alexametrics
25.4 C
Denpasar
Monday, August 15, 2022

Aktifitas Vulkanik Gunung Agung Meningkat, Sebulan Terjadi 99X Gempa

RadarBali.com – Aktifitas Gunung Agung di Sebudi, Selat, Karangasem, dikabarkan mengalami peningkatan sejak beberapa hari terakhir.

Peningkatan aktivitas gunung berapi ini terlacak dari sebuah video yang viral sejak kemarin (13/9). Di video berdurasi 82 detik itu, dua orang pemedek dan lokal guide menceritakan apa yang dilihatnya di puncak gunung.

Menurut si guide, dia sempat mendengar bunyi gelagar dari kawah gunung dan tercium bau belereng yang menyengat.

Kepala Pelaksana BPBD Karangasem IB Ketut Arimbawa mengaku sempat menyaksikan video tersebut.

Dirinya juga sempat berkomunikasi dengan Dewa Merta Yasa, petugas pemantau Pos Pemantauan Gunung Agung di Rendang, Karangasem.

“Menurut Dewa Merta Yasa memang benar ada peningkatan aktivitas Gunung Agung sejak sebulan terakhir. Bahkan, juga terjadi gempa dengan skala kecil,” kata Arimbawa.

Baca Juga:  Buktikan Aman, Wapres JK Dipastikan Liburan Akhir Tahun di Pulau Bali

Karena itu, BPBD Karangasem melalui Pos Peringatan Dini menerbitkan data hasil pantauan Pusat Vuklanologi dan Mitigasi Bencana Geologi yang dilakukan pukul 15.30 wita.

Secara visual, Gunung Agung dalam sebulan terakhir sering tertutup kabut 0-1 sampai 0-111. Tapi, saat ini, asap, kawah dan suara guguran tak terdengar lagi.

Berdasar data Seismic dan Seimograf Pos II di Pos Rendang, dalam sebulan berhasil merekam 99 aktivitas gempa.

Diantaranya 46 kali gempa tektonik jauh dan 15 kali gempa tektonik lokal. Juga merekam 37 kali gempa tektonik dalam dan satu kali gempa tektonik dangkal.

Dengan data seismik tersebut menurut Arimbawa, aktifitas Gunung Agung dalam kondisi normal. Gunung Agung juga dinyatakan masih aman untuk pendakian.

Baca Juga:  Mandi di Pemandian Umum, Tertimpa Pohon, Suarti Tewas Berdarah-darah

Hanya saja pihaknya berharap agar para pendaki agar lebih waspada dan berhati-hati. Para pendaki juga disarankan untuk selalu berkoordinasi dengan pemandu lokal yang sudah pengalaman di Gunung
Agung. 



RadarBali.com – Aktifitas Gunung Agung di Sebudi, Selat, Karangasem, dikabarkan mengalami peningkatan sejak beberapa hari terakhir.

Peningkatan aktivitas gunung berapi ini terlacak dari sebuah video yang viral sejak kemarin (13/9). Di video berdurasi 82 detik itu, dua orang pemedek dan lokal guide menceritakan apa yang dilihatnya di puncak gunung.

Menurut si guide, dia sempat mendengar bunyi gelagar dari kawah gunung dan tercium bau belereng yang menyengat.

Kepala Pelaksana BPBD Karangasem IB Ketut Arimbawa mengaku sempat menyaksikan video tersebut.

Dirinya juga sempat berkomunikasi dengan Dewa Merta Yasa, petugas pemantau Pos Pemantauan Gunung Agung di Rendang, Karangasem.

“Menurut Dewa Merta Yasa memang benar ada peningkatan aktivitas Gunung Agung sejak sebulan terakhir. Bahkan, juga terjadi gempa dengan skala kecil,” kata Arimbawa.

Baca Juga:  Danau Buyan Meluap, Mess Kebanjiran, Guru Terpaksa Mengungsi

Karena itu, BPBD Karangasem melalui Pos Peringatan Dini menerbitkan data hasil pantauan Pusat Vuklanologi dan Mitigasi Bencana Geologi yang dilakukan pukul 15.30 wita.

Secara visual, Gunung Agung dalam sebulan terakhir sering tertutup kabut 0-1 sampai 0-111. Tapi, saat ini, asap, kawah dan suara guguran tak terdengar lagi.

Berdasar data Seismic dan Seimograf Pos II di Pos Rendang, dalam sebulan berhasil merekam 99 aktivitas gempa.

Diantaranya 46 kali gempa tektonik jauh dan 15 kali gempa tektonik lokal. Juga merekam 37 kali gempa tektonik dalam dan satu kali gempa tektonik dangkal.

Dengan data seismik tersebut menurut Arimbawa, aktifitas Gunung Agung dalam kondisi normal. Gunung Agung juga dinyatakan masih aman untuk pendakian.

Baca Juga:  Jaga Pura Besakih, Berharap Erupsi Tak Sampai Memakan Korban

Hanya saja pihaknya berharap agar para pendaki agar lebih waspada dan berhati-hati. Para pendaki juga disarankan untuk selalu berkoordinasi dengan pemandu lokal yang sudah pengalaman di Gunung
Agung. 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/