alexametrics
30.4 C
Denpasar
Monday, May 16, 2022

16 Desa di Gianyar Menyusul Bangun TPS3R

GIANYAR – Surat Keputusan Gubernur Bali terkait pengelolaan sampah langsung disambut pemerintah Gianyar. Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Gianyar, mengaku, akan ada 16 desa yang berproses membangun Tempat Pembuangan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

 

Kepala DPMD Gianyar, Dewa Ngakan Ngurah Adi, menyatakan, selama ini, di Gianyar sudah ada desa yang membangun TPS3R. “Di Gianyar sudah Ada 4 desa dinas dan 2 desa adat. Desa lain sekarang sudah dapat sosialisasi dari DPMD dan Dinas Lingkungan Hidup serta Ketahanan Pangan, ada 16 desa lagi siap di 2021,” tegas Dewa Adi, kemarin (14/4).

 

Pihaknya mengaku, sejumlah desa belum bisa Membangun TPS3R karena sejumlah kendala. “Kemarin belum siap karena kendala modal,” ujarnya.

Baca Juga:  Uzur Dimakan Usia, Gedung Disnaker Akhirnya Direnovasi

 

Di samping itu, kendala lahan untuk dijadikan tempat penampungan sampah juga menjadi persoalan. “Coba cari solusi kalau ada desa adat punya lahan. Itu solusinya,” terangnya.

 

Menurutnya, selama ini ada desa yang sudah menuntaskan lahan. “Ada juga dua desa yang terdapat lahan provinsi, ada dua desa yang memohon lahan provinsi. Permohonan sudah ke gubernur,” ungkapnya.

 

Pihaknya berharap pada 2021 ini, 16 desa itu bisa merealisasikan pembangunan TPS3R. “Kemudian akan ditindaklanjuti oleh pak bupati. Sehingga 2022 sudah bisa melaksanakan,” jelasnya.

 

Mengenai anggaran, lanjut dia, sudah ada di masing-masing desa. “Kalau sekarang ini di APBDes semua sudah anggarkan penanganan sampah lewat dana desa,” terangnya.

Baca Juga:  Heboh, Mobil BMW Milik Warga Jakarta Terbakar di Kuta Selatan

 

Dewa Adi mengakui pembangunan TPS3R membutuhkan dana besar. Namun, bantuan dana bisa dibackup oleh sejumlah instansi.

 

“Untuk pembangunan ada difasilitasi Dinas LH (Lingkungan Hidup), ada mohon ke Kementerian LH, PUPR (Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang),” pungkasnya.

 

GIANYAR – Surat Keputusan Gubernur Bali terkait pengelolaan sampah langsung disambut pemerintah Gianyar. Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Gianyar, mengaku, akan ada 16 desa yang berproses membangun Tempat Pembuangan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

 

Kepala DPMD Gianyar, Dewa Ngakan Ngurah Adi, menyatakan, selama ini, di Gianyar sudah ada desa yang membangun TPS3R. “Di Gianyar sudah Ada 4 desa dinas dan 2 desa adat. Desa lain sekarang sudah dapat sosialisasi dari DPMD dan Dinas Lingkungan Hidup serta Ketahanan Pangan, ada 16 desa lagi siap di 2021,” tegas Dewa Adi, kemarin (14/4).

 

Pihaknya mengaku, sejumlah desa belum bisa Membangun TPS3R karena sejumlah kendala. “Kemarin belum siap karena kendala modal,” ujarnya.

Baca Juga:  Keras! Perintah Bupati Agus: Jangan Ada Desa Tolak Pengungsi

 

Di samping itu, kendala lahan untuk dijadikan tempat penampungan sampah juga menjadi persoalan. “Coba cari solusi kalau ada desa adat punya lahan. Itu solusinya,” terangnya.

 

Menurutnya, selama ini ada desa yang sudah menuntaskan lahan. “Ada juga dua desa yang terdapat lahan provinsi, ada dua desa yang memohon lahan provinsi. Permohonan sudah ke gubernur,” ungkapnya.

 

Pihaknya berharap pada 2021 ini, 16 desa itu bisa merealisasikan pembangunan TPS3R. “Kemudian akan ditindaklanjuti oleh pak bupati. Sehingga 2022 sudah bisa melaksanakan,” jelasnya.

 

Mengenai anggaran, lanjut dia, sudah ada di masing-masing desa. “Kalau sekarang ini di APBDes semua sudah anggarkan penanganan sampah lewat dana desa,” terangnya.

Baca Juga:  Sebelum Dipangkas, Biaya Karantina Turis di Bali Rp25 Juta Per Orang

 

Dewa Adi mengakui pembangunan TPS3R membutuhkan dana besar. Namun, bantuan dana bisa dibackup oleh sejumlah instansi.

 

“Untuk pembangunan ada difasilitasi Dinas LH (Lingkungan Hidup), ada mohon ke Kementerian LH, PUPR (Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang),” pungkasnya.

 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/