alexametrics
27.8 C
Denpasar
Thursday, June 30, 2022

Allahu Akbar…Dihantam Gelombang, Raja Artis Terbalik

RadarBali.com  – Dua orang nelayan asal desa Air Kuning, Jembrana, Kamis (13/7) pagi ketiban sial.

Saat mereka kembali dari melaut, jukung yang mereka gunakan dihantam gelombang besar sampai terbalik. Beruntung kedua nelayan itu berhasil diselamatkan oleh nelayan lain.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, sekitar pukul 02.00  Buhrin, 41, bersama Misari,35, keduanya warga banjar Tengah, Air Kuning berangkat melaut untuk memancing ikan menggunakan jukung Raja Artis  1.

Setelah tiba sekitar  3 mil dari pantai, mereka kemudian mulai memancing. Di dekat mereka juga ada empat jukung lain yang juga memancing ikan.

Setelah mendapat cukup banyak ikan, sekitar pukul 09.00 kedua nelayan itu bermaksud pulang. Untuk mendorong jukung, mereka kemudian membentangkan layar.

Namun sial, saat baru akan memasang layar, tiba-tiba angin kencang datang menghantam jukung mereka.

Kerasnya hantaman  angin membuat jukung Raja Artis terbalik dan kedua nelayan itu nyebur ke laut. Beruntung keduanya berhasil berpegangan pada jukung yang terbalik itu.

Nelayan lain yang melihat jukung temannya terbalik langsung memberikan pertolongan. Salah satu nelayan kemudian melapor ke polisi dan sekitar pukul 13.00 keduanya berhasil diselamatkan bersama jukung yang terbalik dibawa ke pantai.

“Kedua nelayan itu setelah berhasil dievakuasi kemudian dibawa ke Puskesmas Yeh Kuning untuk mendapat perawatan,” ujar Plt. Kasat Polair Polres Jembrana Iptu. H. Eddy Waluyo.

Kepada nelayan lain, Eddy Waluyo menyampaikan agar mereka berhati-hati dalam melaut dan selalu menggunakan life jacket.

“Cuaca juga harus diperhatikan karena belakangan ini sering terjadi cuaca buruk di tengah laut,” ungkapnya.



RadarBali.com  – Dua orang nelayan asal desa Air Kuning, Jembrana, Kamis (13/7) pagi ketiban sial.

Saat mereka kembali dari melaut, jukung yang mereka gunakan dihantam gelombang besar sampai terbalik. Beruntung kedua nelayan itu berhasil diselamatkan oleh nelayan lain.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, sekitar pukul 02.00  Buhrin, 41, bersama Misari,35, keduanya warga banjar Tengah, Air Kuning berangkat melaut untuk memancing ikan menggunakan jukung Raja Artis  1.

Setelah tiba sekitar  3 mil dari pantai, mereka kemudian mulai memancing. Di dekat mereka juga ada empat jukung lain yang juga memancing ikan.

Setelah mendapat cukup banyak ikan, sekitar pukul 09.00 kedua nelayan itu bermaksud pulang. Untuk mendorong jukung, mereka kemudian membentangkan layar.

Namun sial, saat baru akan memasang layar, tiba-tiba angin kencang datang menghantam jukung mereka.

Kerasnya hantaman  angin membuat jukung Raja Artis terbalik dan kedua nelayan itu nyebur ke laut. Beruntung keduanya berhasil berpegangan pada jukung yang terbalik itu.

Nelayan lain yang melihat jukung temannya terbalik langsung memberikan pertolongan. Salah satu nelayan kemudian melapor ke polisi dan sekitar pukul 13.00 keduanya berhasil diselamatkan bersama jukung yang terbalik dibawa ke pantai.

“Kedua nelayan itu setelah berhasil dievakuasi kemudian dibawa ke Puskesmas Yeh Kuning untuk mendapat perawatan,” ujar Plt. Kasat Polair Polres Jembrana Iptu. H. Eddy Waluyo.

Kepada nelayan lain, Eddy Waluyo menyampaikan agar mereka berhati-hati dalam melaut dan selalu menggunakan life jacket.

“Cuaca juga harus diperhatikan karena belakangan ini sering terjadi cuaca buruk di tengah laut,” ungkapnya.



Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/