alexametrics
26.8 C
Denpasar
Thursday, May 26, 2022

Uang Tunai Rp5 Juta Ikut Jadi Abu Saat Rumah Nyoman Sarka Terbakar

Kebakaran rumah I Nyoman Sarka di Banjar Tegeh, Desa Angseri, Tabanan, berhasil dipadamkan. Api tidak sampai menghabiskan seluruh rumah dan rumah tetangganya. Walau begitu, sebagian perabot rumah tangga habis, termasuk uang tunaii Rp5 juta ikut jadi abu.

 

JULIADI, Tabanan

 

Rumah milik I Nyoman Sarka, 53, terbakar Kamis malam (13/1). Dugaannya, rumah itu terbakar akibat adanya korsleting listrik dari kabel mesin cuci di rumahnya.  

 

Peristiwa kebakaran itu terjadi sekitar Pukul 23.30 Wita. Sebelum peristiwa kebakaran berlangsung, korban bernama I Nyoman Sarka, sedang tidur bersama istrinya. Ia sempat mencium aroma seperti benda yang terbakar di rumahnya.

 

Sarka juga menempelkan tangannya di tembok kamar dan merasa bahwa tembok tersebut panas. Dia juga sempat menatap ke arah atap plafon kamar di mana ia melihat sudah merah seperti bara api.

 

Melihat hal tersebut, Sarka memberi tahu kepada sang istri. Namun sang istri tak percaya dan memilih untuk melanjutkan tidur.

Baca Juga:  Ular Sanca Sepanjang 3 Meter Hebohkan RSUP Sanglah

 

Sekitar Pukul 01.00 Wita Jumat dini hari (14/1), Wayan Sudibia, anak korban yang tinggal di bangunan rumah berbeda mencium aroma tak sedap dari luar rumahnya. Ia pun melihat ada api yang berkobar dari rumah tinggal ayah dan ibunya tersebut.

 

Wayan Sudibia pun langsung membangunkan orang tuanya. Mereka kemudian meminta pertolongan warga lain. Kebakaran ini pun dilaporkan ke Damkar Tabanan. Namun, selama satu jam menunggu damkar datang, warga memadamkan secara manual menggunakan ember. Api baru bisa dipadamkan sekitar Pukul 02.45 Wita setelah tiga damkar Tabanan dikerahkan.

 

Setelah olah TKP, diduga kuat kebakaran tersebut disebabkan oleh korsleting listrik pada kabel mesin cuci di dalam rumah korban.

 

Meski korban berhasil selamat dalam peristiwa tersebut, namun korban mengalami kerugian material puluhan juta rupiah. Tak hanya itu korban juga kehilangan uang tunai, lantaran ikut ludes terbakar.

Baca Juga:  Bangli Butuh Pemimpin yang Memiliki Leadership, Visioner dan Jujur

 

Kemudian akibat kejadian tersebut sejumlah barang yang terbakar di antaranya satu unit mesin cuci, satu buah lemari yang berisi pakaian dan uang tunai Rp 5 Juta. Selanjutnya adala satu buah kompor gas dan atap rumah yang hangus dilalap si jago merah. Kerugian material yang dialami korban ditaksir mencapai Rp 60 Juta.

 

“Sudah ditangani pasca diketahui. Diduga itu disebabkan oleh korsleting listrik,” ungkap Kapolsek Baturiti, Kompol Ida Bagus Putu Mertayasa, Jumat (14/1)

 

Pasca kejadian tersebut kerugian yang ditimbulkan sekitar Rp60 Juta. Setelah dilakukan olah TKP dan penyelidikan dari peristiwa kebakaran rumah milik I Nyoman Sarka.

 

“Diduga kuat kebakaran tersebut karena konsleting arus listrik yang bersumber dari kabel mesin cuci di rumah korban yang terbakar,” tandasnya.


Kebakaran rumah I Nyoman Sarka di Banjar Tegeh, Desa Angseri, Tabanan, berhasil dipadamkan. Api tidak sampai menghabiskan seluruh rumah dan rumah tetangganya. Walau begitu, sebagian perabot rumah tangga habis, termasuk uang tunaii Rp5 juta ikut jadi abu.

 

JULIADI, Tabanan

 

Rumah milik I Nyoman Sarka, 53, terbakar Kamis malam (13/1). Dugaannya, rumah itu terbakar akibat adanya korsleting listrik dari kabel mesin cuci di rumahnya.  

 

Peristiwa kebakaran itu terjadi sekitar Pukul 23.30 Wita. Sebelum peristiwa kebakaran berlangsung, korban bernama I Nyoman Sarka, sedang tidur bersama istrinya. Ia sempat mencium aroma seperti benda yang terbakar di rumahnya.

 

Sarka juga menempelkan tangannya di tembok kamar dan merasa bahwa tembok tersebut panas. Dia juga sempat menatap ke arah atap plafon kamar di mana ia melihat sudah merah seperti bara api.

 

Melihat hal tersebut, Sarka memberi tahu kepada sang istri. Namun sang istri tak percaya dan memilih untuk melanjutkan tidur.

Baca Juga:  Begini Penampakan Terakhir Kampung Samblong Pasca Dihantam Banjir

 

Sekitar Pukul 01.00 Wita Jumat dini hari (14/1), Wayan Sudibia, anak korban yang tinggal di bangunan rumah berbeda mencium aroma tak sedap dari luar rumahnya. Ia pun melihat ada api yang berkobar dari rumah tinggal ayah dan ibunya tersebut.

 

Wayan Sudibia pun langsung membangunkan orang tuanya. Mereka kemudian meminta pertolongan warga lain. Kebakaran ini pun dilaporkan ke Damkar Tabanan. Namun, selama satu jam menunggu damkar datang, warga memadamkan secara manual menggunakan ember. Api baru bisa dipadamkan sekitar Pukul 02.45 Wita setelah tiga damkar Tabanan dikerahkan.

 

Setelah olah TKP, diduga kuat kebakaran tersebut disebabkan oleh korsleting listrik pada kabel mesin cuci di dalam rumah korban.

 

Meski korban berhasil selamat dalam peristiwa tersebut, namun korban mengalami kerugian material puluhan juta rupiah. Tak hanya itu korban juga kehilangan uang tunai, lantaran ikut ludes terbakar.

Baca Juga:  Rumah di Banjarnya Mantan Bupati Tabanan Eka Wisyastuti Terbakar

 

Kemudian akibat kejadian tersebut sejumlah barang yang terbakar di antaranya satu unit mesin cuci, satu buah lemari yang berisi pakaian dan uang tunai Rp 5 Juta. Selanjutnya adala satu buah kompor gas dan atap rumah yang hangus dilalap si jago merah. Kerugian material yang dialami korban ditaksir mencapai Rp 60 Juta.

 

“Sudah ditangani pasca diketahui. Diduga itu disebabkan oleh korsleting listrik,” ungkap Kapolsek Baturiti, Kompol Ida Bagus Putu Mertayasa, Jumat (14/1)

 

Pasca kejadian tersebut kerugian yang ditimbulkan sekitar Rp60 Juta. Setelah dilakukan olah TKP dan penyelidikan dari peristiwa kebakaran rumah milik I Nyoman Sarka.

 

“Diduga kuat kebakaran tersebut karena konsleting arus listrik yang bersumber dari kabel mesin cuci di rumah korban yang terbakar,” tandasnya.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/