alexametrics
26.5 C
Denpasar
Wednesday, July 6, 2022

Usai Ikuti Upacara Adat, Pejabat Inspektorat Buleleng Terpapar Covid

SINGARAJA– Salah seorang pejabat di Inspektorat Buleleng dinyatakan terkonfirmasi positif covid-19.

Dugaan sementara, pejabat Inspektorat ini terpapar covid-19 usai mengikuti upacara adat di kampungnya.

Sekretaris Satgas Penanganan Covid-19 Buleleng Gede Suyasa saat dikonfirmasi, Jumat (15/1) membenarkan hal tersebut.

Menurutnya pejabat yang bersangkutan sempat kehilangan indera penciuman. Sehingga ia memilih memeriksakan diri pada fasilitas kesehatan terdekat. Setelah dilakukan tes swab, ternyata hasilnya dinyatakan positif.

Suyasa menyatakan satgas telah melakukan penelusuran kontak pada pejabat tersebut. Di lingkungan kerja saja, ada 50 orang yang telah ditelusuri.

“Rekan-rekan kerjanya sudah menjalani rapid test antigen tadi pagi. Semuanya sudah dinyatakan non reaktif. Jadi ini bukan klaster perkantoran, karena di tempat kerjanya tidak ada yang terpapar,” kata Suyasa.

Setelah dilakukan penelusuran lebih lanjut, ternyata pejabat tersebut sempat pulang kampung pekan lalu guna mengikuti acara adat.

Tim surveillance menemukan, ada beberapa warga di kampung halamannya yang dinyatakan terkonfirmasi positif covid-19.

“Di kampungnya ada beberapa yang positif covid-19, tapi statusnya asimtomatik (tanpa gejala, Red). Kemungkinan terpaparnya dari sana,” jelas Suyasa.

Selanjutnya, usai dinyatakan positif, pejabat yang bersangkutan tengah menjalani perawatan di salah satu rumah sakit swasta yang ada di Singaraja, karena menunjukkan gejala ringan.

Selain itu ia memiliki penyakit bawaan, sehingga harus mendapat pengawasan. “Istri dan anaknya juga ikut dirawat di rumah sakit, karena terkonfirmasi juga. Penelusuran kontak masih kami lanjutkan,” tukasnya. 



SINGARAJA– Salah seorang pejabat di Inspektorat Buleleng dinyatakan terkonfirmasi positif covid-19.

Dugaan sementara, pejabat Inspektorat ini terpapar covid-19 usai mengikuti upacara adat di kampungnya.

Sekretaris Satgas Penanganan Covid-19 Buleleng Gede Suyasa saat dikonfirmasi, Jumat (15/1) membenarkan hal tersebut.

Menurutnya pejabat yang bersangkutan sempat kehilangan indera penciuman. Sehingga ia memilih memeriksakan diri pada fasilitas kesehatan terdekat. Setelah dilakukan tes swab, ternyata hasilnya dinyatakan positif.

Suyasa menyatakan satgas telah melakukan penelusuran kontak pada pejabat tersebut. Di lingkungan kerja saja, ada 50 orang yang telah ditelusuri.

“Rekan-rekan kerjanya sudah menjalani rapid test antigen tadi pagi. Semuanya sudah dinyatakan non reaktif. Jadi ini bukan klaster perkantoran, karena di tempat kerjanya tidak ada yang terpapar,” kata Suyasa.

Setelah dilakukan penelusuran lebih lanjut, ternyata pejabat tersebut sempat pulang kampung pekan lalu guna mengikuti acara adat.

Tim surveillance menemukan, ada beberapa warga di kampung halamannya yang dinyatakan terkonfirmasi positif covid-19.

“Di kampungnya ada beberapa yang positif covid-19, tapi statusnya asimtomatik (tanpa gejala, Red). Kemungkinan terpaparnya dari sana,” jelas Suyasa.

Selanjutnya, usai dinyatakan positif, pejabat yang bersangkutan tengah menjalani perawatan di salah satu rumah sakit swasta yang ada di Singaraja, karena menunjukkan gejala ringan.

Selain itu ia memiliki penyakit bawaan, sehingga harus mendapat pengawasan. “Istri dan anaknya juga ikut dirawat di rumah sakit, karena terkonfirmasi juga. Penelusuran kontak masih kami lanjutkan,” tukasnya. 



Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/