alexametrics
24.8 C
Denpasar
Monday, August 8, 2022

Rumah Rata Tanah karena Kebakaran, Ketut Aris dapat Bantuan

TABANAN– Kesedihan terlihat dari wajah I Ketut Aris Mulya Sanjaya, warga Banjar Gubug Belodan, Desa Gubug, Tabanan yang menjadi korban kebakaran, pada Selasa malam (8/2).

 

Balai gede milik korban rata tanah. Api menghanguskan bangunan dan isi rumah.

 

Sabtu kemarin (12/2), Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya langsung memberikan bantuan kepada  Ketut Aris.

 

Korban I Ketut Aris Mulya Sanjaya mengaku sangat bersyukur adanya perhatian secara langsung dari Pemerintah Tabanan. Apalagi saat peristiwa kebakaran tak ada satu pun barang berharga yang bisa diselamatkan.

 

“Terimakasih bantuan yang diberikan langsung Bupati Tabanan. Bantuan ini saya akan gunakan dengan sebaik-baiknya untuk membeli kebutuhan hidup sehari-hari,” ungkap korban.

Baca Juga:  Pasien Sembuh di Jembrana Melonjak, Ini Datanya Versi Gugus Tugas

 

Sementara itu, Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya mengatakan kedatangannya langsung menemui warganya yang menjadi korban kebakaran bersama rombongan merasa prihatin dengan adanya peristiwa tersebut. Kerugiannya pun mencapai puluhan juta rupiah.

 

“Sebagai pemimpin daerah itu sudah kewajiban mengunjungi warga. Tapi mohon maaf karena baru bisa hadir berkunjung,” ungkapnya.

 

“Yang namanya musibah kapan pun bisa terjadi dan mungkin ini ujian dari Ida Sang Hyang Widhi Wasa. Jangan berkecil hati. Maknai musibah ini dengan pikiran positif karena pemerintah akan selalu berusaha hadir di tengah-tengah masyarakat,” sambungnya memberikan semangat kepada korban.

 

Seperti diberitakan sebelumnya balai gede milik warga di Banjar Gubug Belodan, Desa Gubug, Kecamatan Tabanan ludes terbakar. Kebakaran tersebut terjadi Selasa (8/2) malam sekitar pukul 20.00 Wita.

Baca Juga:  Dewan Buleleng Usulkan Kenaikan Tunjangan Dua Kali Lipat

 

Akibat peristiwa kebakaran tersebut korban I Ketut Aris Mulia Sanjaya, 27, mengalami kerugian Rp 80 juta. Kebakaran balai gede milik korban setelah polisi melakukan penyelidikan dan olah TKP. Diduga kebakaran tersebut dipicu dari konsleting listrik.

 



TABANAN– Kesedihan terlihat dari wajah I Ketut Aris Mulya Sanjaya, warga Banjar Gubug Belodan, Desa Gubug, Tabanan yang menjadi korban kebakaran, pada Selasa malam (8/2).

 

Balai gede milik korban rata tanah. Api menghanguskan bangunan dan isi rumah.

 

Sabtu kemarin (12/2), Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya langsung memberikan bantuan kepada  Ketut Aris.

 

Korban I Ketut Aris Mulya Sanjaya mengaku sangat bersyukur adanya perhatian secara langsung dari Pemerintah Tabanan. Apalagi saat peristiwa kebakaran tak ada satu pun barang berharga yang bisa diselamatkan.

 

“Terimakasih bantuan yang diberikan langsung Bupati Tabanan. Bantuan ini saya akan gunakan dengan sebaik-baiknya untuk membeli kebutuhan hidup sehari-hari,” ungkap korban.

Baca Juga:  6 Bulan Lapor MDA Tak Dapat Kejelasan, Warga Liligundi Datangi Dewan

 

Sementara itu, Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya mengatakan kedatangannya langsung menemui warganya yang menjadi korban kebakaran bersama rombongan merasa prihatin dengan adanya peristiwa tersebut. Kerugiannya pun mencapai puluhan juta rupiah.

 

“Sebagai pemimpin daerah itu sudah kewajiban mengunjungi warga. Tapi mohon maaf karena baru bisa hadir berkunjung,” ungkapnya.

 

“Yang namanya musibah kapan pun bisa terjadi dan mungkin ini ujian dari Ida Sang Hyang Widhi Wasa. Jangan berkecil hati. Maknai musibah ini dengan pikiran positif karena pemerintah akan selalu berusaha hadir di tengah-tengah masyarakat,” sambungnya memberikan semangat kepada korban.

 

Seperti diberitakan sebelumnya balai gede milik warga di Banjar Gubug Belodan, Desa Gubug, Kecamatan Tabanan ludes terbakar. Kebakaran tersebut terjadi Selasa (8/2) malam sekitar pukul 20.00 Wita.

Baca Juga:  Dewan Buleleng Usulkan Kenaikan Tunjangan Dua Kali Lipat

 

Akibat peristiwa kebakaran tersebut korban I Ketut Aris Mulia Sanjaya, 27, mengalami kerugian Rp 80 juta. Kebakaran balai gede milik korban setelah polisi melakukan penyelidikan dan olah TKP. Diduga kebakaran tersebut dipicu dari konsleting listrik.

 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/