alexametrics
25.4 C
Denpasar
Saturday, August 20, 2022

Pemkab Badung Raih MURI Senam Yoga Tertawa Peserta Terbanyak

MANGUPURA-Upaya menyehatkan masyarakat, Pemerintah Kabupaten Badung bersama  PT Varash Saddan Nusantara menggelar kegiatan yoga tertawa.

 

Yoga tertawa yang digelar serangkaian HUT Varash ke-2 dengan melibatkan 10.000 peserta di lapangan Pusat Pemerintahan (Puspem) Badung itu, juga mengantarkan Pemkab Badung meraih piagam Museum Rekor Indonesia (MURI)

 

Bupati Badung Nyoman Giri Prasta saat memberikan sambutan menyampaikan apresiasnya dengan kegiatan yoga tertawa.

 

Menurut Giri Prasta, yoga tertawa tak hanya sekedar tertawa biasa. Melainkan, yoga tertawa juga bagian dari mengolah tubuh untuk menghilangkan penyakit.

 

“Untuk menghilangkan segala jenis penyakit kita juga harus rutin melaksanakan yoga tertawa itu. Saya contohnya punya sakit pinggang, rutin yoga dan bisa sembuh,” ungkapnya, Sabtu (13/7).

 

Ditambahkan, untuk di Pemkab Badung, pelaksanaan Yoga tertawa rutin dilaksanakan di wilayah Puspem Badung.

 

Bahkan menurutnya semua staf di Organisasi Perangkat Daerah(OPD) di Badung juga ikut dalam yoga tertawa itu. “Biasanya kami laksanakan setiap jumat pagi untuk staf,” bebernya.

 

Baca Juga:  Seragam Gratis Masih Ngambang, Bupati Giri Prasta Klaim Dalam Proses

Lebih lanjut, bupati asal Plaga itu  juga menyampaikan pada bulan September 2019 mendatang akan diresmikan gedung balai budaya. Untuk itu, dengan diresmikannya gedung balai budaya, pihaknya meminta agar yoga tertawa juga hadir dan ikut memeriahkan acara dalam peresmian gedung tersebut.

 

 “Nanti di bulan september kita resmikan, saya minta peserta juga ikut mengisi kegiatan,”pintanya

 

Sedangkan Wakil Direktur MURI, Osmar Semesta Susilo menjelaskan pemberian MURI itu, diberikan kepada Pemkab Badung setelah melalui penilaian.

 

Menurutnya rekor MURI ini juga mempromosikan kesehatan dengan menggunakan hal yang dilakukan setiap hari.

 

“Ini yoga tertawa manfaatnya sangat banyak sehingga kami hari ini (kemarin) mengeluarkan rekor MURI. Ini pun sudah kami lihat dan nilai bersama tim,” ungkapnya.

 

Ia juga menjelaskan, di Indonesia sebelumnya memang belum pernah ada senam yoga tertawa di gunakan dalam ajak mpencarian MURI. Sehingga selanjutnya kata dia, jika ingin memecahkan rekor ini harus melebihi dari sepuluh ribu peserta.

 

“Ini yang pertama kita keluarkan MURI untuk senam yoga tertawa. Jika ada yang ingin memecahkan rekor harus melebihi dari jumlah yang sekarang yakni lebih dari 10.000 orang,”bebernya.

Baca Juga:  Bupati Giri Rancang Pura Pucak Tedung Tempat Wisata Religi dan Ekologi

 

Sementara Pendiri yoga tertawa, Kadek Siwa Ambara pun menjelaskan bahwa yoga tertawa sangat bermanfaat untuk kesehatan. Kata dia yoga itu akan mempercepat proses penyembuhan kususnya penyakit akibat pikiran atau stres.

 

“Penyakit pikiran ini sangat mendominasi masyarakat sekarang, termasuk prasaan yang bersedih akan menumbuhkan emosi negatif,” ujar pria yang juga menjabat sebagai Presiden direktur PT Varash Saddan Nusantara ini.

 

Selain itu, Kadek Siwa Ambara menambahkan, jika emosi negatif muncul maka akan mudah terkena penyakit, seperti permasalahan pencernaan, jantung, saraf dan kadar gula.

 

Penyakit pikiran ini menurutnya tidak mudah dideteksi, sehingga perlu dilakukan perubahan penyakit pikiran itu.

