alexametrics
26.5 C
Denpasar
Sunday, August 14, 2022

Polisi Obrak-abrik Balap Liar di Pantai di Jembrana, Pelaku Ditangkapi

NEGARA – Kepolisian di Jembrana, Bali mengobrak-abrik balap liar di pantai perbatasan Desa Yeh Kuning dan Desa Air Kuning. Sejumlah pelaku ditangkap, dan motor yang dipakai balap liar disita.

Meski sudah sering dirazia dan dibubarkan, balap liar atau trek trekan di pesisir pantai perbatasan Desa Yeh Kuning dan Desa Air Kuning, masih kembali terjadi. Sehingga, petugas gabungan dari Satlantas Polres Jembrana dan Polsek Kota Jembrana kembali membubarkan dan mengamankan para pelaku serta barang bukti, Minggu (13/2) dini hari.

Pembubaran balap liar tersebut berawal dari informasi masyarakat, bahwa sedang ada balap liar di belakang Puskesmas Yeh Kuning, atau sekitar pantai Yeh Kuning hingga Air Kuning. Kemudian tim gabungan turun ke lokasi dan membubarkan bala liar yang sedang berlangsung.

Baca Juga:  Sebagian Besar Pekerja Migran Asal Jembrana Bali Sudah Kembali Bekerja

Operasi tim gabungan dipimpin Kasatlantas Polres Jembrana AKP Dewa Gede Ariana bersama Kasat Samapta Polres AKP I Wayan Sukrawan dan Kapolsek Kota Jembrana Iptu I Putu Budi Santika. Operasi berhasil mengamankan tiga orang pelaku aksi trek-trekan dan selanjutnya beserta barang bukti motornya diamankan ke Polsek Kota Jembrana.

Polisi kemudian menindak dengan memberikan pembinaan para pelaku aksi trek-trekan. Pelaku trek-trekan disanksi tilang dari Sat Lantas Polres Jembrana dengan sejumlah barang bukti kendaraan bermotor.

“Dengan penindakan ini diharapkan dengan tindakan ini bisa memberikan efek jera bagi para  pelaku. Minimal dapat menjadi contoh bagi yang lainya agar tidak mengulangi aksi yang sama lagi, karena aksi tersebut sangat membahayakan dan mengganggu kenyamanan masyarakat yang tinggal di pesisir  pantai Air Kuning dan Yeh Kuning,” kata Kapolsek Kota Jembrana Iptu I Putu Budi Santika.

Baca Juga:  Parah! Oknum Kepala SD di Jembrana Bali Cabuli Siswinya

Selain tiga orang yang diamankan saat  balap liar, satu orang lagi diamankan saat berusaha kabur. Empat orang pelaku yang diamankan rata-rata mereka masih berstatus pelajar dan bukan dari daerah lokasi tempat balap liar. Mereka datang ke pesisir pantai sengaja untuk balap liar.

Menurutnya, diduga para pelaku ini mencari tempat aman, lantaran di sejumlah lokasi di jalan raya seperti jalan menuju Pengambengan terdapat pengamanan oleh petugas.

“Operasi ini akan digelar rutin agar tidak ada lagi balap liar,” terangnya.

 

Dalam operasi yang digelar, polisi mengamankan ima unit sepeda motor. Dua diantaranya bodong alias tanpa nomor kendaraan dan surat kendaraan. Barang bukti kendaraan itu diamankan di Mako Polsek Kota Jembrana. 



NEGARA – Kepolisian di Jembrana, Bali mengobrak-abrik balap liar di pantai perbatasan Desa Yeh Kuning dan Desa Air Kuning. Sejumlah pelaku ditangkap, dan motor yang dipakai balap liar disita.

Meski sudah sering dirazia dan dibubarkan, balap liar atau trek trekan di pesisir pantai perbatasan Desa Yeh Kuning dan Desa Air Kuning, masih kembali terjadi. Sehingga, petugas gabungan dari Satlantas Polres Jembrana dan Polsek Kota Jembrana kembali membubarkan dan mengamankan para pelaku serta barang bukti, Minggu (13/2) dini hari.

Pembubaran balap liar tersebut berawal dari informasi masyarakat, bahwa sedang ada balap liar di belakang Puskesmas Yeh Kuning, atau sekitar pantai Yeh Kuning hingga Air Kuning. Kemudian tim gabungan turun ke lokasi dan membubarkan bala liar yang sedang berlangsung.

Baca Juga:  Waspada!Cuaca Selat Bali Buruk, KMP Swakarya Hanyut, Kandas Berjam-jam

Operasi tim gabungan dipimpin Kasatlantas Polres Jembrana AKP Dewa Gede Ariana bersama Kasat Samapta Polres AKP I Wayan Sukrawan dan Kapolsek Kota Jembrana Iptu I Putu Budi Santika. Operasi berhasil mengamankan tiga orang pelaku aksi trek-trekan dan selanjutnya beserta barang bukti motornya diamankan ke Polsek Kota Jembrana.

Polisi kemudian menindak dengan memberikan pembinaan para pelaku aksi trek-trekan. Pelaku trek-trekan disanksi tilang dari Sat Lantas Polres Jembrana dengan sejumlah barang bukti kendaraan bermotor.

“Dengan penindakan ini diharapkan dengan tindakan ini bisa memberikan efek jera bagi para  pelaku. Minimal dapat menjadi contoh bagi yang lainya agar tidak mengulangi aksi yang sama lagi, karena aksi tersebut sangat membahayakan dan mengganggu kenyamanan masyarakat yang tinggal di pesisir  pantai Air Kuning dan Yeh Kuning,” kata Kapolsek Kota Jembrana Iptu I Putu Budi Santika.

Baca Juga:  Jalan Pesisir Pantai Hilang Disapu Abrasi, Warga Swadaya Memperbaiki

Selain tiga orang yang diamankan saat  balap liar, satu orang lagi diamankan saat berusaha kabur. Empat orang pelaku yang diamankan rata-rata mereka masih berstatus pelajar dan bukan dari daerah lokasi tempat balap liar. Mereka datang ke pesisir pantai sengaja untuk balap liar.

Menurutnya, diduga para pelaku ini mencari tempat aman, lantaran di sejumlah lokasi di jalan raya seperti jalan menuju Pengambengan terdapat pengamanan oleh petugas.

“Operasi ini akan digelar rutin agar tidak ada lagi balap liar,” terangnya.

 

Dalam operasi yang digelar, polisi mengamankan ima unit sepeda motor. Dua diantaranya bodong alias tanpa nomor kendaraan dan surat kendaraan. Barang bukti kendaraan itu diamankan di Mako Polsek Kota Jembrana. 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/