alexametrics
25.4 C
Denpasar
Thursday, May 19, 2022

Cuaca Ektrem Berpotensi di 7 Kabupaten di Bali, BMKG Imbau Waspada

DENPASAR- Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah III Denpasar kembali mengeluarkan imbauan dini bagi masyarakat.

 

Imbauan itu menyusul dengan adanya potensi dan dampak buruk cuaca ektrem yang terjadi di sejumlah daerah di Bali sepanjang bulan September 2021

 

Seperti disampaikan Kepala Bidang Data dan Informasi BMKG Wilayah III Denpasar Dwi Hartanto. Saat dikonfirmasi radarbali.id, ia menyampaikan jika cuaca ektrem seperti hujan lebat disertai angina kencang berpotensi di 7 (tujuh) Kabupaten di Bali.

 

Ketujuh kabupaten itu, yakni  Kabupaten Buleleng, Jembrana, Tabanan, Bangli, Klungkung dan Karangasem.

 

“Semuanya berstatus waspada,” ungkapnya pada Senin (13/9/2021).

 

Dwi Hartanto menambahkan, dampak hujan lebat ini bisa mengakibatkan banjir dan tanah longsor.

Baca Juga:  Wanita 66 Tahun Ditemukan Tewas di Air Terjun Singsing

 

Selain hujan lebat, Dwi juga mengingatkan adanya potensi gelombang tinggi di wilayah Selat Bali bagian selatan, Selat Badung, Selat Lombok bagian selatan, dan Samudera Hindia bagian selatan.

 

Untuk itu, dengan munculnya sejumlah potensi, pihaknya mengimbau kepada masyarakat dan pemerintah untuk lebih waspada. Termasuk bagi pengguna atau operator jasa transportasi laut dengan adanya potensi gelombang tinggi.

 

“Bagi pengguna atau operator jasa transportasi laut, seperti nelayan, wisata bahari, dan masyarakat yang beraktivitas di wilayah pesisir agar selalu waspada dengan munculnya gelombang setinggi 2 meter atau lebih,”tukasnya. 

 

- Advertisement -

- Advertisement -

DENPASAR- Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah III Denpasar kembali mengeluarkan imbauan dini bagi masyarakat.

 

Imbauan itu menyusul dengan adanya potensi dan dampak buruk cuaca ektrem yang terjadi di sejumlah daerah di Bali sepanjang bulan September 2021


 

Seperti disampaikan Kepala Bidang Data dan Informasi BMKG Wilayah III Denpasar Dwi Hartanto. Saat dikonfirmasi radarbali.id, ia menyampaikan jika cuaca ektrem seperti hujan lebat disertai angina kencang berpotensi di 7 (tujuh) Kabupaten di Bali.

 

Ketujuh kabupaten itu, yakni  Kabupaten Buleleng, Jembrana, Tabanan, Bangli, Klungkung dan Karangasem.

 

“Semuanya berstatus waspada,” ungkapnya pada Senin (13/9/2021).

 

Dwi Hartanto menambahkan, dampak hujan lebat ini bisa mengakibatkan banjir dan tanah longsor.

Baca Juga:  TEGA! Janji Bisa Loloskan Jadi PNS, Oknum PNS Buleleng Dipolisikan

 

Selain hujan lebat, Dwi juga mengingatkan adanya potensi gelombang tinggi di wilayah Selat Bali bagian selatan, Selat Badung, Selat Lombok bagian selatan, dan Samudera Hindia bagian selatan.

 

Untuk itu, dengan munculnya sejumlah potensi, pihaknya mengimbau kepada masyarakat dan pemerintah untuk lebih waspada. Termasuk bagi pengguna atau operator jasa transportasi laut dengan adanya potensi gelombang tinggi.

 

“Bagi pengguna atau operator jasa transportasi laut, seperti nelayan, wisata bahari, dan masyarakat yang beraktivitas di wilayah pesisir agar selalu waspada dengan munculnya gelombang setinggi 2 meter atau lebih,”tukasnya. 

 

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/