alexametrics
25.4 C
Denpasar
Wednesday, August 17, 2022

Era Digital, Wapres JK: Indonesia Butuh Sistem Cepat, Baik, Efisien

NUSA DUA-Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla  menyatakan, jika dunia saat ini dihadapkan pada perubahan-perubahan, terutama yang disebabkan karena peningkatan teknologi.

Untuk itu, diperlukan tiga hal untuk menghadapi perubahan yang terjadi. “Sistem yang lebih cepat, sistem yang lebih baik, dan sistem yang efisien,” ujarnya saat membuka International Reform Policy Symposium and Regional Workshop di Bali Nusa Dua Convention Center, Nusa Dua, Bali, Kamis (14/3).

Lebih lanjut, era digital menurutnya ditandai dengan semakin berkembangnya teknologi informasi. Untuk itu, sistem tersebut juga didukung oleh teknologi yang baik. Indonesia dalam 20 tahun terakhir telah mengalami reformasi.

Wapres JK mencontohkan bahwa dahulu Indonesia negara yang otoriter dan sentralistik, namun telah menjadi negara desentralisasi dan terkemuka. “Sistem pemerintahan juga mengalami perubahan karena beradaptasi,” katanya.

Baca Juga:  Nyalip di Tikungan Jalur Tengkorak, Kijang Tabrak Box Hingga Ringsek

Ia juga melanjutkan, perubahan sistem juga perlu dibarengi perubahan cara berpikir. Sebagai negara yang demokratis, keinginan masyarakat yang menentukan bagaimana harus berjalan. “Semua harus dikerjakan lebih cepat lagi,” ujarnya.

Sementara itu, sebelum membuka acara yang diselenggarakan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Gubernur Bali Wayan Koster berkesempatan mendampingi Wakil Presiden RI Jusuf Kalla (JK). Selain gubernur, tampak sejumlah pejabat di Bali dalam acara penjemputan di terminal kedatangan VIP Bandara Internasional Ngurah Rai, Bali di Tuban, Badung.



NUSA DUA-Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla  menyatakan, jika dunia saat ini dihadapkan pada perubahan-perubahan, terutama yang disebabkan karena peningkatan teknologi.

Untuk itu, diperlukan tiga hal untuk menghadapi perubahan yang terjadi. “Sistem yang lebih cepat, sistem yang lebih baik, dan sistem yang efisien,” ujarnya saat membuka International Reform Policy Symposium and Regional Workshop di Bali Nusa Dua Convention Center, Nusa Dua, Bali, Kamis (14/3).

Lebih lanjut, era digital menurutnya ditandai dengan semakin berkembangnya teknologi informasi. Untuk itu, sistem tersebut juga didukung oleh teknologi yang baik. Indonesia dalam 20 tahun terakhir telah mengalami reformasi.

Wapres JK mencontohkan bahwa dahulu Indonesia negara yang otoriter dan sentralistik, namun telah menjadi negara desentralisasi dan terkemuka. “Sistem pemerintahan juga mengalami perubahan karena beradaptasi,” katanya.

Baca Juga:  WASPADA! Efek Siklon Seroja, Kota Singaraja Dikepung Banjir Seharian

Ia juga melanjutkan, perubahan sistem juga perlu dibarengi perubahan cara berpikir. Sebagai negara yang demokratis, keinginan masyarakat yang menentukan bagaimana harus berjalan. “Semua harus dikerjakan lebih cepat lagi,” ujarnya.

Sementara itu, sebelum membuka acara yang diselenggarakan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Gubernur Bali Wayan Koster berkesempatan mendampingi Wakil Presiden RI Jusuf Kalla (JK). Selain gubernur, tampak sejumlah pejabat di Bali dalam acara penjemputan di terminal kedatangan VIP Bandara Internasional Ngurah Rai, Bali di Tuban, Badung.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/