alexametrics
23.7 C
Denpasar
Sunday, May 22, 2022

Ngembak Geni, PHDI Minta Masyarakat Hindari Kerumunan

GIANYAR  – Ngembak Geni yang berlangsung Senin ini (15/3), masyarakat diminta tidak melakukan Darma Santi dalam jumlah banyak.

Hari yang identik dengan kunjungan ke tempat kerabat dan maaf maafan diminta lewat telekomunikasi saja.

Hal itu ditegaskan Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Gianyar, Wayan Ardana. “Di Ngembak Geni, karena kita hidup di masyarakat,

dengan semeton sami, itu sudah sewajarnya, saling maaf memaafkan. Biasanya saling kunjung mengunjungi, istilah kerennya Dharma Santi,” ujar Ardana.

Namun karena rangkaian Nyepi bersentuhan dengan Covid-19, jadi Dharma Santi diminta digelar kecil-kecilan.

“Melalui alat media, telepon, HP, kita mengucapkan selamat hari raya, dan mohon maaf kepada saudara kita. Termasuk, tidak Dharma Santi mengundang banyak orang, karena situasi,” pintanya.

Baca Juga:  Waspada Lonjakan Kasus Covid, RSUD Buleleng Mulai Siapkan Tim Khusus

PHDI meminta masyarakat saling menjaga satu sama lain dalam situasi ini. “Menjaga keluarga, jaga teman, mencegah supaya Covid jangan sampai merebak kembali,” ujar Ardana yang juga Tim Ahli Bupati Gianyar itu.

- Advertisement -

Sementara itu, Kabag Ops Polres Gianyar, Kompol Wayan Latra menambahkan, saat Ngembak Geni, polisi akan menjaga tempat yang berpotensi menimbulkan keramaian.

“Ngembak Geni, pantai kami jaga, Tirta Empul kami jaga. Minimal kami imbau untuk jaga jaraknya,” pungkasnya. 

- Advertisement -

GIANYAR  – Ngembak Geni yang berlangsung Senin ini (15/3), masyarakat diminta tidak melakukan Darma Santi dalam jumlah banyak.

Hari yang identik dengan kunjungan ke tempat kerabat dan maaf maafan diminta lewat telekomunikasi saja.

Hal itu ditegaskan Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Gianyar, Wayan Ardana. “Di Ngembak Geni, karena kita hidup di masyarakat,

dengan semeton sami, itu sudah sewajarnya, saling maaf memaafkan. Biasanya saling kunjung mengunjungi, istilah kerennya Dharma Santi,” ujar Ardana.

Namun karena rangkaian Nyepi bersentuhan dengan Covid-19, jadi Dharma Santi diminta digelar kecil-kecilan.

“Melalui alat media, telepon, HP, kita mengucapkan selamat hari raya, dan mohon maaf kepada saudara kita. Termasuk, tidak Dharma Santi mengundang banyak orang, karena situasi,” pintanya.

Baca Juga:  Waspada Lonjakan Kasus Covid, RSUD Buleleng Mulai Siapkan Tim Khusus

PHDI meminta masyarakat saling menjaga satu sama lain dalam situasi ini. “Menjaga keluarga, jaga teman, mencegah supaya Covid jangan sampai merebak kembali,” ujar Ardana yang juga Tim Ahli Bupati Gianyar itu.

Sementara itu, Kabag Ops Polres Gianyar, Kompol Wayan Latra menambahkan, saat Ngembak Geni, polisi akan menjaga tempat yang berpotensi menimbulkan keramaian.

“Ngembak Geni, pantai kami jaga, Tirta Empul kami jaga. Minimal kami imbau untuk jaga jaraknya,” pungkasnya. 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/