alexametrics
25.4 C
Denpasar
Tuesday, May 24, 2022

NGERI! Main HP, Pelajar SMP di Seririt Ditusuk Temannya Hingga Sekarat

SINGARAJA – Peristiwa berdarah terjadi di Desa Ringdikit, Kecamatan Seririt. Seorang bocah SMP bernama Ida Bagus Komang Putra Wirawan, 15, menjadi korban penusukan.

Ironisnya aksi penusukan itu ditengarai dilakukan oleh teman yang juga tetangga dari korban. Akibatnya korban harus menjalani proses perawatan intensif di RSUD Buleleng.

Aksi penusukan itu diduga terjadi sekitar pukul 18.30 sore kemarin (12/4). Korban Ida Bagus Putra Wirawan tiba-tiba saja ditusuk oleh rekannya, yang bernama Dewa Putu Andre Basudewa, 18.

Tak diketahui pasti apa yang menjadi motif aksi penusukan tersebut. Menurut informasi, korban semula sedang duduk-duduk di poskamling dekat rumahnya.

Korban bersama rekan-rekannya sedang bermain ponsel. Tiba-tiba saja terduga pelaku datang dan langsung menusuk korban pada bagian leher sebelah kanan.

Baca Juga:  Wujud Kepedulian, Wabup Ipat Serahkan Kursi Roda

Korban sempat pulang ke rumahnya mengadukan peristiwa yang dialami. Pihak keluarga langsung melarikan korban ke RS Santi Graha Seririt menggunakan sepeda motor.

Lantaran masih mengalami pendarahan, korban langsung dirujuk ke RSUD Buleleng guna proses perawatan lebih lanjut. Hingga pukul 22.00 malam kemarin, korban masih menjalani proses operasi di IGD RSUD Buleleng.

- Advertisement -

Kapolsek Seririt Kompol Gede Juli mengatakan, pasca menerima laporan, pihaknya langsung turun tangan dan mengamankan terduga pelaku.

Polisi juga telah melakukan komunikasi dengan pihak keluarga terkait peristiwa yang terjadi. Hanya saja Kompol Juli belum bisa memberikan informasi lebih lanjut.

Menurutnya, polisi baru mengamankan terduga pelaku dan sebilah pisau dapur yang diduga sudah dibawa dari rumah.

Baca Juga:  Diduga Setubuhi Gadis, Pria Tua Ditangkap Saat Hadiri Nikah Tetangga

Kompol Juli masih enggan membeberkan motif yang memicu pelaku nekat menusuk korbannya. “Belum tahu motifnya apa. Sementara masih kami periksa dulu untuk menggali keterangan

dan proses pembuktian. Yang jelas pelaku dan barang bukti sudah kami amankan. Nanti segera kami informasikan kalau ada perkembangan,” tukas Kompol Juli. 

- Advertisement -

SINGARAJA – Peristiwa berdarah terjadi di Desa Ringdikit, Kecamatan Seririt. Seorang bocah SMP bernama Ida Bagus Komang Putra Wirawan, 15, menjadi korban penusukan.

Ironisnya aksi penusukan itu ditengarai dilakukan oleh teman yang juga tetangga dari korban. Akibatnya korban harus menjalani proses perawatan intensif di RSUD Buleleng.

Aksi penusukan itu diduga terjadi sekitar pukul 18.30 sore kemarin (12/4). Korban Ida Bagus Putra Wirawan tiba-tiba saja ditusuk oleh rekannya, yang bernama Dewa Putu Andre Basudewa, 18.

Tak diketahui pasti apa yang menjadi motif aksi penusukan tersebut. Menurut informasi, korban semula sedang duduk-duduk di poskamling dekat rumahnya.

Korban bersama rekan-rekannya sedang bermain ponsel. Tiba-tiba saja terduga pelaku datang dan langsung menusuk korban pada bagian leher sebelah kanan.

Baca Juga:  Aksi Kriminal Bocah 17 Tahun Asal Banjar Ini Bikin Geleng Kepala

Korban sempat pulang ke rumahnya mengadukan peristiwa yang dialami. Pihak keluarga langsung melarikan korban ke RS Santi Graha Seririt menggunakan sepeda motor.

Lantaran masih mengalami pendarahan, korban langsung dirujuk ke RSUD Buleleng guna proses perawatan lebih lanjut. Hingga pukul 22.00 malam kemarin, korban masih menjalani proses operasi di IGD RSUD Buleleng.

Kapolsek Seririt Kompol Gede Juli mengatakan, pasca menerima laporan, pihaknya langsung turun tangan dan mengamankan terduga pelaku.

Polisi juga telah melakukan komunikasi dengan pihak keluarga terkait peristiwa yang terjadi. Hanya saja Kompol Juli belum bisa memberikan informasi lebih lanjut.

Menurutnya, polisi baru mengamankan terduga pelaku dan sebilah pisau dapur yang diduga sudah dibawa dari rumah.

Baca Juga:  Pencuri Motor Buruh Bangunan Ditangkap

Kompol Juli masih enggan membeberkan motif yang memicu pelaku nekat menusuk korbannya. “Belum tahu motifnya apa. Sementara masih kami periksa dulu untuk menggali keterangan

dan proses pembuktian. Yang jelas pelaku dan barang bukti sudah kami amankan. Nanti segera kami informasikan kalau ada perkembangan,” tukas Kompol Juli. 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/