alexametrics
25.4 C
Denpasar
Thursday, August 18, 2022

Tim Medis RS Ganesha Positif Covid-19, GTPP Minta RS Tetap Beroperasi

GIANYAR – Tenaga Kesehatan di Gianyar makin banyak yang terpapar Coronavirus Disease (Covid-19). Setelah 7 tenaga medis RS Ganesha Celuk, satu tenaga medis yang bertugas di UPT Kesmas Gianyar II positif Covid-19.

Banyaknya tenaga medis di Gianyar terpapar Covid-19 mengundang perhatian Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Gianyar.

GTPP Covid-19 Gianyar tengah berkonsultasi dengan GTPP Covid-19 Bali untuk membahas masalah ini.

“Intinya, setelah konsultasi ke Provinsi, tidak ada regulasi yang jadi alasan menutup rumah sakit, kecuali ada pelanggaran,” ujar Ketua Harian Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Gianyar, Made Wisnu Wijaya.

Khusus untuk RS Ganesha, kata Wisnu Wijaya, hanya berdasar kajian yang mendukung, seperti tenaga kesehatan (nakes) dan pasien yang positif, pelayanan ditunda sampai memungkinkan.

Baca Juga:  Sekolah Offline di Gianyar Kembali Berlaku, Angkutan Siswa Diuji Coba

“Jadi dari kajian sementara, untuk rawat inap, UGD dan rawat jalan yang terdapat nakes positif kami sarankan untuk tidak dioperasikan atau beroperasi parsial pada tempat yang tidak ada kasus positif,” jelasnya. 



GIANYAR – Tenaga Kesehatan di Gianyar makin banyak yang terpapar Coronavirus Disease (Covid-19). Setelah 7 tenaga medis RS Ganesha Celuk, satu tenaga medis yang bertugas di UPT Kesmas Gianyar II positif Covid-19.

Banyaknya tenaga medis di Gianyar terpapar Covid-19 mengundang perhatian Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Gianyar.

GTPP Covid-19 Gianyar tengah berkonsultasi dengan GTPP Covid-19 Bali untuk membahas masalah ini.

“Intinya, setelah konsultasi ke Provinsi, tidak ada regulasi yang jadi alasan menutup rumah sakit, kecuali ada pelanggaran,” ujar Ketua Harian Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Gianyar, Made Wisnu Wijaya.

Khusus untuk RS Ganesha, kata Wisnu Wijaya, hanya berdasar kajian yang mendukung, seperti tenaga kesehatan (nakes) dan pasien yang positif, pelayanan ditunda sampai memungkinkan.

Baca Juga:  Pemkab Buleleng Tunggu Formasi CPNS, Ayo Siapa Mau Daftar?

“Jadi dari kajian sementara, untuk rawat inap, UGD dan rawat jalan yang terdapat nakes positif kami sarankan untuk tidak dioperasikan atau beroperasi parsial pada tempat yang tidak ada kasus positif,” jelasnya. 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/