alexametrics
28.8 C
Denpasar
Friday, July 1, 2022

66 KPPS dan Linmas Reaktif Hasil Rapid Test, KPU Siapkan Pengganti

NEGARA— Puluhan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dan petugas perlindungan masyarakat (Linmas) untuk Pilkada Jembrana 9 Desember 2020 dinyatakan reaktif sesuai hasil rapid test.

Dari total 5.760 orang KPPS dan Linmas yang sudah menjalani rapid test, sebanyak 66 orang dinyatakan reaktif.

Juru bicara penanganan Covid-19 Jembrana I Gusti Agung Putu Arisantha mengatakan, bagi petugas KPPS dan Linmas yang dinyatakan reaktif langsung dilakukan swab.

Bagi yang reaktif, langsung dilakukan swab,” tegas IGA Putu Arisantha.

Imbuhnya, pengambilan swab tersebut dilakukan untuk memastikan penyelenggara tidak terpapar virus Sars Cov-2 dan mencegah penyebaran. 

“Karena jika ada yang menunjukkan hasil positif Covid-19 langsung dilakukan isolasi,”tandasnya.

Sementara Ketua KPU Jembrana I Ketut Gde Tangkas Sudiantara mengatakan, rapid test terhadap  KPPS dan Linmas dilakukan untuk memastikan jajaran penyelenggara bebas dari virus Corona.

“Mereka adalah garda terdepan yang langsung melayani masyarakat di lapangan saat pemungutan suara. Jika semua penyelenggara aman dan bebas dari paparan virus, masyarakat juga akan merasa nyaman dan aman,” ujarnya.

Untuk itu, sebagai tindaklanjut dari hasil test bagi KPPS dan Linmas, selain menyiapkan pengambilan swab. KPU, kata Tangkas juga akan melakukan antisipasi dengan menyiapkan pengganti.

Penggantian petugas KPPS dan Linmas dilakukan untuk memastikan agar keberlangsungan Pilkada 2020 tidak terganggu dan berjalan sesuai tahapan.

“Penggantian yang terkonfirmasi positif harus dilakukan karena pemungutan suara sudah dekat. KPPS yang positif harus isolasi, sehingga tidak bisa mengikuti bimbingan teknis dan pembekalan lainnya,” tukasnya.



NEGARA— Puluhan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dan petugas perlindungan masyarakat (Linmas) untuk Pilkada Jembrana 9 Desember 2020 dinyatakan reaktif sesuai hasil rapid test.

Dari total 5.760 orang KPPS dan Linmas yang sudah menjalani rapid test, sebanyak 66 orang dinyatakan reaktif.

Juru bicara penanganan Covid-19 Jembrana I Gusti Agung Putu Arisantha mengatakan, bagi petugas KPPS dan Linmas yang dinyatakan reaktif langsung dilakukan swab.

Bagi yang reaktif, langsung dilakukan swab,” tegas IGA Putu Arisantha.

Imbuhnya, pengambilan swab tersebut dilakukan untuk memastikan penyelenggara tidak terpapar virus Sars Cov-2 dan mencegah penyebaran. 

“Karena jika ada yang menunjukkan hasil positif Covid-19 langsung dilakukan isolasi,”tandasnya.

Sementara Ketua KPU Jembrana I Ketut Gde Tangkas Sudiantara mengatakan, rapid test terhadap  KPPS dan Linmas dilakukan untuk memastikan jajaran penyelenggara bebas dari virus Corona.

“Mereka adalah garda terdepan yang langsung melayani masyarakat di lapangan saat pemungutan suara. Jika semua penyelenggara aman dan bebas dari paparan virus, masyarakat juga akan merasa nyaman dan aman,” ujarnya.

Untuk itu, sebagai tindaklanjut dari hasil test bagi KPPS dan Linmas, selain menyiapkan pengambilan swab. KPU, kata Tangkas juga akan melakukan antisipasi dengan menyiapkan pengganti.

Penggantian petugas KPPS dan Linmas dilakukan untuk memastikan agar keberlangsungan Pilkada 2020 tidak terganggu dan berjalan sesuai tahapan.

“Penggantian yang terkonfirmasi positif harus dilakukan karena pemungutan suara sudah dekat. KPPS yang positif harus isolasi, sehingga tidak bisa mengikuti bimbingan teknis dan pembekalan lainnya,” tukasnya.



Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/