alexametrics
29.8 C
Denpasar
Saturday, August 13, 2022

Kompor Gas Meledak, Vila Mantan Bupati Buleleng Terbakar

SINGARAJA – Kebakaran kembali terjadi di Bumi Panji Sakti. Kali ini menimpa sebuah vila milik mantan Bupati Buleleng Drs Putu Bagiada di Dusun Celukbuluh, Desa Kalibukbuk, Singaraja.

Diduga, penyebab kebakaran karena ada ledakan kompor gas saat sedang memasak. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam persitiwa Senin kemarin (11/12).

“Setelah menerima laporan, kami cek ke lokasi kejadian dan kemudian melakukan olah TKP bersama tim,” ujar Kapolsek Kota Singaraja Kompol AA Wiranatha kemarin.

Dalam kejadian tersebut, sebuah dapur dan dua kamar pembantu dilahap oleh si jago merah. Tiga unit pemadam kebakaran dengan 4 tangki dikerahkan untuk memadamkan api.

Baca Juga:  Mangkrak, Bangunan Mall Pelayanan Publik Jembrana Jadi Sarang Hantu

Dalam waktu 1,5 jam, api berhasil padam. “Untuk kerugian bisa mencapai Rp 100 juta. Namun syukur apinya tak menyebar ke tempat lain,” ungkapnya.

Sebelum terbakar, ada upacara memangguh di vila tersebut. Aktivitas banyak dilakukan di dapur. Beruntung, pada saat kejadian, warga berada di luar dapur.

“Baru  tiga saksi yang kita mintai keterangan untuk memastikan penyebab kebakaran. Apakah nanti perlu melibatkan labfor atau tidak, lihat saja nanti,” pungkasnya



SINGARAJA – Kebakaran kembali terjadi di Bumi Panji Sakti. Kali ini menimpa sebuah vila milik mantan Bupati Buleleng Drs Putu Bagiada di Dusun Celukbuluh, Desa Kalibukbuk, Singaraja.

Diduga, penyebab kebakaran karena ada ledakan kompor gas saat sedang memasak. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam persitiwa Senin kemarin (11/12).

“Setelah menerima laporan, kami cek ke lokasi kejadian dan kemudian melakukan olah TKP bersama tim,” ujar Kapolsek Kota Singaraja Kompol AA Wiranatha kemarin.

Dalam kejadian tersebut, sebuah dapur dan dua kamar pembantu dilahap oleh si jago merah. Tiga unit pemadam kebakaran dengan 4 tangki dikerahkan untuk memadamkan api.

Baca Juga:  Ratusan Anak Usia Sekolah Tak Sekolah, Mayoritas Ada di Nusa Penida

Dalam waktu 1,5 jam, api berhasil padam. “Untuk kerugian bisa mencapai Rp 100 juta. Namun syukur apinya tak menyebar ke tempat lain,” ungkapnya.

Sebelum terbakar, ada upacara memangguh di vila tersebut. Aktivitas banyak dilakukan di dapur. Beruntung, pada saat kejadian, warga berada di luar dapur.

“Baru  tiga saksi yang kita mintai keterangan untuk memastikan penyebab kebakaran. Apakah nanti perlu melibatkan labfor atau tidak, lihat saja nanti,” pungkasnya


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/