alexametrics
27.6 C
Denpasar
Saturday, May 21, 2022

Virolog Unud Minta Waspadai Gelombang Ketiga dan Varian Delta Plus

DENPASAR – Kasus Covid-19 di Indonesia khsususnya di Bali semakin menurun. Jumlahnya kasus Sabtu (13/11/2021) hanya 11 orang yang terkonfirmasi positif.

 

Namun, demikian Bali mesti waspada disebabkan ada isu gelombang ketiga maupun Covid-19 varian baru virus corona AY.4.2 atau yang lebih dikenal dengan Delta Plus. Apalagi, varian baru dari Covid-19 tersebut dilaporkan sudah masuk Malaysia. 

 

Menurut Ahli Virologi Universitas Udayana Bali, I Gusti Ngurah Kade Mahardika, pola virus memang demikian. Diketahui virus varian delta plus sudah masuk Malaysia. 

 

Baginya Indonesia dapat menghadapi karena sudah pengalaman masuk virus lebih ganas yaitu varian delta.

- Advertisement -

 

“Apapun itu kita sudah mengalami varian delta paling tinggi. Gelombang tiga  atau apa pasti terjadi pola wabah begitu,” jelasnya. 

Baca Juga:  Baliho Caleg Ganggu Pemargi Bathara Lingsir

 

Virus Delta Plus sudah masuk di  Malaysia dan di Singapura  kemungkinan di Indonesia juga. Hanya saja terkait  data virus tak seperti di negara tetangga. 

 

Kendati demikian, ia menyarankan dalam menghadapi virus penangannya tak berbeda. Lemahnya di Bali mengenai tracing yang masih rendah. 

 

“Penanganan sama Covid-19. Bali catatan khusus tracing rendah mesti diperbaiki tidak perlu panik. Sistem penanggulangan wabah diperbaiki,” pintanya. 

 

Sekretaris Covid-19 Bali, I Made Rentin mengatakan, bahwa dalam pencegahan virus bahwa harus tetap  menaati protokol kesehatan dan vaksin.

 

“Tetap taat prokes dan vaksin,” kata Rentin.

 

Seperti diketahui vaksinasi Covid-19 di Bali berjalan dengan baik. Bahkan, paling baik di Indonesia yang dosis kedua sudah mencapai 87 persen lebih.

Baca Juga:  Polisi Gagalkan 3 Ton Daging Beku Selundupan di Pelabuhan Gilimanuk

- Advertisement -

DENPASAR – Kasus Covid-19 di Indonesia khsususnya di Bali semakin menurun. Jumlahnya kasus Sabtu (13/11/2021) hanya 11 orang yang terkonfirmasi positif.

 

Namun, demikian Bali mesti waspada disebabkan ada isu gelombang ketiga maupun Covid-19 varian baru virus corona AY.4.2 atau yang lebih dikenal dengan Delta Plus. Apalagi, varian baru dari Covid-19 tersebut dilaporkan sudah masuk Malaysia. 

 

Menurut Ahli Virologi Universitas Udayana Bali, I Gusti Ngurah Kade Mahardika, pola virus memang demikian. Diketahui virus varian delta plus sudah masuk Malaysia. 

 

Baginya Indonesia dapat menghadapi karena sudah pengalaman masuk virus lebih ganas yaitu varian delta.

 

“Apapun itu kita sudah mengalami varian delta paling tinggi. Gelombang tiga  atau apa pasti terjadi pola wabah begitu,” jelasnya. 

Baca Juga:  Polisi Gagalkan 3 Ton Daging Beku Selundupan di Pelabuhan Gilimanuk

 

Virus Delta Plus sudah masuk di  Malaysia dan di Singapura  kemungkinan di Indonesia juga. Hanya saja terkait  data virus tak seperti di negara tetangga. 

 

Kendati demikian, ia menyarankan dalam menghadapi virus penangannya tak berbeda. Lemahnya di Bali mengenai tracing yang masih rendah. 

 

“Penanganan sama Covid-19. Bali catatan khusus tracing rendah mesti diperbaiki tidak perlu panik. Sistem penanggulangan wabah diperbaiki,” pintanya. 

 

Sekretaris Covid-19 Bali, I Made Rentin mengatakan, bahwa dalam pencegahan virus bahwa harus tetap  menaati protokol kesehatan dan vaksin.

 

“Tetap taat prokes dan vaksin,” kata Rentin.

 

Seperti diketahui vaksinasi Covid-19 di Bali berjalan dengan baik. Bahkan, paling baik di Indonesia yang dosis kedua sudah mencapai 87 persen lebih.

Baca Juga:  Wabup Buleleng Prediksi Pandemi Covid-19 Capai Puncak Pada Mei - Juni


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/