alexametrics
23.7 C
Denpasar
Sunday, May 22, 2022

Warung Milik Warga Pendem Diamuk Api saat Hari Raya Nyepi

NEGARA – Kebakaran hebat terjadi di Lingkungan Pendem, Kelurahan Pendem, Kecamatan Negara, Jembrana Senin (15/3) dini hari saat berlangsungnya Hari Suci Nyepi. Sebuah warung permanen milik I Made Rai Puja, 62, beserta isinya ludes di lalap api.

 

 

Menurut informasi dari istri korban, Ni Made Mari Artini, 59, karena suasana hari Nyepi warung di depan rumah selama seharian tutup dan tidak ada melakukan kegiatan di warung termasuk melakukan sembahyang di warung.

 

Ketika kebakaran terjadi sekitar pukul 01.00 wita dini hari, korban yang berada dalam rumah mendengar suara barang terbakar di luar rumah. Saat bangun dan keluar kamar terlihat api sudah besar melalap sebuah warung miliknya.

Baca Juga:  Terus Terulang, Ratusan Rumah Warga Pengambengan Terendam Banjir

 

- Advertisement -

Korban sempat menyiram dengan bantuan air seadanya yang diambil dari selokan depan warung, berupaya menyiram tabung gas yang ada diluar warung.

 

Puluhan anggota dari dari Kompi C Yonif Mekanis 741 juga membantu korban memadamkan api yang semakin membesar. Api baru bisa dipadamkan setelah dua unit mobil pemadam kebakaran datang.

 

“Warungnya kebetulan dekat markas Kompi C, banyak anggota yang membantu sehingga api segera dipadamkan,” terang Kepala bidang perlindungan masyarakat Satpol PP Jembrana I Putu Pranajaya, Senin (15/3)

 

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun akibat kebakaran tersebut, korban mengalami kerugian mencapai Rp 100 juta.

- Advertisement -

NEGARA – Kebakaran hebat terjadi di Lingkungan Pendem, Kelurahan Pendem, Kecamatan Negara, Jembrana Senin (15/3) dini hari saat berlangsungnya Hari Suci Nyepi. Sebuah warung permanen milik I Made Rai Puja, 62, beserta isinya ludes di lalap api.

 

 

Menurut informasi dari istri korban, Ni Made Mari Artini, 59, karena suasana hari Nyepi warung di depan rumah selama seharian tutup dan tidak ada melakukan kegiatan di warung termasuk melakukan sembahyang di warung.

 

Ketika kebakaran terjadi sekitar pukul 01.00 wita dini hari, korban yang berada dalam rumah mendengar suara barang terbakar di luar rumah. Saat bangun dan keluar kamar terlihat api sudah besar melalap sebuah warung miliknya.

Baca Juga:  Wow! Mucikari Pekerjakan Tiga Terapis Plus-Plus, Dua Diantaranya Impor

 

Korban sempat menyiram dengan bantuan air seadanya yang diambil dari selokan depan warung, berupaya menyiram tabung gas yang ada diluar warung.

 

Puluhan anggota dari dari Kompi C Yonif Mekanis 741 juga membantu korban memadamkan api yang semakin membesar. Api baru bisa dipadamkan setelah dua unit mobil pemadam kebakaran datang.

 

“Warungnya kebetulan dekat markas Kompi C, banyak anggota yang membantu sehingga api segera dipadamkan,” terang Kepala bidang perlindungan masyarakat Satpol PP Jembrana I Putu Pranajaya, Senin (15/3)

 

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun akibat kebakaran tersebut, korban mengalami kerugian mencapai Rp 100 juta.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/