alexametrics
25.4 C
Denpasar
Thursday, August 11, 2022

Sebelum Bakar Diri, Alam Cekcok Hebat dengan Istri, Ini Masalahnya…

SINGARAJA – Keputusan Alamsyah, 32, warga Lingkungan Petak, Kelurahan Astina, menusuk Putu Agus Suara Saputra alias Agus, 38,

warga Lingkungan Delod Peken, Kelurahan Kendran lalu bunuh diri dengan cara membakar diri, benar-benar di luar nalar sehat.

Selain tidak jelas alasan melakukan perbuatan sadis itu, baik korban maupun pelaku sama-sama kenal. Keduanya diketahui sama-sama bekerja di lingkungan Pemkab Buleleng.

Alamsyah diketahui bekerja sebagai tenaga harian lepas di Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Buleleng.

Sementara Putu Agus Suara Saputra diketahui sebagai pegawai kontrak di Dinas Perikanan Buleleng, Pemkab Buleleng. Lantas, apa masalahnya hingga Alamsyah nekat bertindak di luar nalar?

Para saksi juga belum mengetahui pasti. Namun, salah seorang saksi mata, Made Wirayuda Oka menuturkan, masalah bermula dari cekcok antara Alamsyah dengan istrinya.

Baca Juga:  Dukung MLB Samuan Tiga, Tolak Mahasabha XII Karena Dinilai Ilegal

“Jadi Alam ini baca SMS dari Agus. Perkiraan saya masalah utang piutang,” kata Oka yang juga Kepala Lingkungan Peguyangan, Kelurahan Astina.

Alamsyah lantas menghubungi Agus.

Tanpa curiga, Agus datang ke rumah Alamsyah dengan mengendarai sepeda motor DK 5894 UZ. Bahkan saat itu Agus masih mengenakan seragam kheki, seragam yang biasa dikenakan pegawai pemerintahan pada hari Senin dan Selasa.

Begitu sampai di depan rumah pelaku, tanpa ba-bi-bu pelaku langsung menghujam dada pelaku dengan sebilah pisau.

Akibatnya korban Agus menderita luka pada dada kiri, dada kanan, dan juga lengan kiri. Tak sempat melakukan perlawanan, Agus langsung menghindar mencari pertolongan.

Ia sempat lari sejauh 20 meter, sehingga muncul ceceran darah di tempat kejadian. Sementara pelaku Alamsyah, langsung masuk ke dalam rumah.

Baca Juga:  Diduga Rem Blong, Truk Pengangkut Buah Terguling di Busungbiu

Pelaku disebut sempat berusaha bunuh diri dengan cara menenggak racun serangga, namun dihalangi keluarganya. Pelaku langsung menyiramkan bensin ke atas kasur dan menghidupkan api.

Begitu api berkobar, ia langsung melompat ke dalam api hingga mengalami luka bakar 90 persen. Pelaku dinyatakan meninggal dalam perjalanan ke RSUD Buleleng.

Menurut Oka, setelah menusuk korban Agus, pelaku sebenarnya langsung lari ke dalam rumah dan membakar diri di atas springbed.

Saat hendak diselamatkan, kondisi korban sudah sangat lemah dan kulitnya sudah mengelupas. “Saya sempat mau angkat dia dari atas spring bed, tapi kulitnya sudah mengelupas,” imbuh Oka.



SINGARAJA – Keputusan Alamsyah, 32, warga Lingkungan Petak, Kelurahan Astina, menusuk Putu Agus Suara Saputra alias Agus, 38,

warga Lingkungan Delod Peken, Kelurahan Kendran lalu bunuh diri dengan cara membakar diri, benar-benar di luar nalar sehat.

Selain tidak jelas alasan melakukan perbuatan sadis itu, baik korban maupun pelaku sama-sama kenal. Keduanya diketahui sama-sama bekerja di lingkungan Pemkab Buleleng.

Alamsyah diketahui bekerja sebagai tenaga harian lepas di Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Buleleng.

Sementara Putu Agus Suara Saputra diketahui sebagai pegawai kontrak di Dinas Perikanan Buleleng, Pemkab Buleleng. Lantas, apa masalahnya hingga Alamsyah nekat bertindak di luar nalar?

Para saksi juga belum mengetahui pasti. Namun, salah seorang saksi mata, Made Wirayuda Oka menuturkan, masalah bermula dari cekcok antara Alamsyah dengan istrinya.

Baca Juga:  Mimih, Hantam Truk Semen Siang Bolong, Pasangan Bapak dan Anak Tewas

“Jadi Alam ini baca SMS dari Agus. Perkiraan saya masalah utang piutang,” kata Oka yang juga Kepala Lingkungan Peguyangan, Kelurahan Astina.

Alamsyah lantas menghubungi Agus.

Tanpa curiga, Agus datang ke rumah Alamsyah dengan mengendarai sepeda motor DK 5894 UZ. Bahkan saat itu Agus masih mengenakan seragam kheki, seragam yang biasa dikenakan pegawai pemerintahan pada hari Senin dan Selasa.

Begitu sampai di depan rumah pelaku, tanpa ba-bi-bu pelaku langsung menghujam dada pelaku dengan sebilah pisau.

Akibatnya korban Agus menderita luka pada dada kiri, dada kanan, dan juga lengan kiri. Tak sempat melakukan perlawanan, Agus langsung menghindar mencari pertolongan.

Ia sempat lari sejauh 20 meter, sehingga muncul ceceran darah di tempat kejadian. Sementara pelaku Alamsyah, langsung masuk ke dalam rumah.

Baca Juga:  Redam Covid-19 di Bali, Krama Tampaksiring Gelar Ritual Ruwat Bhumi

Pelaku disebut sempat berusaha bunuh diri dengan cara menenggak racun serangga, namun dihalangi keluarganya. Pelaku langsung menyiramkan bensin ke atas kasur dan menghidupkan api.

Begitu api berkobar, ia langsung melompat ke dalam api hingga mengalami luka bakar 90 persen. Pelaku dinyatakan meninggal dalam perjalanan ke RSUD Buleleng.

Menurut Oka, setelah menusuk korban Agus, pelaku sebenarnya langsung lari ke dalam rumah dan membakar diri di atas springbed.

Saat hendak diselamatkan, kondisi korban sudah sangat lemah dan kulitnya sudah mengelupas. “Saya sempat mau angkat dia dari atas spring bed, tapi kulitnya sudah mengelupas,” imbuh Oka.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/