alexametrics
28.8 C
Denpasar
Saturday, May 28, 2022

Vaksinasi di Gilimanuk Tak Capai Target, Dinkes Datangi Rumah Warga

NEGARA – Vaksinasi massal warga Kelurahan Gilimanuk yang sudah berlangsung sejak seminggu yang lalu masih belum mencapai target dari jumlah sasaran.

Karena itu, agar seluruh target sasaran bisa mengikuti vaksin dosis pertama ini, selain dengan membuka layanan vaksin hingga malam hari juga dengan cara jemput bola ke rumah masing-masing warga yang belum vaksin.

Kepala Dinas Kesehatan Jembrana I Gusti Bagus Ketut Oka Parwata mengatakan, vaksinasi Covid-19 untuk warga Kelurahan Gilimanuk yang dimulai sejak Selasa (6/4) lalu, masih berlanjut hingga kemarin.

Dari target awal selesai dalam dua hari, diperpanjang hingga 10 hari agar semua yang masuk dalam target sasaran tervaksin.

“Jika belum mencapai target akan menggunakan plan B,” ujarnya. Parwata menjelaskan, dari total target sasaran sebanyak 5.191 orang warga Kelurahan Gilimanuk

Baca Juga:  Didatangi Bos Toko Berjaringan, Bupati Klungkung Ogah Beri Izin Lagi

yang terdaftar sebagai penerima vaksin pada vaksin massal ini, hingga kemarin masih terdata sekitar 4.400 orang yang sudah tervaksin dosis pertama.

Artinya masih ada sisa sekitar 700 orang yang belum divaksin. Bahkan vaksinasi sore kemarin, masih minim warga yang belum datang untuk vaksinasi.

Sehingga, Dinas Kesehatan Jembrana bersama kelurahan dan kepala lingkungan masing-masing, akan menggunakan rencana datang langsung ke rumah – rumah penduduk yang belum divaksin.

Karena menurutnya, dari jumlah target sasaran yang terdata menerima vaksin tersebut minimal 95 persen sudah tervaksin.

Salah satu kendala masyarakat tidak datang ke balai lingkungan untuk vaksinasi adalah pekerjaan. Banyak masyarakat yang tidak datang karena alasan kesibukan bekerja, sehingga vaksinasi dibuka hingga malam hari.

Baca Juga:  Baru 55 % Warga Tabanan Disuntik Vaksin, Koster Sentil Bupati Sanjaya

Meski dibuka hingga pukul 20.00 wita, warga yang datang masih belum maksimal. “Kalau faktor ketakutan divaksin minim.

Justru masyarakat antusias untuk vaksin. Karena alasan kesibukan tidak datang ke balai lingkungan,” terangnya.

Pada prinsipnya, lanjut Parwata, pihaknya melakukan percepatan vaksinasi Covid-19 untuk warga Jembrana, khususnya Kelurahan Gilimanuk agar semua sesuai target tervaksin dan terbentuk herd immunity.

“Semoga dengan jemput bola, nanti tidak sampai lebih 10 hari semua target sasaran tervaksin,” tandasnya.


NEGARA – Vaksinasi massal warga Kelurahan Gilimanuk yang sudah berlangsung sejak seminggu yang lalu masih belum mencapai target dari jumlah sasaran.

Karena itu, agar seluruh target sasaran bisa mengikuti vaksin dosis pertama ini, selain dengan membuka layanan vaksin hingga malam hari juga dengan cara jemput bola ke rumah masing-masing warga yang belum vaksin.

Kepala Dinas Kesehatan Jembrana I Gusti Bagus Ketut Oka Parwata mengatakan, vaksinasi Covid-19 untuk warga Kelurahan Gilimanuk yang dimulai sejak Selasa (6/4) lalu, masih berlanjut hingga kemarin.

Dari target awal selesai dalam dua hari, diperpanjang hingga 10 hari agar semua yang masuk dalam target sasaran tervaksin.

“Jika belum mencapai target akan menggunakan plan B,” ujarnya. Parwata menjelaskan, dari total target sasaran sebanyak 5.191 orang warga Kelurahan Gilimanuk

Baca Juga:  Didatangi Bos Toko Berjaringan, Bupati Klungkung Ogah Beri Izin Lagi

yang terdaftar sebagai penerima vaksin pada vaksin massal ini, hingga kemarin masih terdata sekitar 4.400 orang yang sudah tervaksin dosis pertama.

Artinya masih ada sisa sekitar 700 orang yang belum divaksin. Bahkan vaksinasi sore kemarin, masih minim warga yang belum datang untuk vaksinasi.

Sehingga, Dinas Kesehatan Jembrana bersama kelurahan dan kepala lingkungan masing-masing, akan menggunakan rencana datang langsung ke rumah – rumah penduduk yang belum divaksin.

Karena menurutnya, dari jumlah target sasaran yang terdata menerima vaksin tersebut minimal 95 persen sudah tervaksin.

Salah satu kendala masyarakat tidak datang ke balai lingkungan untuk vaksinasi adalah pekerjaan. Banyak masyarakat yang tidak datang karena alasan kesibukan bekerja, sehingga vaksinasi dibuka hingga malam hari.

Baca Juga:  Ahli Waris Siap Berikan Pinjam Pakai Lahan

Meski dibuka hingga pukul 20.00 wita, warga yang datang masih belum maksimal. “Kalau faktor ketakutan divaksin minim.

Justru masyarakat antusias untuk vaksin. Karena alasan kesibukan tidak datang ke balai lingkungan,” terangnya.

Pada prinsipnya, lanjut Parwata, pihaknya melakukan percepatan vaksinasi Covid-19 untuk warga Jembrana, khususnya Kelurahan Gilimanuk agar semua sesuai target tervaksin dan terbentuk herd immunity.

“Semoga dengan jemput bola, nanti tidak sampai lebih 10 hari semua target sasaran tervaksin,” tandasnya.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/