alexametrics
25.4 C
Denpasar
Monday, August 8, 2022

Dua Desa di Klungkung Jadi Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak

SEMARAPURA – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DRPPA) I Gusti Ayu Bintang Darmawati menetapkan Desa Dawan Klod dan Desa Nyalian jadi model percontohan Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak (DRPPA).

 

Bertempat di Balai Banjar Tengah, Desa Dawan Klod, Kecamatan Dawan, Minggu (13/22), kedua desa itu ditetapkan sebagai DRPPA setelah mampu memenuhi 10 indikator yang dipersyaratkan.

 

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) I Gusti Ayu Bintang Darmawati menjelaskan untuk menetapkan sebuah desa sebagai DRPPA, ada 10 indikator yang wajib dipenuhi. Di antaranya pengorganisasian perempuan dan anak di desa, adanya data pilah yang memuat tentang perempuan dan anak, ada kebijakan di desa yang mengatur implementasi DRPPA.

 

“Kemudian ada pembiayaan keuangan di desa untuk mewujudkan DRPPA, persentase keterwakilan perempuan di pemerintahan desa, persentase perempuan wirausaha di desa. Tidak ada anak yang bekerja, tidak ada kekerasan perempuan dan anak di desa, meningkatnya peran ibu dan keluarga dalam pengasuhan dan pendidikan anak serta tidak adanya perkawinan anak,” bebernya.

Baca Juga:  Dua Oknum Satpol PP Pemeras Duktang Belum Disanksi

 

Hal itu mengingat DRPPA merupakan perwujudan upaya negara dalam mengintegrasikan perspektif gender dan hak anak ke dalam tata kelola penyelenggaraan pemerintahan desa, pembangunan desa, serta pembinaan dan pemberdayaan masyarakat desa.

 

“Saya minta Bupati ikut mendorong pelaksanaan Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak (DRPPA) di semua desa dan bisa direplikasi di setiap desa yang ada di Kabupaten Klungkung,” jelasnya.

 

Sementara itu, Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta mengaku mendukung penuh penetapan DRPPA dan Bebas dari Narkoba (Bersinar) di Kabupaten Klungkung. Selain itu, pihaknya juga berkomitmen untuk melaksanakan program tersebut agar semua desa dapat menjadi desa ramah perempuan dan peduli anak.

Baca Juga:  10 Pasien Sembuh Dipulangkan, Pasien Covid di RSU Negara Berkurang

 

“Derajat kesehatan tertinggi, merupakan salah satu hak anak yang harus dipenuhi agar anak mampu tumbuh dan berkembang dengan baik, termasuk melindungi anak dari asap rokok yang dapat mengancam kesehatannya. Yang mana ini sudah dilakukan Pemkab Klungkung dengan adanya kawasan tanpa rokok,” ujarnya.

 

Selain itu program Satu Desa Satu TK Negeri di Kabupaten Klungkung juga sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap anak.

 

“Ini salah satu bentuk perlindungan khusus untuk anak-anak. Kami berharap semua anak-anak bisa bersekolah di TK hingga mendapatkan pelajaran maksimal dengan sumber daya manusia (SDM) lebih baik,” tandasnya.



SEMARAPURA – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DRPPA) I Gusti Ayu Bintang Darmawati menetapkan Desa Dawan Klod dan Desa Nyalian jadi model percontohan Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak (DRPPA).

 

Bertempat di Balai Banjar Tengah, Desa Dawan Klod, Kecamatan Dawan, Minggu (13/22), kedua desa itu ditetapkan sebagai DRPPA setelah mampu memenuhi 10 indikator yang dipersyaratkan.

 

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) I Gusti Ayu Bintang Darmawati menjelaskan untuk menetapkan sebuah desa sebagai DRPPA, ada 10 indikator yang wajib dipenuhi. Di antaranya pengorganisasian perempuan dan anak di desa, adanya data pilah yang memuat tentang perempuan dan anak, ada kebijakan di desa yang mengatur implementasi DRPPA.

 

“Kemudian ada pembiayaan keuangan di desa untuk mewujudkan DRPPA, persentase keterwakilan perempuan di pemerintahan desa, persentase perempuan wirausaha di desa. Tidak ada anak yang bekerja, tidak ada kekerasan perempuan dan anak di desa, meningkatnya peran ibu dan keluarga dalam pengasuhan dan pendidikan anak serta tidak adanya perkawinan anak,” bebernya.

Baca Juga:  Adi Wiryatama Mengejek Lapangan Debes, Netizen: Meludah ke Atas!

 

Hal itu mengingat DRPPA merupakan perwujudan upaya negara dalam mengintegrasikan perspektif gender dan hak anak ke dalam tata kelola penyelenggaraan pemerintahan desa, pembangunan desa, serta pembinaan dan pemberdayaan masyarakat desa.

 

“Saya minta Bupati ikut mendorong pelaksanaan Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak (DRPPA) di semua desa dan bisa direplikasi di setiap desa yang ada di Kabupaten Klungkung,” jelasnya.

 

Sementara itu, Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta mengaku mendukung penuh penetapan DRPPA dan Bebas dari Narkoba (Bersinar) di Kabupaten Klungkung. Selain itu, pihaknya juga berkomitmen untuk melaksanakan program tersebut agar semua desa dapat menjadi desa ramah perempuan dan peduli anak.

Baca Juga:  Pedagang Berkurang, Pendapatan Cukai Harian di Buleleng Terjun Bebas

 

“Derajat kesehatan tertinggi, merupakan salah satu hak anak yang harus dipenuhi agar anak mampu tumbuh dan berkembang dengan baik, termasuk melindungi anak dari asap rokok yang dapat mengancam kesehatannya. Yang mana ini sudah dilakukan Pemkab Klungkung dengan adanya kawasan tanpa rokok,” ujarnya.

 

Selain itu program Satu Desa Satu TK Negeri di Kabupaten Klungkung juga sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap anak.

 

“Ini salah satu bentuk perlindungan khusus untuk anak-anak. Kami berharap semua anak-anak bisa bersekolah di TK hingga mendapatkan pelajaran maksimal dengan sumber daya manusia (SDM) lebih baik,” tandasnya.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/