alexametrics
29.8 C
Denpasar
Friday, May 27, 2022

Giri Prasta Ajak Semeton Pasek Bali Bersatu

BADUNG, Radar Bali – Bupati Badung, I Nyoman Giri Prasta yang juga mengemban amanah sebagai Ketua Maha Gotra Pasek Sanak Sapta Rsi (MGPSSR) Provinsi Bali memimpin rapat koordinasi (rakor) MGPSSR Bali dengan MGPSSR Kabupaten/Kota di Rumah Jabatan Bupati Badung, Kamis (14/10).

 

Rakor yang dihadiri seluruh Ketua MGPSSR Kabupaten/Kota se-Bali ini membahas pujawali yang akan dilaksanakan di Pura Punduk Dawa, Kabupaten Klungkung.

 

Dalam sambutannya, Giri Prasta mengatakan merupakan sebuah kewajiban bagi pihaknya untuk mengingatkan Semeton Pasek agar selalu eling pada jati diri dalam melaksanakan catur swadarmaning kepasekan dan sesana kepasekan.

 

“Saya dan semeton pasek lainnya merupakan keluarga besar satu darah. Mari kita sebagai keluarga besar MGPSSR membangun persaudaraan yang kuat, bersatu membangun Bali seutuhnya dan Negara Kesatuan Republik Indonesia pada umumnya. Yang dulu ada hal tidak baik kita tinggalkan. Yang baik kita pertahankan, kita kuatkan dan kita lestarikan. Yang sekarang kita lakukan dengan baik dan yang ke depan kita sempurnakan,” ujarnya.

Baca Juga:  FANTASTIS!!Dana Promosi Badung Naik Tiga Kali Lipat

 

Giri Prasta juga mengajak Semeton Pasek untuk menunjukkan jati diri. Diantaranya dengan mengedepankan rasa bakti ring Ida Hyang Widhi Wasa, bakti ring kawitan, tindih ring bhisama, dan guyub ring semeton.

 

Lebih lanjut, orang nomor satu di Bumi Keris Badung itu meminta pengurus MGPSSR se-Bali membuat big data.

 

Hal ini dilakukan lewat pendataan keberadaan dadia, Sulinggih Pasek, dan Semeton Pasek di seluruh kecamatan di Bali.

 

“Saya siap mensupport dengan memberikan dana pribadi untuk operasional sebesar Rp 10 juta tiap 3 bulan. Saya menginginkan tidak ada lagi friksi dan faksi dalam urusan mahagotra. Daya siap selalu berdiri paling depan untuk Semeton Pasek. Jangan sampai terjadi diskriminasi dan jangan sampai terpecah belah,” tegasnya.

Baca Juga:  Naik Motor Tanpa Helm, Belok Mendadak, Purnawirawan TNI Tewas Tabrakan

 

Ditambahkan Giri Prasta usai pujawali, pihaknya akan melakukan anjangsana keliling Bali untuk menyapa semeton-semeton pasek di seluruh pelosok Pulau Dewata. Termasuk melihat secara langsung dadia-dadia yang perlu diperbaiki.

 

“Saya mohon untuk semuanya kita bersatu. Karena kalau kita bersatu setengah perjuangan kita berhasil. Apabila tidak bersatu, setengah perjuangan kita gagal. Saya akan perjuangkan semua hak-hak Semeton Pasek ini dan terima kasih atas support dan dukungan penuh yang telah diberikan kepada saya,” imbuhnya.(rba)


BADUNG, Radar Bali – Bupati Badung, I Nyoman Giri Prasta yang juga mengemban amanah sebagai Ketua Maha Gotra Pasek Sanak Sapta Rsi (MGPSSR) Provinsi Bali memimpin rapat koordinasi (rakor) MGPSSR Bali dengan MGPSSR Kabupaten/Kota di Rumah Jabatan Bupati Badung, Kamis (14/10).

 

Rakor yang dihadiri seluruh Ketua MGPSSR Kabupaten/Kota se-Bali ini membahas pujawali yang akan dilaksanakan di Pura Punduk Dawa, Kabupaten Klungkung.

 

Dalam sambutannya, Giri Prasta mengatakan merupakan sebuah kewajiban bagi pihaknya untuk mengingatkan Semeton Pasek agar selalu eling pada jati diri dalam melaksanakan catur swadarmaning kepasekan dan sesana kepasekan.

 

“Saya dan semeton pasek lainnya merupakan keluarga besar satu darah. Mari kita sebagai keluarga besar MGPSSR membangun persaudaraan yang kuat, bersatu membangun Bali seutuhnya dan Negara Kesatuan Republik Indonesia pada umumnya. Yang dulu ada hal tidak baik kita tinggalkan. Yang baik kita pertahankan, kita kuatkan dan kita lestarikan. Yang sekarang kita lakukan dengan baik dan yang ke depan kita sempurnakan,” ujarnya.

Baca Juga:  Duh Gusti, Nyari Kayu Bakar, Jatuh, Nenek Tewas

 

Giri Prasta juga mengajak Semeton Pasek untuk menunjukkan jati diri. Diantaranya dengan mengedepankan rasa bakti ring Ida Hyang Widhi Wasa, bakti ring kawitan, tindih ring bhisama, dan guyub ring semeton.

 

Lebih lanjut, orang nomor satu di Bumi Keris Badung itu meminta pengurus MGPSSR se-Bali membuat big data.

 

Hal ini dilakukan lewat pendataan keberadaan dadia, Sulinggih Pasek, dan Semeton Pasek di seluruh kecamatan di Bali.

 

“Saya siap mensupport dengan memberikan dana pribadi untuk operasional sebesar Rp 10 juta tiap 3 bulan. Saya menginginkan tidak ada lagi friksi dan faksi dalam urusan mahagotra. Daya siap selalu berdiri paling depan untuk Semeton Pasek. Jangan sampai terjadi diskriminasi dan jangan sampai terpecah belah,” tegasnya.

Baca Juga:  Duh, Hasil Audit Turun, Kerugian Korupsi Tukad Mati Naik Rp 100 Juta

 

Ditambahkan Giri Prasta usai pujawali, pihaknya akan melakukan anjangsana keliling Bali untuk menyapa semeton-semeton pasek di seluruh pelosok Pulau Dewata. Termasuk melihat secara langsung dadia-dadia yang perlu diperbaiki.

 

“Saya mohon untuk semuanya kita bersatu. Karena kalau kita bersatu setengah perjuangan kita berhasil. Apabila tidak bersatu, setengah perjuangan kita gagal. Saya akan perjuangkan semua hak-hak Semeton Pasek ini dan terima kasih atas support dan dukungan penuh yang telah diberikan kepada saya,” imbuhnya.(rba)


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/