alexametrics
25.4 C
Denpasar
Tuesday, August 9, 2022

OMG! Usai Ho Hi Hi di Kamar Selingkuhan, Wanita Muda di Buleleng Tewas

SINGARAJA – Seorang wanita bernama Made Suriani, 38, ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di sebuah rumah yang terletak di Jalan Srikandi, Gang Kepundung, Desa Baktiseraga.

Ironisnya wanita itu meninggal di rumah selingkuhannya. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 11.00 siang kemarin (15/2). Awalnya korban datang ke rumah selingkuhannya, Made Supanda, 66.

Saat itu korban mendatangi rumah Supanda sekitar pukul 09.00 pagi. Ketika itu saksi Supanda masih bersih-bersih rumah.

Sekitar pukul 10.00 pagi keduanya pun masuk kamar. Diduga keduanya sempat melakukan hubungan suami istri.

Usai berhubungan, Supanda sempat membiarkan korban sendiri di dalam kamar. Sekitar pukul 11.00 siang mendadak korban menggeliat dan langsung kehilangan nafas.

Baca Juga:  Angin Barat - Timur Bertemu, Gelombang Tinggi Hempas Nelayan Jembrana

Ketika itu saksi sempat berupaya memberikan pertolongan pertama dengan menekan dada korban. Namun tak ada perubahan.

Saksi pun menghubungi anaknya. Selanjutnya hal itu pun langsung dilaporkan ke Mapolsek Kota Singaraja.

Aparat dari Polsek Kota Singaraja serta tim Inafis Satuan Reskrim Polres Buleleng, sempat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Selanjutnya jenazah korban dibawa ke RSUD Buleleng guna proses pemeriksaan lebih lanjut.

Kapolsek Kota Singaraja Kompol Dewa Ketut Darma Ariawan yang dikonfirmasi kemarin, membenarkan adanya kejadian tersebut.

Menurutnya korban dan saksi Made Supanda memiliki hubungan teman dekat. “Mereka sempat berhubungan di sana.

Selang beberapa menit, tiba-tiba korban ini menggeliat dan sudah tidak ada nafas. Korban saat itu sudah mengenakan pakaian lengkap,” kata Darma.

Baca Juga:  Bupati Giri Prasta Hadiri Launching Perdana GeNose dan E-Ticketing

Menurutnya, polisi kini masih menunggu hasil visum dari tim medis. Visum itu dibutuhkan untuk memastikan apakah korban meninggal karena sakit, atau ada pemicu lainnya.

“Sementara belum ada rencana otopsi. Kami masih koordinasikan dengan keluarga korban,” imbuh Kompol Dewa Ketut Darma Ariawan.

 



SINGARAJA – Seorang wanita bernama Made Suriani, 38, ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di sebuah rumah yang terletak di Jalan Srikandi, Gang Kepundung, Desa Baktiseraga.

Ironisnya wanita itu meninggal di rumah selingkuhannya. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 11.00 siang kemarin (15/2). Awalnya korban datang ke rumah selingkuhannya, Made Supanda, 66.

Saat itu korban mendatangi rumah Supanda sekitar pukul 09.00 pagi. Ketika itu saksi Supanda masih bersih-bersih rumah.

Sekitar pukul 10.00 pagi keduanya pun masuk kamar. Diduga keduanya sempat melakukan hubungan suami istri.

Usai berhubungan, Supanda sempat membiarkan korban sendiri di dalam kamar. Sekitar pukul 11.00 siang mendadak korban menggeliat dan langsung kehilangan nafas.

Baca Juga:  Seminggu Berlalu, Kapan Pembunuh Cewek Cantik Asal Subang Diciduk?

Ketika itu saksi sempat berupaya memberikan pertolongan pertama dengan menekan dada korban. Namun tak ada perubahan.

Saksi pun menghubungi anaknya. Selanjutnya hal itu pun langsung dilaporkan ke Mapolsek Kota Singaraja.

Aparat dari Polsek Kota Singaraja serta tim Inafis Satuan Reskrim Polres Buleleng, sempat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Selanjutnya jenazah korban dibawa ke RSUD Buleleng guna proses pemeriksaan lebih lanjut.

Kapolsek Kota Singaraja Kompol Dewa Ketut Darma Ariawan yang dikonfirmasi kemarin, membenarkan adanya kejadian tersebut.

Menurutnya korban dan saksi Made Supanda memiliki hubungan teman dekat. “Mereka sempat berhubungan di sana.

Selang beberapa menit, tiba-tiba korban ini menggeliat dan sudah tidak ada nafas. Korban saat itu sudah mengenakan pakaian lengkap,” kata Darma.

Baca Juga:  Jambret Kalung Emas Wanita Muda Pagi Buta, Warga Jalan Cokro Diciduk

Menurutnya, polisi kini masih menunggu hasil visum dari tim medis. Visum itu dibutuhkan untuk memastikan apakah korban meninggal karena sakit, atau ada pemicu lainnya.

“Sementara belum ada rencana otopsi. Kami masih koordinasikan dengan keluarga korban,” imbuh Kompol Dewa Ketut Darma Ariawan.

 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/