alexametrics
26.5 C
Denpasar
Saturday, May 21, 2022

Menhub Minta Poltrada Bali Jangan Cuma Cetak Taruna Transportasi

TABANAN – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meminta kepada pimpinan kampus transportasi darat, laut dan udara, termasuk Poltrada Bali, jangan cuma mencetak taruna-taruna dan insan akademis yang ahli di bidang transportasi.

 

Budi Karya Sumadi juga meminta kampus trandsportasi di bawah Kemenhub itu juga mampu menciptakan start up-start up baru yang dapat membuka usaha bagi masyarakat dan memanfaatkan potensi-potensi yang ada di wilayah masing-masing untuk dijadikan dunia usaha.

 

“Karena ini di Bali, saya tugaskan kepala sekolah Poltrada membuat startup di Tabanan. Di sini banyak petani ada penghasil kelapa, beras dan produk pertanian lainnya. Bagaimana sekarang membuat kelompok startup yang menjual produk itu ke hotel sehingga petani bisa menikmati hasil,” tutur Budi Karya Sumadi ketika meninjau gedung baru Kampus Politeknik Transportasi Darat (Poltrada) yang dilengkapi dengan fasilitas perpustakaan digital (e-library), Sabtu (15/1).

 

Ada banyak lagi inovasi lain yang dilakukan. Selain dunia start up. Bali sendiri banyak tempat wisata, sebagai politeknik bagaimana memberikan solusi dan inovasi agar transportasi wisata bisa menyelesaikan masalah, bagaimana yang lebih tepat dan terintegrasi.

Baca Juga:  Hilang Berhari-hari, Nelayan Jembrana yang Hilang Akhirnya Pulang
- Advertisement -

 

“Jadi kita harus berubah dengan kemerdekaan, pesan saya juga harus punya daya juang sehingga mampu membuat perubahan dan memberi kontribusi nyata di Bali,” ungkapnya.  

 

Di sisi lain Menhub menekankan pentingnya digitalisasi dalam rangka meningkatkan kualitas SDM transportasi yang berdaya saing.

 

Perkembangan teknologi informasi dan digitalisasi yang sangat cepat. Secara otomatis sejumlah perguruan tingginya harus mempersiapkan diri agar dapat mengejar dan menyesuaikan diri dengan cepatnya perubahan yang terjadi.

 

“Di era disrupsi ini, kita sebagai insan perhubungan, khususnya di bidang pendidikan harus terus berinovasi agar tidak tertinggal dengan SDM dari negara lain,” kata Menhub.

 

Menhub menuturkan, dalam melakukan perubahan di bidang pendidikan transportasi, perlu melakukan kolaborasi dengan pihak-pihak yang kompeten, yang telah banyak melakukan perubahan baik di bidang pendidikan maupun di bidang teknologi informasi.

 

“Kita harus out of the box dan tidak mengacu pada silabus pendidikan yang ada saja, tetapi harus berinovasi. Di gedung baru Poltrada ini nantinya akan disiapkan perpustakaan digital (e-library) yang akan menarik perhatian para taruna-taruni,” ucap Menhub.

Baca Juga:  Selain Babi Mati dengan Usus Terburai, Belasan Ayam Hilang di Tabanan

 

Di sisi lain Plt Kepala BPSDMP Kemenhub Capt. Antoni Arif Priadi mengungkapkan, pihaknya terus berupaya melakukan perubahan dan inovasi dalam rangka meningkatkan kualitas SDM transportasi.

 

Dia mengatakan, tengah berkolaborasi dengan Kemendikbud dalam mendukung program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka.

 

Merdeka Belajar – Kampus Merdeka merupakan bagian dari kebijakan Merdeka Belajar, yang memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk mengasah kemampuan sesuai bakat dan minat, dengan terjun langsung ke dunia kerja sebagai persiapan karir masa depan.

 

Sehingga mahasiswa nantinya memiliki kemampuan untuk menguasai beragam keilmuan yang berguna di dunia kerja nantinya.

 

“Jadi misalnya dia menempuh pendidikan pilot atau pelaut. Dia tidak hanya bisa bekerja menjadi pilot atau pelaut saja, tetapi bisa juga menjadi pengusaha di bidang penerbangan atau pelayaran,” pungkasnya.

