluruhnya berfungsi. Ada tiga CCTv yang tak berfungsi.

Keberadaan CCTV disebut-sebut untuk menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat. Mengingat salah satu tujuannya untuk mencegah oknum masyarakat melakukan tindakan kriminal lantaran prilakunya akan terekam. Hanya saja di tengah-tengah upaya Pemkab Klungkung menambah jumlah CCTV, pasalnya sejumlah CCTV kedapatan mati dan kini belum bisa diperbaiki.

Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Klungkung, I Wayan Parna, Minggu (11/10) mengungkapkan ada puluhan CCTV yang menghiasi Kabupaten Klungkung sejak beberapa tahun terakhir. Seperti di 11 CCTV di sejumlah titik di jalan raya, 10 CCTV di Lapangan Puputan Klungkung, 8 CCTV di Balai Budaya, 6 CCTV di Monumen Puputan Klungkung dan 16 CCTV di Pasar Umum Galiran. 

Baca Juga:  Permintaan Tinggi, Madu Kelle Ditarget Jadi Produk Unggulan Desa Aan

“Tahun 2021 mendatang, rencananya akan ditambah 6 CCTV lagi yang tersebar di Pelabuhan Tribuana, Banjar Bias, Sampalan, Toya Pakeh, Pertigaan Kantor Camat Klungkung, Perempatan Klotok, dan Pertigaan Kali Unda,” bebernya.

Menurutnya keberadaan CCTV ini sangat membantu. Selain bisa diakses masyarakat untuk memantau kemacetan, juga kerap digunakan pihak kepolisian untuk mengungkapkan kasus tindak kriminal. Bahkan rencana pemasangan CCTV di Perempatan Klotok, pasalnya berdasarkan ide Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta untuk mencegah aksi balapan liar di kawasan tersebut. Sebab beberapa kali terpantau ada aksi balapan liar di sekitar kawasan tersebut. 

“CCTV ini dipasang untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat,” katanya.

Baca Juga:  Akar Lapuk, Pohon Tumbang di Dukuh Kubu Karangasem Picu Kemacetan

Hanya saja di tengah upaya Pemkab Klungkung menambah CCTV demi kenyamanan masyarakat, ada tiga CCTV kedapatan tidak berfungsi sejak beberapa hari terakhir. Yakni CCTV di Lepang, Simpang Lima Semarapura, dan Goa Lawah. Menurutnya kerusakan CCTV itu wajar terjadi lantaran pengadaannya telah dilakukan tahun 2017 lalu. Pihaknya telah berupaya agar CCTV itu bisa segera diperbaiki, namun belum juga bisa berfungsi. Sehingga diputuskan untuk pengadaan 3 CCTV baru di APBD Perubahan 2020 untuk mengganti CCTV yang rusak tersebut.

“Per titik pemasangan CCTV itu anggarannya Rp 37,5 juta,” tandasnya.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/