alexametrics
28.7 C
Denpasar
Saturday, August 13, 2022

Mulai Pulih, Pelajar SDN 3 Pemuteran Korban Keracunan Dipulangkan

SINGARAJA – Sebanyak 15 orang korban keracunan di SDN 3 Pemuteran yang menjalani rawat inap di RS Pratama Tangguwisia dan Pusekesmas Gerokgak I, sudah dipulangkan Kamis (14/6) siang.

Gejala keracunan dari para korban sudah lebih baik, sehingga mereka diizinkan pulang oleh dokter. Sebagai catatan, jumlah korban keracunan, hingga Rabu (13/6) tengah malam, terus bertambah.

Data Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Buleleng menunjukkan, ada 97 orang yang memeriksakan diri ke puskesmas.

Tak menutup kemungkinan jumlahnya lebih besar, karena ada beberapa siswa yang tak diperiksakan ke Puskesmas.

“Data terakhir kemarin malam yang dibawa ke Puskesmas Gerokgak 1 sebanyak 97 orang. Jumlah yang mengalami rawat inap 14 orang.

Baca Juga:  Asrama Sempat Dijadikan Tempat Karantina, Kini Aman dan Steril

Itu ada di dua lokasi, tujuh orang di Puskesmas, delapan orang di RS Pratama. Tetapi hari ini semuanya sudah dipulangkan,” kata Kepala Disdikpora Buleleng, Gede Suyasa kemarin.

Seperti diberitakan sebelumnya, keracunan massal melanda siswa di SDN 3 Pemuteran. Bukan hanya siswa, beberapa kerabat siswa juga ada yang keracunan.

Diduga keracunan dipicu nasi bungkus yang dibagikan pada acara perpisahan di sekolah setempat. Nasi bungkus dibagikan pada pukul 09.00, Rabu pagi.

Sementara gejala keracunan baru dialami sekitar pukul 14.00 siang. Akibatnya puluhan orang terpaksa dilarikan ke Puskesmas Gerokgak I.

Sebanyak 15 orang diantaranya harus menjalani rawat inap di RS Pratama Tangguwisia dan Puskesmas Gerokgak I.

Baca Juga:  Yayasan di Denpasar Diduga Gelapkan Sumbangan Covid-19 Belasan Miliar


SINGARAJA – Sebanyak 15 orang korban keracunan di SDN 3 Pemuteran yang menjalani rawat inap di RS Pratama Tangguwisia dan Pusekesmas Gerokgak I, sudah dipulangkan Kamis (14/6) siang.

Gejala keracunan dari para korban sudah lebih baik, sehingga mereka diizinkan pulang oleh dokter. Sebagai catatan, jumlah korban keracunan, hingga Rabu (13/6) tengah malam, terus bertambah.

Data Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Buleleng menunjukkan, ada 97 orang yang memeriksakan diri ke puskesmas.

Tak menutup kemungkinan jumlahnya lebih besar, karena ada beberapa siswa yang tak diperiksakan ke Puskesmas.

“Data terakhir kemarin malam yang dibawa ke Puskesmas Gerokgak 1 sebanyak 97 orang. Jumlah yang mengalami rawat inap 14 orang.

Baca Juga:  Hujan Lebat, Got Meluap di Luwus, Jalur Bedugul Macet Sepanjang 18 Km

Itu ada di dua lokasi, tujuh orang di Puskesmas, delapan orang di RS Pratama. Tetapi hari ini semuanya sudah dipulangkan,” kata Kepala Disdikpora Buleleng, Gede Suyasa kemarin.

Seperti diberitakan sebelumnya, keracunan massal melanda siswa di SDN 3 Pemuteran. Bukan hanya siswa, beberapa kerabat siswa juga ada yang keracunan.

Diduga keracunan dipicu nasi bungkus yang dibagikan pada acara perpisahan di sekolah setempat. Nasi bungkus dibagikan pada pukul 09.00, Rabu pagi.

Sementara gejala keracunan baru dialami sekitar pukul 14.00 siang. Akibatnya puluhan orang terpaksa dilarikan ke Puskesmas Gerokgak I.

Sebanyak 15 orang diantaranya harus menjalani rawat inap di RS Pratama Tangguwisia dan Puskesmas Gerokgak I.

Baca Juga:  Yayasan di Denpasar Diduga Gelapkan Sumbangan Covid-19 Belasan Miliar

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/