- Advertisement -

TABANAN – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meminta kepada pimpinan kampus transportasi darat, laut dan udara, termasuk Poltrada Bali, jangan cuma mencetak taruna-taruna dan insan akademis yang ahli di bidang transportasi.

 

Budi Karya Sumadi juga meminta kampus trandsportasi di bawah Kemenhub itu juga mampu menciptakan start up-start up baru yang dapat membuka usaha bagi masyarakat dan memanfaatkan potensi-potensi yang ada di wilayah masing-masing untuk dijadikan dunia usaha.

 

“Karena ini di Bali, saya tugaskan kepala sekolah Poltrada membuat startup di Tabanan. Di sini banyak petani ada penghasil kelapa, beras dan produk pertanian lainnya. Bagaimana sekarang membuat kelompok startup yang menjual produk itu ke hotel sehingga petani bisa menikmati hasil,” tutur Budi Karya Sumadi ketika meninjau gedung baru Kampus Politeknik Transportasi Darat (Poltrada) yang dilengkapi dengan fasilitas perpustakaan digital (e-library), Sabtu (15/1).

 

Ada banyak lagi inovasi lain yang dilakukan. Selain dunia start up. Bali sendiri banyak tempat wisata, sebagai politeknik bagaimana memberikan solusi dan inovasi agar transportasi wisata bisa menyelesaikan masalah, bagaimana yang lebih tepat dan terintegrasi.

Baca Juga:  Banyak Pelanggan Tak Kuat Bayar, PDAM Bebaskan Denda Keterlambatan

 

“Jadi kita harus berubah dengan kemerdekaan, pesan saya juga harus punya daya juang sehingga mampu membuat perubahan dan memberi kontribusi nyata di Bali,” ungkapnya.  

 

Di sisi lain Menhub menekankan pentingnya digitalisasi dalam rangka meningkatkan kualitas SDM transportasi yang berdaya saing.

 

Perkembangan teknologi informasi dan digitalisasi yang sangat cepat. Secara otomatis sejumlah perguruan tingginya harus mempersiapkan diri agar dapat mengejar dan menyesuaikan diri dengan cepatnya perubahan yang terjadi.

 

“Di era disrupsi ini, kita sebagai insan perhubungan, khususnya di bidang pendidikan harus terus berinovasi agar tidak tertinggal dengan SDM dari negara lain,” kata Menhub.

 

Menhub menuturkan, dalam melakukan perubahan di bidang pendidikan transportasi, perlu melakukan kolaborasi dengan pihak-pihak yang kompeten, yang telah banyak melakukan perubahan baik di bidang pendidikan maupun di bidang teknologi informasi.

 

“Kita harus out of the box dan tidak mengacu pada silabus pendidikan yang ada saja, tetapi harus berinovasi. Di gedung baru Poltrada ini nantinya akan disiapkan perpustakaan digital (e-library) yang akan menarik perhatian para taruna-taruni,” ucap Menhub.

Baca Juga:  Operasi Ketupat Berakhir, Ribuan Pemudik Belum Balik ke Bali

 

Di sisi lain Plt Kepala BPSDMP Kemenhub Capt. Antoni Arif Priadi mengungkapkan, pihaknya terus berupaya melakukan perubahan dan inovasi dalam rangka meningkatkan kualitas SDM transportasi.

 

Dia mengatakan, tengah berkolaborasi dengan Kemendikbud dalam mendukung program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka.

 

Merdeka Belajar – Kampus Merdeka merupakan bagian dari kebijakan Merdeka Belajar, yang memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk mengasah kemampuan sesuai bakat dan minat, dengan terjun langsung ke dunia kerja sebagai persiapan karir masa depan.

 

Sehingga mahasiswa nantinya memiliki kemampuan untuk menguasai beragam keilmuan yang berguna di dunia kerja nantinya.

 

“Jadi misalnya dia menempuh pendidikan pilot atau pelaut. Dia tidak hanya bisa bekerja menjadi pilot atau pelaut saja, tetapi bisa juga menjadi pengusaha di bidang penerbangan atau pelayaran,” pungkasnya.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/