27.6 C
Denpasar
Saturday, February 4, 2023

Sembuh Covid 19 Melambung Tinggi di Bali, Boleh Isoman Asalkan Begini

DENPASAR – Penyebaran Omicron memang dirasa begitu cepat. Dalam hitungan minggu, jumlah kasus dari puluhan sudah menjadi ribuan. Upaya penurunan kasus pun terus dilakukan.

 

Salah satu upaya yang dilakukan untuk menurunkan kasus adalah mencegah penyebaran dengan memberlakukan isolasi terpusat (isoster) bagi pasien bergejala ringan.

 

Di Bali sendiri isoster dilakukan dan disediakan pemerintah. Kota Denpasar misalnya, menyediakan 4 isoster ketika kasus mulai naik di Bali. Namun, diakui bahwa tidak semua orang yang positif memilih isoster.

 

“Masih ada yang sebagian isoman, tapi sebagian besar yang dibawa ke isoster,” ujar Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai pada Senin (14/2/2022).

Baca Juga:  Tak Disiplin Jalankan Isolasi, Buleleng Buka Wacana Karantina Pasien

 

Mereka yang isoman dikategorikan dari segi usia pasien yang positif Covid-19. Semisalnya anak-anak dan orang tuanya diperkenankan untuk isolasi secara mandiri di rumahnya.

 

“Anak-anak dan lansia serta rumahnya memenuhi syarat masih diijinkan isoman dengan pengawasan dari Satgas setempat,” imbuh Dewa Rai.

 

Diketahui memang, dengan banyaknya isoman, tidak menutup kemungkinan penyebaran kasus positif Covid-19 jenis Omicron ini dengan mudah menyebar. Namun, dengan pengawasan yang ketat, diharapkan sudah menjadi jawaban atas hal itu.

Apalagi pengalaman tahun 2021 lalu, isoman mengakibatkan kasus penularan tak kunjung menurun. Setelah datangnya Koordinator PPKM Jawa-Bali, Luhut Binsar Pandjaitan ke Bali, semua wajib isoter, kemudian kasus baru bisa ditekan.

Baca Juga:  Hasil Uji Lab Swab Negatif, Satu Pasien PDP Covid-19 Dipulangkan

 

Diketahui, untuk update kasus harian Covid-19 di Bali, hari ini tercatat ada sebanyak 1.307 yang positif. Sedangkan jumlah pasien yang sembuh melambung tinggi, sebanyak 1.686 orang. Walau demikian, kasus yang tinggi mengakibatkan jumlah yang meninggal juga cukup tinggi, yakni sebanyak 20 orang dari seluruh wilayah di Bali. 



DENPASAR – Penyebaran Omicron memang dirasa begitu cepat. Dalam hitungan minggu, jumlah kasus dari puluhan sudah menjadi ribuan. Upaya penurunan kasus pun terus dilakukan.

 

Salah satu upaya yang dilakukan untuk menurunkan kasus adalah mencegah penyebaran dengan memberlakukan isolasi terpusat (isoster) bagi pasien bergejala ringan.

 

Di Bali sendiri isoster dilakukan dan disediakan pemerintah. Kota Denpasar misalnya, menyediakan 4 isoster ketika kasus mulai naik di Bali. Namun, diakui bahwa tidak semua orang yang positif memilih isoster.

 

“Masih ada yang sebagian isoman, tapi sebagian besar yang dibawa ke isoster,” ujar Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai pada Senin (14/2/2022).

Baca Juga:  Hasil Uji Lab Swab Negatif, Satu Pasien PDP Covid-19 Dipulangkan

 

Mereka yang isoman dikategorikan dari segi usia pasien yang positif Covid-19. Semisalnya anak-anak dan orang tuanya diperkenankan untuk isolasi secara mandiri di rumahnya.

 

“Anak-anak dan lansia serta rumahnya memenuhi syarat masih diijinkan isoman dengan pengawasan dari Satgas setempat,” imbuh Dewa Rai.

 

Diketahui memang, dengan banyaknya isoman, tidak menutup kemungkinan penyebaran kasus positif Covid-19 jenis Omicron ini dengan mudah menyebar. Namun, dengan pengawasan yang ketat, diharapkan sudah menjadi jawaban atas hal itu.

Apalagi pengalaman tahun 2021 lalu, isoman mengakibatkan kasus penularan tak kunjung menurun. Setelah datangnya Koordinator PPKM Jawa-Bali, Luhut Binsar Pandjaitan ke Bali, semua wajib isoter, kemudian kasus baru bisa ditekan.

Baca Juga:  Evakuasi Pekerja Tewas Tersetrum di Indomaret Berlangsung Dramatis

 

Diketahui, untuk update kasus harian Covid-19 di Bali, hari ini tercatat ada sebanyak 1.307 yang positif. Sedangkan jumlah pasien yang sembuh melambung tinggi, sebanyak 1.686 orang. Walau demikian, kasus yang tinggi mengakibatkan jumlah yang meninggal juga cukup tinggi, yakni sebanyak 20 orang dari seluruh wilayah di Bali. 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru