alexametrics
29.8 C
Denpasar
Monday, May 23, 2022

Siswa SMAN 1 Tabanan Positif Covid-19, PTM Langsung Distop

TABANAN – Seorang siswa SMAN 1 Tabanan terkonfirmasi positif Covid-19. Pihak SMAN 1 Tabanan pun menempuh kebijakan menghentikan sementara waktu pembelajaran tatap muka (PTM). Dengan kini melakukan pembelajaran daring.

 

Kepala SMAN 1 Tabanan I Nyoman Surjana ketika dikonfirmasi, Selasa (12/10) membenarkan adanya salah satu siswa SMAN 1 Tabanan yang terkonfirmasi Covid-19. Siswa itu kelas XI atau kelas II SMA.

 

Surjana menyebut siswanya yang positif Covid-19 bukan tertular pada sekolah atau klaster sekolah. Melainkan tertular pada klaster keluarga.

 

“Jadi dia (siswa kami) tertular di rumah pada 8 Oktober lalu, setelah ada satu anggota keluarganya yang sakit,” ucapnya.

- Advertisement -

 

Karena kondisi ini, pihak sekolah pun telah menghentikan pembelajaran tatap muka itu sesuai dengan petunjuk Satgas Covid-19 yang mengacu pada SKB 4 Menteri.

Baca Juga:  Siswa Positif Covid-19 di Klungkung Bertambah, Sekolah Tetap Gelar PTM

 

Dijelaskan, dalam SKB 4 menteri ditegaskan apabila ada siswa yang positif langsung menghentikan PTM. Untuk mengantisipasi penularan Covid-19 pada klaster sekolah meski siswa tersebut tertular Covid-19 di luar sekolah.

 

“Saat ini kami stop PTM sementara waktu. Kami lakukan pembelajaran daring (jarak jauh). Dan itu sudah kami lakukan sejak Senin kemarin (11/10),” ujarnya.

 

Terkait kapan PTM dilaksanakan kembali pihaknya masih menunggu arahan Satgas Covid-19.

 

“Yang jelas hari kami masih gelar pembelajaran daring,” tandas Surjana.

- Advertisement -

TABANAN – Seorang siswa SMAN 1 Tabanan terkonfirmasi positif Covid-19. Pihak SMAN 1 Tabanan pun menempuh kebijakan menghentikan sementara waktu pembelajaran tatap muka (PTM). Dengan kini melakukan pembelajaran daring.

 

Kepala SMAN 1 Tabanan I Nyoman Surjana ketika dikonfirmasi, Selasa (12/10) membenarkan adanya salah satu siswa SMAN 1 Tabanan yang terkonfirmasi Covid-19. Siswa itu kelas XI atau kelas II SMA.

 

Surjana menyebut siswanya yang positif Covid-19 bukan tertular pada sekolah atau klaster sekolah. Melainkan tertular pada klaster keluarga.

 

“Jadi dia (siswa kami) tertular di rumah pada 8 Oktober lalu, setelah ada satu anggota keluarganya yang sakit,” ucapnya.

 

Karena kondisi ini, pihak sekolah pun telah menghentikan pembelajaran tatap muka itu sesuai dengan petunjuk Satgas Covid-19 yang mengacu pada SKB 4 Menteri.

Baca Juga:  Orang Tua Murid Kembali Disibukkan dengan Belajar Daring

 

Dijelaskan, dalam SKB 4 menteri ditegaskan apabila ada siswa yang positif langsung menghentikan PTM. Untuk mengantisipasi penularan Covid-19 pada klaster sekolah meski siswa tersebut tertular Covid-19 di luar sekolah.

 

“Saat ini kami stop PTM sementara waktu. Kami lakukan pembelajaran daring (jarak jauh). Dan itu sudah kami lakukan sejak Senin kemarin (11/10),” ujarnya.

 

Terkait kapan PTM dilaksanakan kembali pihaknya masih menunggu arahan Satgas Covid-19.

 

“Yang jelas hari kami masih gelar pembelajaran daring,” tandas Surjana.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/