alexametrics
27.8 C
Denpasar
Sunday, June 26, 2022

Jelang Pilkada, Jumlah Pasien Sembuh Covid-19 di Bali Meningkat

DENPASAR-Menjelang hajatan Pilkada 9 Desember 2020, jumlah atau angka pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Bali yang dinyatakan sembuh terus mengalami peningkatan.

 

Terbaru, dari data yang dirilis Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Bali, Rabu (14/10), tercatat ada 141 pasien positif Covid-19 yang dinyatakan sembuh.

 

“Yang sembuh ada sebanyak 141 orang dan secara komulatif menjadi 9.116 orang. Mereka terdiri dari 9.090 WNI dan 26 WNA,” ujar Ketua Harian Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Bali, Dewa Made Indra.

 

Lebih lanjut, meski penambahan pasien sembuh tinggi, namun dari data yang diterima Satgas Covid-19 Bali, masih tercatat ada penambahan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 109 orang atau secara kumulatif menjadi 10.413 orang (Terdiri dari 10.384 WNI dan 29 WNA).

 

Selain itu, kabar buruk lainnya, juga ada tambahan 7 (Tujuh) kasus meninggal yang dilaporkan atau secara kumulatif menjadi 339 kasus (Terdiri dari 337 WNI dan 2 WNA).

 

Sementara terkait kasus aktif, hingga saat ini tercatat hanya tinggal 958 orang yang terdiri dari 957 WNI dan 1 WNA.

 

Terkait menurunnya jumlah kasus terkonfirmasi positif dan meningkatnya angka kesembuhan pasien Covid-19 di Bali, beragam tanggapan pun dilontarkan netizen.

 

Bukannya bersyukur, namun Netizen justru mencibir dan “ragu” dengan data yang disajikan pemerintah melalui Satgas Covid-19. Terlebih angka pasien sembuh naik menjelang hajatan Pilkada.

 

“Angka positif menurun karena mau Pilkada. Ternyata obat Covid itu Pilkada,” ujar salah seorang netizen menanggapi kasus Covid-19 di Bali.



DENPASAR-Menjelang hajatan Pilkada 9 Desember 2020, jumlah atau angka pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Bali yang dinyatakan sembuh terus mengalami peningkatan.

 

Terbaru, dari data yang dirilis Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Bali, Rabu (14/10), tercatat ada 141 pasien positif Covid-19 yang dinyatakan sembuh.

 

“Yang sembuh ada sebanyak 141 orang dan secara komulatif menjadi 9.116 orang. Mereka terdiri dari 9.090 WNI dan 26 WNA,” ujar Ketua Harian Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Bali, Dewa Made Indra.

 

Lebih lanjut, meski penambahan pasien sembuh tinggi, namun dari data yang diterima Satgas Covid-19 Bali, masih tercatat ada penambahan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 109 orang atau secara kumulatif menjadi 10.413 orang (Terdiri dari 10.384 WNI dan 29 WNA).

 

Selain itu, kabar buruk lainnya, juga ada tambahan 7 (Tujuh) kasus meninggal yang dilaporkan atau secara kumulatif menjadi 339 kasus (Terdiri dari 337 WNI dan 2 WNA).

 

Sementara terkait kasus aktif, hingga saat ini tercatat hanya tinggal 958 orang yang terdiri dari 957 WNI dan 1 WNA.

 

Terkait menurunnya jumlah kasus terkonfirmasi positif dan meningkatnya angka kesembuhan pasien Covid-19 di Bali, beragam tanggapan pun dilontarkan netizen.

 

Bukannya bersyukur, namun Netizen justru mencibir dan “ragu” dengan data yang disajikan pemerintah melalui Satgas Covid-19. Terlebih angka pasien sembuh naik menjelang hajatan Pilkada.

 

“Angka positif menurun karena mau Pilkada. Ternyata obat Covid itu Pilkada,” ujar salah seorang netizen menanggapi kasus Covid-19 di Bali.



Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/