alexametrics
25.4 C
Denpasar
Thursday, July 7, 2022

Hii…Kendarai Motor, Penderita Hipertensi Meninggal di Jalur Tengkorak

NEGARA – I Kadek Purnawan,42,, awalnya mengira orang yang dilihatnya tergeletak dipinggir jalan adalan orang mabuk. Padahal orang tersebut meregang nyawa karena penyakitnya kambuh.

Semua bermula ketika Sabtu (14/7) siang sekitar pukul 13.30 Purnawan, warga Melaya, ini datang dari arah barat  sehabis membeli solar di SPBU Sumbersari.

Setibanya di barat pos polisi Sumbersari atau di tanjakan Batukarung, Purnawan melihat ada orang yang mengendarai sepeda motor berhenti di pinggir jalan jurusan Denpasar-Gilimanuk.

Setelah mendongkrak sepeda motor Honda Vario warna Hitam Dk 6947 ZS, orang itu berbaring menghadap ke timur.

Awalnya Purnawan mengira orang tersebut dalam keadaan mabuk. Dia lalu memanggil orang itu, namun tidak ada respons.

Saksi kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Pos Lantas Sumbersari. Setelah dicek anggota lantas, orang itu lalu dibawa ke Puskesmas Melaya untuk mendapatkan pertolongan. “

Namun dari keterangan dokter orang itu sudah meninggal dunia. Tidak ditemukan luka-luka dan tanda-tanda kekerasan di tubuhnya,” ujar Kasatreskrim Polres Jembrana AKP Yusak Agustinus Sooai.

Setelah ditelusuri orang tersebut bernama I Gede Merta, 56. Warga banjar Sumbersari, Melaya suami dari Ni Komang Ratiani, 50.

Dari keterangan dari pihak keluarga, Merta memang memiliki riwayat hipertensi yang diduga kambuh saat mengendarai motor itu.

“Keluarga menerima meninggalnya korban secara ikhlas karena korban diketahui punya riwayat dan menolak dilakukan tindakan otopsi,” ujarnya



NEGARA – I Kadek Purnawan,42,, awalnya mengira orang yang dilihatnya tergeletak dipinggir jalan adalan orang mabuk. Padahal orang tersebut meregang nyawa karena penyakitnya kambuh.

Semua bermula ketika Sabtu (14/7) siang sekitar pukul 13.30 Purnawan, warga Melaya, ini datang dari arah barat  sehabis membeli solar di SPBU Sumbersari.

Setibanya di barat pos polisi Sumbersari atau di tanjakan Batukarung, Purnawan melihat ada orang yang mengendarai sepeda motor berhenti di pinggir jalan jurusan Denpasar-Gilimanuk.

Setelah mendongkrak sepeda motor Honda Vario warna Hitam Dk 6947 ZS, orang itu berbaring menghadap ke timur.

Awalnya Purnawan mengira orang tersebut dalam keadaan mabuk. Dia lalu memanggil orang itu, namun tidak ada respons.

Saksi kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Pos Lantas Sumbersari. Setelah dicek anggota lantas, orang itu lalu dibawa ke Puskesmas Melaya untuk mendapatkan pertolongan. “

Namun dari keterangan dokter orang itu sudah meninggal dunia. Tidak ditemukan luka-luka dan tanda-tanda kekerasan di tubuhnya,” ujar Kasatreskrim Polres Jembrana AKP Yusak Agustinus Sooai.

Setelah ditelusuri orang tersebut bernama I Gede Merta, 56. Warga banjar Sumbersari, Melaya suami dari Ni Komang Ratiani, 50.

Dari keterangan dari pihak keluarga, Merta memang memiliki riwayat hipertensi yang diduga kambuh saat mengendarai motor itu.

“Keluarga menerima meninggalnya korban secara ikhlas karena korban diketahui punya riwayat dan menolak dilakukan tindakan otopsi,” ujarnya



Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/