alexametrics
25.4 C
Denpasar
Tuesday, May 24, 2022

Rumah di Banjarnya Mantan Bupati Tabanan Eka Wisyastuti Terbakar

TABANAN – Sebuah rumah warga di Banjar Tegeh, Desa Angseri, Kecamatan Baturiti, Tabanan ludes terbakar Kamis malam (13/1). Rumah milik I Nyoman Sarka, 53, yang masih satu banjar dengan Mantan Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti itu terbakar di saat korban sedang bersama istrinya.

 

Diduga peristiwa kebakaran berada di rumah milik I Nyoman Sarka terbakar akibat adanya korsleting listrik dari kabel mesin cuci di rumah korban.  

 

Berdasarkan informasi yang diperoleh, peristiwa kebakaran tersebut baru diketahui terjadi sekitar pukul 23.30 Wita Kamis malam.

 

Sebelum kejadian tersebut, korban bernama I Nyoman Sarka, sedang tidur bersama istrinya. Namun saat itu sejatinya ia sudah mencium aroma tak sedap seperti benda yang terbakar di dalam kamarnya tersebut.

Baca Juga:  Ketua BKS LPD: Semua Sudah Melalui Proses dan Tak Ujug-ujug Kasepekang
- Advertisement -

 

Korban juga sempat menempelkan tangannya di tembok kamar tersebut dan merasa bahwa tembok tersebut panas. Tak hanya itu, Nyoman Sarka juga sempat menatap ke arah atap plafon kamar di mana ia melihat sudah merah seperti bara api.

 

Melihat itu, ia langsung memberi tahu istrinya, namun istri korban tak percaya dan memilih untuk melanjutkan tidurnya kembali.

 

Tak diduga, pada pukul 01.00 Wita Jumat dini hari (14/1) seorang saksi yang merupakan anak korban bernama Wayan Sudibia juga mencium aroma tak sedap dari luar rumahnya.

 

Ternyata, saksi sudah melihat melihat kobaran api yang begitu besar dari rumah tinggal ayah dan ibunya tersebut. Sebab, anaknya ini tinggal di bangunan yang berbeda.

Baca Juga:  Mimih Dewa Ratu…Rumah Terbakar, Sekeluarga Nyaris Terpanggang

 

Sontak, Wayan Sudibia langsung membangunkan orang tua (korban) beserta istri korban dan serentak memanggil warga sekitar untuk meminta pertolongan.

Tak lama kemudian masyarakat pun datang untuk membantu memadamkan api agar tidak kunjung besar dan merembet ke rumah-rumah yang lainnya. Setidaknya selama 1 jam penanganan manual, 3 unit damkar datang ke TKP untuk membantu proses pemadaman api.

 

Beruntung pukul 02.45 Wita api sudah berhasil dipadamkan.

 

“Sudah ditangani pasca diketahui. Diduga itu disebabkan oleh korsleting listrik,” ungkap Kapolsek Baturiti, Kompol Ida Bagus Putu Mertayasa, Jumat (14/1).

- Advertisement -

TABANAN – Sebuah rumah warga di Banjar Tegeh, Desa Angseri, Kecamatan Baturiti, Tabanan ludes terbakar Kamis malam (13/1). Rumah milik I Nyoman Sarka, 53, yang masih satu banjar dengan Mantan Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti itu terbakar di saat korban sedang bersama istrinya.

 

Diduga peristiwa kebakaran berada di rumah milik I Nyoman Sarka terbakar akibat adanya korsleting listrik dari kabel mesin cuci di rumah korban.  

 

Berdasarkan informasi yang diperoleh, peristiwa kebakaran tersebut baru diketahui terjadi sekitar pukul 23.30 Wita Kamis malam.

 

Sebelum kejadian tersebut, korban bernama I Nyoman Sarka, sedang tidur bersama istrinya. Namun saat itu sejatinya ia sudah mencium aroma tak sedap seperti benda yang terbakar di dalam kamarnya tersebut.

Baca Juga:  Dipicu Hujan dan Angin Kencang, Rumah Warga Miskin Tertimpa Pohon

 

Korban juga sempat menempelkan tangannya di tembok kamar tersebut dan merasa bahwa tembok tersebut panas. Tak hanya itu, Nyoman Sarka juga sempat menatap ke arah atap plafon kamar di mana ia melihat sudah merah seperti bara api.

 

Melihat itu, ia langsung memberi tahu istrinya, namun istri korban tak percaya dan memilih untuk melanjutkan tidurnya kembali.

 

Tak diduga, pada pukul 01.00 Wita Jumat dini hari (14/1) seorang saksi yang merupakan anak korban bernama Wayan Sudibia juga mencium aroma tak sedap dari luar rumahnya.

 

Ternyata, saksi sudah melihat melihat kobaran api yang begitu besar dari rumah tinggal ayah dan ibunya tersebut. Sebab, anaknya ini tinggal di bangunan yang berbeda.

Baca Juga:  Pohon Sakral Itu Tumbang Timpa Bale Banjar, Untung…

 

Sontak, Wayan Sudibia langsung membangunkan orang tua (korban) beserta istri korban dan serentak memanggil warga sekitar untuk meminta pertolongan.

Tak lama kemudian masyarakat pun datang untuk membantu memadamkan api agar tidak kunjung besar dan merembet ke rumah-rumah yang lainnya. Setidaknya selama 1 jam penanganan manual, 3 unit damkar datang ke TKP untuk membantu proses pemadaman api.

 

Beruntung pukul 02.45 Wita api sudah berhasil dipadamkan.

 

“Sudah ditangani pasca diketahui. Diduga itu disebabkan oleh korsleting listrik,” ungkap Kapolsek Baturiti, Kompol Ida Bagus Putu Mertayasa, Jumat (14/1).


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/