alexametrics
27.6 C
Denpasar
Saturday, May 21, 2022

Babat Tengkulak, Karangasem akan Buat Perusda untuk Nelayan dan Petani

AMLAPURA – Pemkab Karangasem berencana membabat peran tengkulak di sektor perikanan dan pertanian. Caranya, dengan membentuk perusahaan daerah (Perusda) untuk menampung produk petani dan nelayan.

 

Perusda ini nantinya diharapkan menjadi wadah bagi dua sektor penting untuk kesejateraan nelayan dan petani. Hal tersebut diungkapkan langsung Bupati Karangasem, I Gede Dana dikonfirmasi Minggu (12/12). 

 

Kata dia, pembentukan Perusda tersebut telah diajukan ke DPRD Karangasem pada 2022 mendatang. Dalam tata kelola perusda, pihaknya tidak akan mengejar untung semata, namun bagaimana Perusda bisa menjadi wadah untuk kesejahteraan para petani dan nelayan di Karangasem.

 

“Semoga cepat terlaksana,” ucapnya.

- Advertisement -

 

Menurutnya, kehadiran Perusda sangat penting dalam melakukan tata kelola  hasil tangkapan ikan nelayan dan hasil pertanian milik petani. Terlebih disaat musim panen. Biasanya hasil panen akan dihargai murah sehingga membuat petani dan nelayan gigit jari.

Baca Juga:  Pilih Bupati, IGA Mas Sumatri Mundur Jadi Ketua Tim Mantra – Kerta

 

“Agar harganya stabil. Baik saat musim panen dan tidak. Agar tidak dipermainkan tengkulak,” kata dia.

 

Saat musim panen tiba, baik hasil pertanian maupun hasil tangkapan nelayan akan diserap oleh Perusda dengan harga yang pantas. Pihaknya pun akan menentukan harga melalui aturan.

 

“Ini penting. Jadi ada kesepakatan harga. Nanti dari Perusda yang menjualnya kembali,” terangnya.

 

Perusda ini juga ditekankan agar tidak mengejar keuntungan semata. Namun lebih pada kesejahteraan petani dan nelayan di Karangasem. Tentunya kata dia, modal Perusda juga harus kuat.

 

“Modal awal juga harus dikuatkan. Kalau tidak kuat nanti untuk membeli hasil pertanian dan tangkapan tidak terbayarkan. Makanya ini penting,” kata Bupati asal Desa Datah ini.

Baca Juga:  [Catat] Bupati Akan Beri Sanksi ke Oknum Pejabat dan Sopir Senin Depan
- Advertisement -

AMLAPURA – Pemkab Karangasem berencana membabat peran tengkulak di sektor perikanan dan pertanian. Caranya, dengan membentuk perusahaan daerah (Perusda) untuk menampung produk petani dan nelayan.

 

Perusda ini nantinya diharapkan menjadi wadah bagi dua sektor penting untuk kesejateraan nelayan dan petani. Hal tersebut diungkapkan langsung Bupati Karangasem, I Gede Dana dikonfirmasi Minggu (12/12). 

 

Kata dia, pembentukan Perusda tersebut telah diajukan ke DPRD Karangasem pada 2022 mendatang. Dalam tata kelola perusda, pihaknya tidak akan mengejar untung semata, namun bagaimana Perusda bisa menjadi wadah untuk kesejahteraan para petani dan nelayan di Karangasem.

 

“Semoga cepat terlaksana,” ucapnya.

 

Menurutnya, kehadiran Perusda sangat penting dalam melakukan tata kelola  hasil tangkapan ikan nelayan dan hasil pertanian milik petani. Terlebih disaat musim panen. Biasanya hasil panen akan dihargai murah sehingga membuat petani dan nelayan gigit jari.

Baca Juga:  Pensiunan Tentara Australia Ditemukan Tewas Membusuk Dikerumuni Lalat

 

“Agar harganya stabil. Baik saat musim panen dan tidak. Agar tidak dipermainkan tengkulak,” kata dia.

 

Saat musim panen tiba, baik hasil pertanian maupun hasil tangkapan nelayan akan diserap oleh Perusda dengan harga yang pantas. Pihaknya pun akan menentukan harga melalui aturan.

 

“Ini penting. Jadi ada kesepakatan harga. Nanti dari Perusda yang menjualnya kembali,” terangnya.

 

Perusda ini juga ditekankan agar tidak mengejar keuntungan semata. Namun lebih pada kesejahteraan petani dan nelayan di Karangasem. Tentunya kata dia, modal Perusda juga harus kuat.

 

“Modal awal juga harus dikuatkan. Kalau tidak kuat nanti untuk membeli hasil pertanian dan tangkapan tidak terbayarkan. Makanya ini penting,” kata Bupati asal Desa Datah ini.

Baca Juga:  Bupati Dana Pastikan Tak Ada Rekrutmen Guru Agama dan Bahasa Bali

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/