alexametrics
30.4 C
Denpasar
Wednesday, May 18, 2022

Gegara Korsleting, Rumah Petani Ludes Terbakar

AMLAPURA- Nasib malang dialami salah seorang petani yakni Ni Made Sriana, 55, Minggu (12/9). Rumah tinggal miliknya di Banjar Dinas Eka Adnyana, Desa Kubu, Kecamatan Kubu ludes terbakar akibat korsleting listrik. Akibatnya, korban menderita kerugian hingga ratusan juta rupiah.

 

Kapolsek Kubu AKP I Nengah Sona mengungkapkan, peristiwa kebakaran itu terjadi sekitar pukul 15.00. Sebelum terjadi kebakaran itu, sekitar pukul 11.00 korban meninggalkan rumah menuju rumah orang tuanya.

Sekitar pukul 14.30, korban pergi untuk mencari nira yang berlokasi tak jauh dari rumahnya. Saat meninggalkan rumah miliknya, korban Sriana ini tidak melihat ada tanda-tanda kebakaran.

Hingga akhirnya sekitar pukul 15.00 salah seorang warga mendengar ledakan dan mendapati kepulan asap tebal dari rumah korban. “Warga ini minta tolong kepada warga sekitar lalu memberi kabar kepada pemilik rumah bahwa rumahnya terbakar,” kata kapolsek.

Baca Juga:  Lima Unit Ruko dan Satu Rumah di Badung Ludes Terbakar

 

Warga sekitar yang mendapat kabar bahwa terjadi kebakaran langsung memadamkan api dengan alat seadanya. “Karena api sudah membesar dan melahap bangunan rumah, akhirnya dilaporkan ke pemadam kebakaran,” terangnya.

 

Pukul 16.30, petugas pemadam dengan jumlah 12 personel dan empat unit mobil damkar serta aparat Polsek Kubu tiba untuk melakukan pemadaman. “Api berhasil dipadamkan, tidak ada korban jiwa. Hanya mengalami kerugian materil,” ucap Sona.

 

Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), diduga bangunan rumah berukuran 6×5 meter terdiri dari tiga kamar itu terbakar akibat korsleting. “Kerugian diperkirakan mencapai Rp 109 juta,” tandasnya. 

- Advertisement -
- Advertisement -

AMLAPURA- Nasib malang dialami salah seorang petani yakni Ni Made Sriana, 55, Minggu (12/9). Rumah tinggal miliknya di Banjar Dinas Eka Adnyana, Desa Kubu, Kecamatan Kubu ludes terbakar akibat korsleting listrik. Akibatnya, korban menderita kerugian hingga ratusan juta rupiah.

 

Kapolsek Kubu AKP I Nengah Sona mengungkapkan, peristiwa kebakaran itu terjadi sekitar pukul 15.00. Sebelum terjadi kebakaran itu, sekitar pukul 11.00 korban meninggalkan rumah menuju rumah orang tuanya.


Sekitar pukul 14.30, korban pergi untuk mencari nira yang berlokasi tak jauh dari rumahnya. Saat meninggalkan rumah miliknya, korban Sriana ini tidak melihat ada tanda-tanda kebakaran.

Hingga akhirnya sekitar pukul 15.00 salah seorang warga mendengar ledakan dan mendapati kepulan asap tebal dari rumah korban. “Warga ini minta tolong kepada warga sekitar lalu memberi kabar kepada pemilik rumah bahwa rumahnya terbakar,” kata kapolsek.

Baca Juga:  Banjiri Rumah Warga, Saluran Subak Dikuras, Ini Rencana Selanjutnya…

 

Warga sekitar yang mendapat kabar bahwa terjadi kebakaran langsung memadamkan api dengan alat seadanya. “Karena api sudah membesar dan melahap bangunan rumah, akhirnya dilaporkan ke pemadam kebakaran,” terangnya.

 

Pukul 16.30, petugas pemadam dengan jumlah 12 personel dan empat unit mobil damkar serta aparat Polsek Kubu tiba untuk melakukan pemadaman. “Api berhasil dipadamkan, tidak ada korban jiwa. Hanya mengalami kerugian materil,” ucap Sona.

 

Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), diduga bangunan rumah berukuran 6×5 meter terdiri dari tiga kamar itu terbakar akibat korsleting. “Kerugian diperkirakan mencapai Rp 109 juta,” tandasnya. 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/