alexametrics
25.4 C
Denpasar
Thursday, August 18, 2022

Permudah Layanan, Karangasem Gencar Galakkan Program “Goes to Banjar”

AMLAPURA-Dalam rangka mengimplementasi dan menjabarkan visi misi dan program unggulan serta mewujudkan tata kelola pemerintah yang berkarakter, Pemkab Karangasem menggelar “Goes to Banjar”.

Melalui Program “Goes to Banjar”, sejumlah pelayanan dari berbagai organisasi perangkat daerah (OPD) dilaksanakan di desa atau banjar.

Seperti pada kegiatan “Goes to Banjar”  yang digelar di Desa Tulamben, Kecamatan Abang, Jumat (14/12).

Pada kegiatan yang dihadiri Wakil Bupati Karangasem, I Wayan Artha Dipa dan para OPD, dilaksanakan sebanyak 157 Jenis layanan.

Adapun sejumlah layanan yang digelar saat “Goes to Banjar”, itu, terdiri dari 98 jenis layanan perizinan dan 59 jenis layanan non perizinan.

“Total petugas yang dilibatkan saat “Goes to Banjar” ini yakni sebanyak 108 orang,”terang Ketua Panitia “Goes to Banjar” I Wayan Putu Laba Erawan.

Baca Juga:  Sudirta Bergotong Royong ’Blusukan’’ Sambangi Warga Cacat dan Miskin

Bahkan selain memberikan pelayanan bagi masyarakat, pada kesempatan itu juga dilangsungkan

penyerahan Kartu Karangasem Cerdas (KKC) bagi kelompok belajar (Kejar) Paket A,B,C, KKC SD dan KKC SMP.

Tak hanya KKC, “Goes to Banjar” juga dilaksakan penyerahan administrasi kependudukan berupa  penyerahan 128 keping KTP warga Desa Tulamben,

penyerahan 2 akte perkawinan,  2 lembar akte kelahiran , 165 keping KTP warga Desa Tianyar Barat, penyerahan surat izin atau perizinan tempat usaha, izin

pemanfaatan ruang, dan surat izin praktek perawat.

Sementara Wakil Bupati Karangasem I Wayan Artha Dipa, dalam sambutannya mengatakan, bahwa gagasan penyelenggaraan pelayanan terpadu “Goes to Banjar”

dilaksanakan sebagai wujud nyata kehadiran Pemkab Karangasem di tengah-tengah masyarakat untuk mendekatkan dan memberikan kemudahan, pelayanan kepada masyarakat.

Baca Juga:  Diterjang Banjir, Akses Menuju Obyek Wisata Rumah Pohon Putus Lagi

”Sehingga melalui program ini, untuk memperoleh pelayanan, masyarakat tidak perlu lagi datang jauh-jauh ke kabupaten karena cukup dengan datang ke banjar yang terdekat dengan tempat tinggalnya,”tukas Artha Dipa. 



AMLAPURA-Dalam rangka mengimplementasi dan menjabarkan visi misi dan program unggulan serta mewujudkan tata kelola pemerintah yang berkarakter, Pemkab Karangasem menggelar “Goes to Banjar”.

Melalui Program “Goes to Banjar”, sejumlah pelayanan dari berbagai organisasi perangkat daerah (OPD) dilaksanakan di desa atau banjar.

Seperti pada kegiatan “Goes to Banjar”  yang digelar di Desa Tulamben, Kecamatan Abang, Jumat (14/12).

Pada kegiatan yang dihadiri Wakil Bupati Karangasem, I Wayan Artha Dipa dan para OPD, dilaksanakan sebanyak 157 Jenis layanan.

Adapun sejumlah layanan yang digelar saat “Goes to Banjar”, itu, terdiri dari 98 jenis layanan perizinan dan 59 jenis layanan non perizinan.

“Total petugas yang dilibatkan saat “Goes to Banjar” ini yakni sebanyak 108 orang,”terang Ketua Panitia “Goes to Banjar” I Wayan Putu Laba Erawan.

Baca Juga:  Demi Perbaiki Hidup, Rela Tinggalkan Anak Bungsu Sendirian di Bali

Bahkan selain memberikan pelayanan bagi masyarakat, pada kesempatan itu juga dilangsungkan

penyerahan Kartu Karangasem Cerdas (KKC) bagi kelompok belajar (Kejar) Paket A,B,C, KKC SD dan KKC SMP.

Tak hanya KKC, “Goes to Banjar” juga dilaksakan penyerahan administrasi kependudukan berupa  penyerahan 128 keping KTP warga Desa Tulamben,

penyerahan 2 akte perkawinan,  2 lembar akte kelahiran , 165 keping KTP warga Desa Tianyar Barat, penyerahan surat izin atau perizinan tempat usaha, izin

pemanfaatan ruang, dan surat izin praktek perawat.

Sementara Wakil Bupati Karangasem I Wayan Artha Dipa, dalam sambutannya mengatakan, bahwa gagasan penyelenggaraan pelayanan terpadu “Goes to Banjar”

dilaksanakan sebagai wujud nyata kehadiran Pemkab Karangasem di tengah-tengah masyarakat untuk mendekatkan dan memberikan kemudahan, pelayanan kepada masyarakat.

Baca Juga:  Hampir 10 Ribu Ekor Sapi di Karangasem Divaksin

”Sehingga melalui program ini, untuk memperoleh pelayanan, masyarakat tidak perlu lagi datang jauh-jauh ke kabupaten karena cukup dengan datang ke banjar yang terdekat dengan tempat tinggalnya,”tukas Artha Dipa. 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/