alexametrics
25.4 C
Denpasar
Monday, August 15, 2022

Tak Bawa Identitas dan Bekal, Polisi Pulangkan Belasan Bonek

NEGARA –Belasan supporter Persebaya Surabaya yang hendak menonton pertandingan di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Selasa malam (14/5) sekitar pukul 21.00 terpaksa diamankan.

 

Petugas terpaksa mengamankan puluhan supporter bondo nekat (Bonek), karena mereka tak memiliki identitas maupun bekal.

 

Seperti dibenarkan Kapolsek Kawasan Laut Gilimanuk, Kompol Nyoman Subawa.

Dikonfirmasi, Rabu (15/5) ia menjelaskan bahwa kronologi hingga para Bonek diamankan dan dipulangkan ke daerah asalnya itu setelah petugas polisi di Pos II pintu keluar Pelabuhan Gilimanuk memeriksa para penumpang yang usai turun dari kapal.

“Ada 18 remaja yang mengaku bonek. Saat kami mintai keterangan, mereka mengaku berasal dari Surabaya. Selain tidak membawa identitas juga tidak membawa uang bekal,” terang Nyoman Subawa.

Baca Juga:  Angka Kematian Covid-19 Tinggi, Buleleng Merosot ke Zona Merah

 

Lantaran tanpa identitas dan uang bekal, para bonek ini  akhirnya dipulangkan dengan ditumpangkan kapal motor penumpang (KMP) Trans Jawa 9.

 

“Sebelum dikembalikan mereka kita berikan pembinaan. Mereka kita kembalikan untuk menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, seperti tindakan kriminal dan untuk menghindari mereka terlantar dalam perjalan serta demi keselamatan mereka sendiri,” tukasnya.



NEGARA –Belasan supporter Persebaya Surabaya yang hendak menonton pertandingan di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Selasa malam (14/5) sekitar pukul 21.00 terpaksa diamankan.

 

Petugas terpaksa mengamankan puluhan supporter bondo nekat (Bonek), karena mereka tak memiliki identitas maupun bekal.

 

Seperti dibenarkan Kapolsek Kawasan Laut Gilimanuk, Kompol Nyoman Subawa.

Dikonfirmasi, Rabu (15/5) ia menjelaskan bahwa kronologi hingga para Bonek diamankan dan dipulangkan ke daerah asalnya itu setelah petugas polisi di Pos II pintu keluar Pelabuhan Gilimanuk memeriksa para penumpang yang usai turun dari kapal.

“Ada 18 remaja yang mengaku bonek. Saat kami mintai keterangan, mereka mengaku berasal dari Surabaya. Selain tidak membawa identitas juga tidak membawa uang bekal,” terang Nyoman Subawa.

Baca Juga:  Bali United Juara, Ahmad Bersih Tunaikan Nazar Jalan Kaki 59 Kilometer

 

Lantaran tanpa identitas dan uang bekal, para bonek ini  akhirnya dipulangkan dengan ditumpangkan kapal motor penumpang (KMP) Trans Jawa 9.

 

“Sebelum dikembalikan mereka kita berikan pembinaan. Mereka kita kembalikan untuk menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, seperti tindakan kriminal dan untuk menghindari mereka terlantar dalam perjalan serta demi keselamatan mereka sendiri,” tukasnya.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/