alexametrics
25.4 C
Denpasar
Thursday, May 19, 2022

Ban Pesawat Pecah, Penerbangan Bandara Ngurah Rai Bali Tutup Satu Jam

BADUNG-Insiden ban pesawat pecah terjadi di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Tuban, Badung, Bali, pada Jumat (12/11/2021) kemarin.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 17.34 WITA itu menimpa sebuah pesawat jenis Cessna-208 Caravan yang dioperasikan oleh Dimonim Air.

Akibat insiden ini, aktivitas penerbangan di Bandara I Gusti Ngurah Rai sempat terhenti selama lebih dari satu jam.

Terkait insiden itu, pihak bandara mengkonfirmasi tidak ada korban dalam peristiwa itu.

“Semuanya aman. Penumpang aman. Tidak ada yang rusak,” kata Stakeholder Relation Manager PT Angkasa Pura I Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali Taufan Yudhistira, Sabtu (13/11/2021).

Dijelaskan Taufan, bahwa insiden itu bermula saat pesawat charter medical flight tersebut tiba dari bandara Internasional El Tari, Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Baca Juga:  Banting Harga, Harap Penerbangan Internasional ke Bali Dibuka Lagi

Pesawat jenis Cessna-208 Caravan itu mengangkut lima orang terdiri dari pilot dan co pilot, satu orang tenaga kesehatan dan juga dua orang teknisi.

Saat landing di landasan bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, tiba-tiba saja pesawat itu mengalami pecah ban pada roda kiri.

Akibatnya, pesawat sempat mengalami goyangan yang dirasakan langsung oleh pilot.

Sang pilot kemudian meminta petugas untuk menarik pesawat itu ke taxi way bandara.

“Begitu mereka berhenti di run way, itu close (bandara). Begitu pesawat digeret (ditarik) ke taxi, baru open badara,”tandasnya.

Selain itu, atas insiden pecah ban, ini juga sudah ditangani pihak bandara dengan baik.

- Advertisement -

- Advertisement -

BADUNG-Insiden ban pesawat pecah terjadi di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Tuban, Badung, Bali, pada Jumat (12/11/2021) kemarin.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 17.34 WITA itu menimpa sebuah pesawat jenis Cessna-208 Caravan yang dioperasikan oleh Dimonim Air.

Akibat insiden ini, aktivitas penerbangan di Bandara I Gusti Ngurah Rai sempat terhenti selama lebih dari satu jam.


Terkait insiden itu, pihak bandara mengkonfirmasi tidak ada korban dalam peristiwa itu.

“Semuanya aman. Penumpang aman. Tidak ada yang rusak,” kata Stakeholder Relation Manager PT Angkasa Pura I Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali Taufan Yudhistira, Sabtu (13/11/2021).

Dijelaskan Taufan, bahwa insiden itu bermula saat pesawat charter medical flight tersebut tiba dari bandara Internasional El Tari, Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Baca Juga:  Heboh Fenomena Halo di Bali, Ini Pernyataan Resmi BMKG

Pesawat jenis Cessna-208 Caravan itu mengangkut lima orang terdiri dari pilot dan co pilot, satu orang tenaga kesehatan dan juga dua orang teknisi.

Saat landing di landasan bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, tiba-tiba saja pesawat itu mengalami pecah ban pada roda kiri.

Akibatnya, pesawat sempat mengalami goyangan yang dirasakan langsung oleh pilot.

Sang pilot kemudian meminta petugas untuk menarik pesawat itu ke taxi way bandara.

“Begitu mereka berhenti di run way, itu close (bandara). Begitu pesawat digeret (ditarik) ke taxi, baru open badara,”tandasnya.

Selain itu, atas insiden pecah ban, ini juga sudah ditangani pihak bandara dengan baik.

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/