 

“Seperti pikiran stres di tenangkan, sedih di bahagiakan tubuh tegang di redaksikan. Sehingga cara yang mudah untuk melakukan itu adalah tertawa,” pungkasnya. (rba)

 



MANGUPURA-Upaya menyehatkan masyarakat, Pemerintah Kabupaten Badung bersama  PT Varash Saddan Nusantara menggelar kegiatan yoga tertawa.

 

Yoga tertawa yang digelar serangkaian HUT Varash ke-2 dengan melibatkan 10.000 peserta di lapangan Pusat Pemerintahan (Puspem) Badung itu, juga mengantarkan Pemkab Badung meraih piagam Museum Rekor Indonesia (MURI)

 

Bupati Badung Nyoman Giri Prasta saat memberikan sambutan menyampaikan apresiasnya dengan kegiatan yoga tertawa.

 

Menurut Giri Prasta, yoga tertawa tak hanya sekedar tertawa biasa. Melainkan, yoga tertawa juga bagian dari mengolah tubuh untuk menghilangkan penyakit.

 

“Untuk menghilangkan segala jenis penyakit kita juga harus rutin melaksanakan yoga tertawa itu. Saya contohnya punya sakit pinggang, rutin yoga dan bisa sembuh,” ungkapnya, Sabtu (13/7).

 

Ditambahkan, untuk di Pemkab Badung, pelaksanaan Yoga tertawa rutin dilaksanakan di wilayah Puspem Badung.

 

Bahkan menurutnya semua staf di Organisasi Perangkat Daerah(OPD) di Badung juga ikut dalam yoga tertawa itu. “Biasanya kami laksanakan setiap jumat pagi untuk staf,” bebernya.

 

Baca Juga:  Resmikan Forum BPD se-Badung, Bupati Ajak Bekerja Kreatif dan Inovatif

Lebih lanjut, bupati asal Plaga itu  juga menyampaikan pada bulan September 2019 mendatang akan diresmikan gedung balai budaya. Untuk itu, dengan diresmikannya gedung balai budaya, pihaknya meminta agar yoga tertawa juga hadir dan ikut memeriahkan acara dalam peresmian gedung tersebut.

 

 “Nanti di bulan september kita resmikan, saya minta peserta juga ikut mengisi kegiatan,”pintanya

 

Sedangkan Wakil Direktur MURI, Osmar Semesta Susilo menjelaskan pemberian MURI itu, diberikan kepada Pemkab Badung setelah melalui penilaian.

 

Menurutnya rekor MURI ini juga mempromosikan kesehatan dengan menggunakan hal yang dilakukan setiap hari.

 

“Ini yoga tertawa manfaatnya sangat banyak sehingga kami hari ini (kemarin) mengeluarkan rekor MURI. Ini pun sudah kami lihat dan nilai bersama tim,” ungkapnya.

 

Ia juga menjelaskan, di Indonesia sebelumnya memang belum pernah ada senam yoga tertawa di gunakan dalam ajak mpencarian MURI. Sehingga selanjutnya kata dia, jika ingin memecahkan rekor ini harus melebihi dari sepuluh ribu peserta.

 

“Ini yang pertama kita keluarkan MURI untuk senam yoga tertawa. Jika ada yang ingin memecahkan rekor harus melebihi dari jumlah yang sekarang yakni lebih dari 10.000 orang,”bebernya.

Baca Juga:  Anak-Anak Terjaring Sidak Masker, Disanksi Lafalkan Pancasila

 

Sementara Pendiri yoga tertawa, Kadek Siwa Ambara pun menjelaskan bahwa yoga tertawa sangat bermanfaat untuk kesehatan. Kata dia yoga itu akan mempercepat proses penyembuhan kususnya penyakit akibat pikiran atau stres.

 

“Penyakit pikiran ini sangat mendominasi masyarakat sekarang, termasuk prasaan yang bersedih akan menumbuhkan emosi negatif,” ujar pria yang juga menjabat sebagai Presiden direktur PT Varash Saddan Nusantara ini.

 

Selain itu, Kadek Siwa Ambara menambahkan, jika emosi negatif muncul maka akan mudah terkena penyakit, seperti permasalahan pencernaan, jantung, saraf dan kadar gula.

 

Penyakit pikiran ini menurutnya tidak mudah dideteksi, sehingga perlu dilakukan perubahan penyakit pikiran itu.

 

“Seperti pikiran stres di tenangkan, sedih di bahagiakan tubuh tegang di redaksikan. Sehingga cara yang mudah untuk melakukan itu adalah tertawa,” pungkasnya. (rba)

 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/