alexametrics
24.8 C
Denpasar
Saturday, August 13, 2022

Pasien Sembuh Dipulangkan, Sumber Penularan di Jembrana Misterius

NEGARA – Pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Jembrana yang sembuh terus bertambah. Dari total 46 orang positif, hanya tersisa 10 orang yang masih menjalani perawatan.

Namun demikian, beberapa orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 masih belum diketahui sumber penularan awal. Karena dari penelusuran tidak ada orang dekat yang terpapar virus.

Berdasar data, sedikitnya ada tiga kasus positif Covid-19 yang belum diketahui secara pasti sumber awal penularan virus.

Di antaranya warga Desa Yehsumbul yang positif Covid-19, hingga dinyatakan negatif dari dua kali uji swab belum diketahui secara pasti darimana perempuan yang sedang hamil tersebut terpapar virus.

Karena dari keterangan pasien tidak pernah keluar daerah dan seluruh anggota keluarga negatif dari hasil swab.

Begitu juga dengan warga Desa Yehembang dan warga Desa Yehembang Kauh yang kasus positif Covid-19.

Berdasar hasil penelusuran kontak, tidak ada satupun anggota keluarga dekat dan lingkungan kerjanya dari pasien positif yang sudah sembuh tersebut positif Covid-19.

Baca Juga:  UPDATE! Tiga Pasien Covid-19 Baru di Karangasem Kasus Transmisi Lokal

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 I Gusti Agung Putu Arisantha mengatakan, dari beberapa kasus positif Covid-19 memang belum diketahui secara pasti sumber awal penularan virus.

Berbeda dengan kasus lain yang sudah diketahui dari mana awal virus menular, seperti kasus transmisi lokal yang di Banjar Munduk berawal dari warga Denpasar yang sempat pulang kampung.

Sedangkan beberapa kasus positif Covid-19 masih didalami lagi sumber awal virusnya. Namun menurutnya, sumber awal virus menular pada seseorang pasti terjadi, tetapi tidak diketahui siapa dan dimana.

Seperti warga Desa Yehsumbul yang positif Covid-19, meski semua anggota keluarganya negatif dari hasil swab, tapi beberapa warga sekitar hasil rapid test reaktif.

“Orang-orang di lingkungan sekitar yang tidak bergejala atau bergejala ringan memungkinkan menularkan pada yang lainnya,” ungkapnya

Seperti pasien positif asal Desa Yehsumbul, kebetulan lingkungan sekitarnya ada beberapa warganya yang bekerja membawa barang dari luar Jembrana, misalnya, yang terdekat dari Jawa ke Jembrana.

Baca Juga:  Mengerikan, Terlibat Adu Jangkrik, Pengendara Motor Tewas Mengenaskan

Meski ibu itu tidak pernah beraktivitas keluar daerah tidak menutup kemungkinan dari tetangga yang sudah terinfeksi virus namun tak bergejala.

Karena daya tahan tubuh kuat virus kalah, tetapi menular pada orang yang daya tahan tubuhnya lebih lemah.

Karena itu, menurut Arisantha, pentingnya menjalankan protokol kesehatan untuk mencegah tertular dan menularkan virus.

Selalu menggunakan masker dan rajin cuci tangan menjadi pertahanan awal tidak terpapar virus.

“Pentingnya disiplin menjalankan protokol kesehatan itu untuk menghindari penularan virus, karena tidak menutup kemungkinan orang yang ditemui aman dari virus dan benda yang disentuh tidak terkontaminasi virus,” terangnya.

Arisantha menambahkan, kasus Covid-19 di Jembrana saat ini cenderung menurun, dari jumlah kumulatif positif Covid-19 sebanyak 46 orang sudah sembuh 36 orang.

Sehingga, total yang masih menjalani perawatan di ruang isolasi RSU Negara sebanyak 10 orang. “Semoga tidak ada penambahan positif lagi,” tandasnya. 



NEGARA – Pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Jembrana yang sembuh terus bertambah. Dari total 46 orang positif, hanya tersisa 10 orang yang masih menjalani perawatan.

Namun demikian, beberapa orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 masih belum diketahui sumber penularan awal. Karena dari penelusuran tidak ada orang dekat yang terpapar virus.

Berdasar data, sedikitnya ada tiga kasus positif Covid-19 yang belum diketahui secara pasti sumber awal penularan virus.

Di antaranya warga Desa Yehsumbul yang positif Covid-19, hingga dinyatakan negatif dari dua kali uji swab belum diketahui secara pasti darimana perempuan yang sedang hamil tersebut terpapar virus.

Karena dari keterangan pasien tidak pernah keluar daerah dan seluruh anggota keluarga negatif dari hasil swab.

Begitu juga dengan warga Desa Yehembang dan warga Desa Yehembang Kauh yang kasus positif Covid-19.

Berdasar hasil penelusuran kontak, tidak ada satupun anggota keluarga dekat dan lingkungan kerjanya dari pasien positif yang sudah sembuh tersebut positif Covid-19.

Baca Juga:  Selat Bali Dipadati Turis saat Even IMF, 2 Diamankan, Imigrasi Sebut..

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 I Gusti Agung Putu Arisantha mengatakan, dari beberapa kasus positif Covid-19 memang belum diketahui secara pasti sumber awal penularan virus.

Berbeda dengan kasus lain yang sudah diketahui dari mana awal virus menular, seperti kasus transmisi lokal yang di Banjar Munduk berawal dari warga Denpasar yang sempat pulang kampung.

Sedangkan beberapa kasus positif Covid-19 masih didalami lagi sumber awal virusnya. Namun menurutnya, sumber awal virus menular pada seseorang pasti terjadi, tetapi tidak diketahui siapa dan dimana.

Seperti warga Desa Yehsumbul yang positif Covid-19, meski semua anggota keluarganya negatif dari hasil swab, tapi beberapa warga sekitar hasil rapid test reaktif.

“Orang-orang di lingkungan sekitar yang tidak bergejala atau bergejala ringan memungkinkan menularkan pada yang lainnya,” ungkapnya

Seperti pasien positif asal Desa Yehsumbul, kebetulan lingkungan sekitarnya ada beberapa warganya yang bekerja membawa barang dari luar Jembrana, misalnya, yang terdekat dari Jawa ke Jembrana.

Baca Juga:  Duh, Cuma Tangkap Pengedar, Bandarnya Buron

Meski ibu itu tidak pernah beraktivitas keluar daerah tidak menutup kemungkinan dari tetangga yang sudah terinfeksi virus namun tak bergejala.

Karena daya tahan tubuh kuat virus kalah, tetapi menular pada orang yang daya tahan tubuhnya lebih lemah.

Karena itu, menurut Arisantha, pentingnya menjalankan protokol kesehatan untuk mencegah tertular dan menularkan virus.

Selalu menggunakan masker dan rajin cuci tangan menjadi pertahanan awal tidak terpapar virus.

“Pentingnya disiplin menjalankan protokol kesehatan itu untuk menghindari penularan virus, karena tidak menutup kemungkinan orang yang ditemui aman dari virus dan benda yang disentuh tidak terkontaminasi virus,” terangnya.

Arisantha menambahkan, kasus Covid-19 di Jembrana saat ini cenderung menurun, dari jumlah kumulatif positif Covid-19 sebanyak 46 orang sudah sembuh 36 orang.

Sehingga, total yang masih menjalani perawatan di ruang isolasi RSU Negara sebanyak 10 orang. “Semoga tidak ada penambahan positif lagi,” tandasnya. 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/