alexametrics
27.8 C
Denpasar
Sunday, June 26, 2022

Membaik, Bayi yang Dibuang Ibunya di Jalan Diserahkan ke Dinsos Bali

SEMARAPURA-Sempat menjalani perawatan di RSUD Klungkung selama 10 hari, kondisi bayi yang dibuang ibunya, pada Senin (4/2) membaik.

Bahkan selain membaik, kondisi bayi dengan jenis kelamin laki-laki dan ditemukan di pinggir Jalan Bypass Ida Bagus Mantra, Desa Kusamba, itu juga dinyatakan sehat dan diperbolehkan pulang.

Direktur RSUD Klungkung, dr. I Nyoman Kesuma, Kamis (14/2) mengatakan, sejak dirawat, kondisi bayi menunjukkan perkembangan yang baik.

Bahkan kata Kesuma, berat badan bayi terus mengalami peningkatan dari sebelumnya 2,7 kilogram menjadi 2,9 kilogram.

Tak hanya itu, dengan membaiknya kondisi bayi, tim medis juga telah melepas alat bantu bernapas dan menghentikan pemberian obat antibiotik.

“Hasil laboratorium juga menunjukkan bahwa bayi tidak lagi mengalami infeksi dan kondisinya berangsur membaik,”terangnya.

Menurutnya, dengan membaiknya kondisi bayi, kata dr Kesuma, dokter penanggung jawab juga menyatakan jika bayi sudah bisa dipulangkan. “Kami sudah sampaikan ke Dinas Sosial (Dinsos Provinsi Bali),”terangnya.

Demikian halnya terkait biaya perawatan bayi selama di RS, kata dr Kesuma, seluruh perawatan bayi di RSUD Klungkung selama 10 hari yang  mencapai Rp 5,2 juta seluruhnya akan ditanggung oleh Dinas Sosial Provinsi Bali.

Sementa Kabid Rehabilitasi Sosial, Dinas Sosial Provinsi Bali, Ida Ayu Ketut Anggraeni menambahkan, bayi tersebut setelah diserahkan ke Dinas Sosial Provinsi Bali akan dirawat di Yayasan Metta Mama dan Maggha.

Selama tiga bulan, bayi ini akan dirawat secara intensif dan belum bisa dijenguk atau dikunjungi untuk memastikan kesehatannya. “Setelah itu baru bisa dikunjungi,” jelasnya.

 



SEMARAPURA-Sempat menjalani perawatan di RSUD Klungkung selama 10 hari, kondisi bayi yang dibuang ibunya, pada Senin (4/2) membaik.

Bahkan selain membaik, kondisi bayi dengan jenis kelamin laki-laki dan ditemukan di pinggir Jalan Bypass Ida Bagus Mantra, Desa Kusamba, itu juga dinyatakan sehat dan diperbolehkan pulang.

Direktur RSUD Klungkung, dr. I Nyoman Kesuma, Kamis (14/2) mengatakan, sejak dirawat, kondisi bayi menunjukkan perkembangan yang baik.

Bahkan kata Kesuma, berat badan bayi terus mengalami peningkatan dari sebelumnya 2,7 kilogram menjadi 2,9 kilogram.

Tak hanya itu, dengan membaiknya kondisi bayi, tim medis juga telah melepas alat bantu bernapas dan menghentikan pemberian obat antibiotik.

“Hasil laboratorium juga menunjukkan bahwa bayi tidak lagi mengalami infeksi dan kondisinya berangsur membaik,”terangnya.

Menurutnya, dengan membaiknya kondisi bayi, kata dr Kesuma, dokter penanggung jawab juga menyatakan jika bayi sudah bisa dipulangkan. “Kami sudah sampaikan ke Dinas Sosial (Dinsos Provinsi Bali),”terangnya.

Demikian halnya terkait biaya perawatan bayi selama di RS, kata dr Kesuma, seluruh perawatan bayi di RSUD Klungkung selama 10 hari yang  mencapai Rp 5,2 juta seluruhnya akan ditanggung oleh Dinas Sosial Provinsi Bali.

Sementa Kabid Rehabilitasi Sosial, Dinas Sosial Provinsi Bali, Ida Ayu Ketut Anggraeni menambahkan, bayi tersebut setelah diserahkan ke Dinas Sosial Provinsi Bali akan dirawat di Yayasan Metta Mama dan Maggha.

Selama tiga bulan, bayi ini akan dirawat secara intensif dan belum bisa dijenguk atau dikunjungi untuk memastikan kesehatannya. “Setelah itu baru bisa dikunjungi,” jelasnya.

 



Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/