alexametrics
25.4 C
Denpasar
Wednesday, August 10, 2022

Tiga Calon Perwira Polisi Asal Gianyar Terjangkit Covid-19

GIANYAR– Sebanyak 3 (tiga) calon perwira polisi asal Kabupaten Gianyar yang menempuh pendidikan Sekolah Pembentukan Perwira (Setukpa) di Kota Sukabumi, Provinsi Jawa Barat terjangkit Covid-19.

 

Calon perwira tersebut baru pulang dari Sukabumi, pada akhir April lalu. Kini ketiganya telah menjalani karantina.

 

Ketua Harian Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Gianyar, Made Wisnu Wijaya, tak mau menyebutkan korp tiga pasien tersebut.

 

Terkait kronologi, Wisnu Wijaya yang juga Sekretaris Daerah (Sekda) Gianyar itu menjelaskan hingga ketigasnya terjangkit Covid.

 

Awalnya, ada 6 orang tiba di Bali dari Sukabumi. Mereka tiba pada 30 April lalu.

 

“Mereka dipulangkan karena di Sukabumi banyak kasus (Covid, red),” jelasnya Rabu (13/5). Setibanya di Bali, hasil rapid tes menunjukkan mereka reaktif. Selanjutnya, mereka menjalani karantina di Singaraja.

Baca Juga:  Mencuat Pindah Venue & Kompetisi Ditunda, Coach Teco: Kami Tak Setuju!

 

Setelah 14 hari, dilakukan swab tes. “Tanggal 12 Mei, tiga diantara mereka positif PCR (swab, red),” jelasnya. Mereka yang positif itu, merupakan laki-laki berusia di rentang 33-38 tahun. Dua orang diantaranya berasal dari Kecamatan Tampaksiring dan satu orang dari Kecamatan Blahbatuh.

 

Selanjutnya, tiga pasien itu telah diisolasi di Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) Provinsi Bali di Kota Denpasar. “Sedangkan yang negatif, masih dikarantina di Wisma Bima Tuban untuk menunggu hasil PCR Swab 2,” jelasnya.

 

Kemudian, Rabu (13/5), dari Dinas Kesehatan Kabupaten Gianyar, telah melakukan tracking terhadap keluarga pasien itu.

 

Seluruh keluarga mereka telah di-rapid tes. “Enam kontak erat hasil rapid, negatif semua,” jelasnya.

Baca Juga:  Dijemput Agya, Pelajar SMP Ini Tak Kunjung Pulang, Diduga Diculik?

 

Meski hasil rapid tes negatif, namun keluarganya dikarantina secara mandiri selama 14 hari. “Dan akan dilakukan rapid tes ulang pada hari ke 14 kontak yakni pada 22 Mei 2020,” ungkapnya.

 

Di bagian lain, Kapolres Gianyar, AKBP Dewa Adnyana, menegaskan jika tiga calon perwira itu bukan anggota Polres Gianyar. “Bukan di Polres. Itu Polda Bali yang memberangkatkan,” tegasnya singkat.



GIANYAR– Sebanyak 3 (tiga) calon perwira polisi asal Kabupaten Gianyar yang menempuh pendidikan Sekolah Pembentukan Perwira (Setukpa) di Kota Sukabumi, Provinsi Jawa Barat terjangkit Covid-19.

 

Calon perwira tersebut baru pulang dari Sukabumi, pada akhir April lalu. Kini ketiganya telah menjalani karantina.

 

Ketua Harian Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Gianyar, Made Wisnu Wijaya, tak mau menyebutkan korp tiga pasien tersebut.

 

Terkait kronologi, Wisnu Wijaya yang juga Sekretaris Daerah (Sekda) Gianyar itu menjelaskan hingga ketigasnya terjangkit Covid.

 

Awalnya, ada 6 orang tiba di Bali dari Sukabumi. Mereka tiba pada 30 April lalu.

 

“Mereka dipulangkan karena di Sukabumi banyak kasus (Covid, red),” jelasnya Rabu (13/5). Setibanya di Bali, hasil rapid tes menunjukkan mereka reaktif. Selanjutnya, mereka menjalani karantina di Singaraja.

Baca Juga:  Mencuat Pindah Venue & Kompetisi Ditunda, Coach Teco: Kami Tak Setuju!

 

Setelah 14 hari, dilakukan swab tes. “Tanggal 12 Mei, tiga diantara mereka positif PCR (swab, red),” jelasnya. Mereka yang positif itu, merupakan laki-laki berusia di rentang 33-38 tahun. Dua orang diantaranya berasal dari Kecamatan Tampaksiring dan satu orang dari Kecamatan Blahbatuh.

 

Selanjutnya, tiga pasien itu telah diisolasi di Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) Provinsi Bali di Kota Denpasar. “Sedangkan yang negatif, masih dikarantina di Wisma Bima Tuban untuk menunggu hasil PCR Swab 2,” jelasnya.

 

Kemudian, Rabu (13/5), dari Dinas Kesehatan Kabupaten Gianyar, telah melakukan tracking terhadap keluarga pasien itu.

 

Seluruh keluarga mereka telah di-rapid tes. “Enam kontak erat hasil rapid, negatif semua,” jelasnya.

Baca Juga:  Putus Mata Rantai Pandemi, Semprot Disinfektan Rumah Pasien Covid-19

 

Meski hasil rapid tes negatif, namun keluarganya dikarantina secara mandiri selama 14 hari. “Dan akan dilakukan rapid tes ulang pada hari ke 14 kontak yakni pada 22 Mei 2020,” ungkapnya.

 

Di bagian lain, Kapolres Gianyar, AKBP Dewa Adnyana, menegaskan jika tiga calon perwira itu bukan anggota Polres Gianyar. “Bukan di Polres. Itu Polda Bali yang memberangkatkan,” tegasnya singkat.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/