alexametrics
25.8 C
Denpasar
Saturday, May 28, 2022

Penjual Es Ditemukan Membusuk Lima Hari di Dalam Kamar

NEGARA – Seorang warga Lingkungan Terusan, Kelurahan Lelateng, Kecamatan Negara, Jembrana ditemukan meninggal dalam rumahnya, Minggu (14/3) lalu. Warga yang sehari-hari menjual es keliling tersebut diduga meninggal sudah lima hari sebelum ditemukan karena kondisi sudah membusuk.

 

Informasi yang dihimpun, korban diketahui bernama Muhammad Basri, 66. Jenazah korban ditemukan pertama kali oleh tetangganya, Imam Masum, 41, sekitar pukul 15.00 wita, saat membersihkan halaman rumah dan membakar sampah depan rumah korban. Karena tidak melihat korban sejak beberapa terakhir, menanyakan kepada tetangga. Namun tidak ada yang mengetahui keberadaan korban.

 

Saksi kemudian memanggil korban dari halaman rumah, tetapi tidak ada jawaban. Karena curiga, kemudian dicari ke dalam rumah melalui masuk lewat pintu belakang yang tidak terkunci. Saat baru pertama masuk, sudah tercium bau menyengat dari dalam kamar yang gelap. Saat dilihat dalam kamar dengan senter, ternyata ada mayat sudah membusuk tertutup dengan matras dan kondisi mayat telanjang.

Baca Juga:  Tertimpa Pohon Aas, Bak Penampungan Air di Desa Truyan Bangli Hancur

 

Kasatreskrim Polres Jembrana AKP Yogie Pramagita saat dikonfirmasi membenarkan adanya temuan mayat tersebut. Menurutnya, dari hasil keterangan saksi bahwa korban sudah tidak terlihat sekitar empat hari dan ditemukan sudah meninggal dalam kamar. Keluarga tidak berkenan untuk dilakukan otopsi dan mengikhlaskan meninggalnya korban.

 

“Tidak ada tanda-tanda kekerasan,” ujarnya.

 

Jenazah korban yang sempat dititipkan di kamar jenazah RSU Negara. Namun sudah dikubur Senin (15/3) di kuburan umum setempat.


NEGARA – Seorang warga Lingkungan Terusan, Kelurahan Lelateng, Kecamatan Negara, Jembrana ditemukan meninggal dalam rumahnya, Minggu (14/3) lalu. Warga yang sehari-hari menjual es keliling tersebut diduga meninggal sudah lima hari sebelum ditemukan karena kondisi sudah membusuk.

 

Informasi yang dihimpun, korban diketahui bernama Muhammad Basri, 66. Jenazah korban ditemukan pertama kali oleh tetangganya, Imam Masum, 41, sekitar pukul 15.00 wita, saat membersihkan halaman rumah dan membakar sampah depan rumah korban. Karena tidak melihat korban sejak beberapa terakhir, menanyakan kepada tetangga. Namun tidak ada yang mengetahui keberadaan korban.

 

Saksi kemudian memanggil korban dari halaman rumah, tetapi tidak ada jawaban. Karena curiga, kemudian dicari ke dalam rumah melalui masuk lewat pintu belakang yang tidak terkunci. Saat baru pertama masuk, sudah tercium bau menyengat dari dalam kamar yang gelap. Saat dilihat dalam kamar dengan senter, ternyata ada mayat sudah membusuk tertutup dengan matras dan kondisi mayat telanjang.

Baca Juga:  Terungkap! Klinik Rapid Test Antigen di Gilimanuk Bikin Kartel Harga

 

Kasatreskrim Polres Jembrana AKP Yogie Pramagita saat dikonfirmasi membenarkan adanya temuan mayat tersebut. Menurutnya, dari hasil keterangan saksi bahwa korban sudah tidak terlihat sekitar empat hari dan ditemukan sudah meninggal dalam kamar. Keluarga tidak berkenan untuk dilakukan otopsi dan mengikhlaskan meninggalnya korban.

 

“Tidak ada tanda-tanda kekerasan,” ujarnya.

 

Jenazah korban yang sempat dititipkan di kamar jenazah RSU Negara. Namun sudah dikubur Senin (15/3) di kuburan umum setempat.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/