alexametrics
24.8 C
Denpasar
Saturday, August 13, 2022

Ngamuk dan Rusak Garase Rumah Warga Tihingan, ODGJ Asal Bandung Dijuk

SEMARAPURA – Warga Desa Tihingan dibuat resah atas ulah Andi Kurniawan, 35 alamat Jalan Gagak II Nomor 209, Kecamatan Cibeunying Kaler, Bandung,

Jawa Barat yang mengamuk dan merusak garase rumah Anak Agung Ayu Linawati, 43, warga Desa Tihingan, Kecamatan Banjarangkan, Klungkung, Selasa malam lalu.

Diduga Andi mengalami gangguan kejiwaan saat melakukan aksinya: mengamuk dan merusak garase korban.

Kapolsek Banjarangkan AKP Ketut Suaka Purnawasa mengatakan, Polsek Banjarangkan bersama Dinas Sosial Pemberdayaan

Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Klungkung telah membawa Andi malam itu juga ke RS Jiwa Provinsi Bali di Bangli untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Sebab Andi terus berteriak dan meronta-ronta saat diamankan ke Polsek Banjarangkan setelah mengamuk di garase rumah milik Linawati hingga membuat warga di sekitarnya resah dan geram.

“Pelaku tidak bisa diajak komunikasi. Setelah kami koordinasi dengan Dinas Sosial, kami memutuskan membawa pelaku ke RSJ Bangli untuk memeriksakan kejiwaannya,” ujarnya.

Baca Juga:  45 Perusahaan Bangkrut, 135 Pekerja Di-PHK dan 2.295 Orang Dirumahkan

Korban tidak mengerti kenapa pelaku sampai mengamuk di garasinya hingga membuat barang-barang yang ada di tempat itu berserakan dan rusak.

Sebab korban sama sekali tidak mengenali pelaku. Begitu juga dengan masyarakat setempat tidak mengetahui pelaku berasal dan tinggal di mana.

“Pelaku merusak gembok pintu garase, merusak toples-toples minuman, alat masak berantakan, serta dua buah laptop berserakan,” bebernya.

Menurut informasi, pelaku saat menuju ke rumah korban mengendarai sepeda motor Vario DK 3084 FI.

Berdasar data KTP, Andi beralamat tempat tinggal Jalan Gagak II Nomor 209, Kecamatan Cibeunying Kaler, Bandung, Jawa Barat.

Di SIM C yang ditemukan di tasnya, Andi beralamat Jalan Sulawesi Nomor 14, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan. Selain itu, ditemukan sejumlah kondom di dalam tas pelaku.

Baca Juga:  Belanja Tak Terduga di Klungkung Untuk Covid Tersedot Rp 4,38 Miliar

Sementara itu, Kabid Rehabilitasi dan Perlindungan Jaminan Sosial, Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Klungkung

Wellem Supriyono Ayal saat dikonfirmasi terpisah membenarkan jika pelaku bersikap tidak wajar dengan terus berteriak dan berbicara ngawur.

Tidak hanya itu, pelaku juga berusaha menyakiti diri sendiri sehingga petugas sampai harus memborgol dan memegangi pelaku.

Lantaran identitas yang berbeda antara di KTP dan SIM C-nya, pihaknya membawa pelaku ke RSJ Bangli sebagai pasien tanpa identitas.

“Tadi malam langsung kami bawa ke RSJ Bangli. Dia menyakiti diri sendiri sampai membenturkan kepala. Omongannya juga tidak karuan. Dia mengaku punya nama malam dan siang. Sekarang masih di RSJ,” tandasnya. 



SEMARAPURA – Warga Desa Tihingan dibuat resah atas ulah Andi Kurniawan, 35 alamat Jalan Gagak II Nomor 209, Kecamatan Cibeunying Kaler, Bandung,

Jawa Barat yang mengamuk dan merusak garase rumah Anak Agung Ayu Linawati, 43, warga Desa Tihingan, Kecamatan Banjarangkan, Klungkung, Selasa malam lalu.

Diduga Andi mengalami gangguan kejiwaan saat melakukan aksinya: mengamuk dan merusak garase korban.

Kapolsek Banjarangkan AKP Ketut Suaka Purnawasa mengatakan, Polsek Banjarangkan bersama Dinas Sosial Pemberdayaan

Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Klungkung telah membawa Andi malam itu juga ke RS Jiwa Provinsi Bali di Bangli untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Sebab Andi terus berteriak dan meronta-ronta saat diamankan ke Polsek Banjarangkan setelah mengamuk di garase rumah milik Linawati hingga membuat warga di sekitarnya resah dan geram.

“Pelaku tidak bisa diajak komunikasi. Setelah kami koordinasi dengan Dinas Sosial, kami memutuskan membawa pelaku ke RSJ Bangli untuk memeriksakan kejiwaannya,” ujarnya.

Baca Juga:  Dibuka, Satgas Pantai Kuta Awasi Prokes Pengunjung dan Pedagang

Korban tidak mengerti kenapa pelaku sampai mengamuk di garasinya hingga membuat barang-barang yang ada di tempat itu berserakan dan rusak.

Sebab korban sama sekali tidak mengenali pelaku. Begitu juga dengan masyarakat setempat tidak mengetahui pelaku berasal dan tinggal di mana.

“Pelaku merusak gembok pintu garase, merusak toples-toples minuman, alat masak berantakan, serta dua buah laptop berserakan,” bebernya.

Menurut informasi, pelaku saat menuju ke rumah korban mengendarai sepeda motor Vario DK 3084 FI.

Berdasar data KTP, Andi beralamat tempat tinggal Jalan Gagak II Nomor 209, Kecamatan Cibeunying Kaler, Bandung, Jawa Barat.

Di SIM C yang ditemukan di tasnya, Andi beralamat Jalan Sulawesi Nomor 14, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan. Selain itu, ditemukan sejumlah kondom di dalam tas pelaku.

Baca Juga:  Gusti A Bikin Tabungan Fiktif, Uang Dipakai Bangun Rumah & Hidup Mewah

Sementara itu, Kabid Rehabilitasi dan Perlindungan Jaminan Sosial, Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Klungkung

Wellem Supriyono Ayal saat dikonfirmasi terpisah membenarkan jika pelaku bersikap tidak wajar dengan terus berteriak dan berbicara ngawur.

Tidak hanya itu, pelaku juga berusaha menyakiti diri sendiri sehingga petugas sampai harus memborgol dan memegangi pelaku.

Lantaran identitas yang berbeda antara di KTP dan SIM C-nya, pihaknya membawa pelaku ke RSJ Bangli sebagai pasien tanpa identitas.

“Tadi malam langsung kami bawa ke RSJ Bangli. Dia menyakiti diri sendiri sampai membenturkan kepala. Omongannya juga tidak karuan. Dia mengaku punya nama malam dan siang. Sekarang masih di RSJ,” tandasnya. 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/