alexametrics
26.5 C
Denpasar
Monday, August 8, 2022

Tertimbun Longsoran, Akses Jalan Melinggih-Bukian Lumpuh 8 Jam

GIANYAR– Hujan lebat yang terjadi di wilayah Gianyar kembali mengakibatkan musibah longsor.

 

Kali ini, akibat hujan deras, longsor terjadi di Jalan Melinggih menuju Desa Bukian di Kecamatan Payangan pada Selasa malam (12/1).

 

Akibat longsor, akses lalu lintas pun sempat terganggu dan menutup akses jalan selama 8 jam. Tak hanya itu, akibat tertutup material longsor, para pengguna jalan yang hendak melintas juga terpaksa harus  memutar haluan sejauh kurang lebih 20 kilometer.

 

Bahkan, proses evakuasi dan pembersian material longsor oleh petugas gabungan baru tuntas pada Rabu (13/1) pukul 02.30 WITA.

 

Pelaksana Tugas (Plt) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gianyar, Ngakan Dharma Jati, dikonfirmasi menyatakan, bahwa usai menerima laporan, pihaknya langsung menerjunkan anggotanya ke lokasi kejadian.

Baca Juga:  BREAKING NEWS! 8 Unit Art Shop di Ceking Gianyar Terbakar

 

“Kejadiannya Selasa malam. Kami menerima laporan bahwa ada serumpun pohon lambu longsor dengan ketebalan material kurang lebih 2 meter yang menutupi akses lalu lintas,” ujarnya.

 

Meski tidak menimbulkan korban jiwa maupun materi, kejadian tersebut membuat akses menuju Desa Bukian dari Desa Melinggih maupun sebaliknya terputus selama 8 jam.

 

Sehingga petugas BPBD, Pemadam Kebakaran (Damkar), TNI dan Polri, serta warga setempat bahu membahu melakukan penanganan secara ekstra.

 

“Upaya yang kami  lakukan mengerahkan anggota TRC BPBD Gianyar, beserta armada dan perlengkapan  untuk melakukan penanganan,” jelasnya.

 “Serumpun pohon bambu longsor yang menutupi akses lalulintas menuju Desa Bukian Payangan sudah dapat dibersihkan,” ungkapnnya.

Baca Juga:  Nekat, Upah Tak Kunjung Dibayar, Pekerja Bongkar Atap Gedung IKM Celuk

 

Sementara itu, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Gianyar, Made Watha yang membidangi Damkar menambahkan, pihaknya juga ikut turun menangani material longsor.

 

Petugas Damkar menyemprotkan sisa tanah yang menempel di aspal. Sisa tanah itu perlu dibersihkan lantaran licin.

 

“Kami mem-back up dengan dua unit armada dan 10 orang personil. Kami membantu penyemprotan di jalan dan got,” pungkasnya.



GIANYAR– Hujan lebat yang terjadi di wilayah Gianyar kembali mengakibatkan musibah longsor.

 

Kali ini, akibat hujan deras, longsor terjadi di Jalan Melinggih menuju Desa Bukian di Kecamatan Payangan pada Selasa malam (12/1).

 

Akibat longsor, akses lalu lintas pun sempat terganggu dan menutup akses jalan selama 8 jam. Tak hanya itu, akibat tertutup material longsor, para pengguna jalan yang hendak melintas juga terpaksa harus  memutar haluan sejauh kurang lebih 20 kilometer.

 

Bahkan, proses evakuasi dan pembersian material longsor oleh petugas gabungan baru tuntas pada Rabu (13/1) pukul 02.30 WITA.

 

Pelaksana Tugas (Plt) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gianyar, Ngakan Dharma Jati, dikonfirmasi menyatakan, bahwa usai menerima laporan, pihaknya langsung menerjunkan anggotanya ke lokasi kejadian.

Baca Juga:  Potensi Ditilep Oknum, Jaksa Kawal Dana Bansos di Buleleng

 

“Kejadiannya Selasa malam. Kami menerima laporan bahwa ada serumpun pohon lambu longsor dengan ketebalan material kurang lebih 2 meter yang menutupi akses lalu lintas,” ujarnya.

 

Meski tidak menimbulkan korban jiwa maupun materi, kejadian tersebut membuat akses menuju Desa Bukian dari Desa Melinggih maupun sebaliknya terputus selama 8 jam.

 

Sehingga petugas BPBD, Pemadam Kebakaran (Damkar), TNI dan Polri, serta warga setempat bahu membahu melakukan penanganan secara ekstra.

 

“Upaya yang kami  lakukan mengerahkan anggota TRC BPBD Gianyar, beserta armada dan perlengkapan  untuk melakukan penanganan,” jelasnya.

 “Serumpun pohon bambu longsor yang menutupi akses lalulintas menuju Desa Bukian Payangan sudah dapat dibersihkan,” ungkapnnya.

Baca Juga:  Depresi Akut, Turis Kere Asal Australia Digelandang ke RSJ Bangli

 

Sementara itu, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Gianyar, Made Watha yang membidangi Damkar menambahkan, pihaknya juga ikut turun menangani material longsor.

 

Petugas Damkar menyemprotkan sisa tanah yang menempel di aspal. Sisa tanah itu perlu dibersihkan lantaran licin.

 

“Kami mem-back up dengan dua unit armada dan 10 orang personil. Kami membantu penyemprotan di jalan dan got,” pungkasnya.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/