alexametrics
25.4 C
Denpasar
Wednesday, August 10, 2022

Pengrupukan, Rumah Terbakar, Pekak Maruta Gagal Rayakan Nyepi

SINGARAJA – Sungguh menyedihkan nasib Putu Maruta, 72. Warga Banjar Dinas Kertanadi, Desa Rangdu, Kecamatan Seririt itu, kehilangan rumah tinggalnya saat hari pengrupukan, Jumat (16/3) siang.

Rumahnya ludes dilahap si jago merah. Peristiwa kebakaran itu terjadi sekitar pukul 10.00.

Sebelum kebakaran, terdengar suara ledakan dari tempat kejadian. Sekejap kemudian api langsung membubung dan melahap rumah berukuran 6×7 meter, berikut dapur berukuran 3×4 meter.

Pemilik rumah pun panik dan langsung meminta bantuan warga. Warga berusaha memadamkan api dengan alat seadanya.

Namun api baru berhasil dipadamkan setelah pasukan pemadam kebakaran dari Pos Pemadam Seririt, datang ke lokasi kejadian.

“Kami kerahkan satu unit mobil pemadam dan butuh waktu selama 30 menit untuk memadamkan api. Tidak ada korban. Tapi rumah dan dapurnya ludes terbakar semua,” kata Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Buleleng, Gede Sugiartha.

Baca Juga:  Cegah Kecelakaan di Jalur Maut, BPTD Bali - Nusra Tambah Guard Rail

Kasubbag Humas Polres Buleleng AKP I Nyoman Suartika mengatakan, polisi masih melakukan penyelidikan terhadap insiden tersebut.

Dari dugaan sementara, kebakaran terjadi karena kompor di dapur korban dibiarkan menyala hingga memicu kebakaran.

“Dugaan sementara karena kompornya dibiarkan menyala. Akhirnya merembet dan terjadi kebakaran. Untuk sementara korban diungsikan ke rumah kerabatnya,” kata Suartika. 



SINGARAJA – Sungguh menyedihkan nasib Putu Maruta, 72. Warga Banjar Dinas Kertanadi, Desa Rangdu, Kecamatan Seririt itu, kehilangan rumah tinggalnya saat hari pengrupukan, Jumat (16/3) siang.

Rumahnya ludes dilahap si jago merah. Peristiwa kebakaran itu terjadi sekitar pukul 10.00.

Sebelum kebakaran, terdengar suara ledakan dari tempat kejadian. Sekejap kemudian api langsung membubung dan melahap rumah berukuran 6×7 meter, berikut dapur berukuran 3×4 meter.

Pemilik rumah pun panik dan langsung meminta bantuan warga. Warga berusaha memadamkan api dengan alat seadanya.

Namun api baru berhasil dipadamkan setelah pasukan pemadam kebakaran dari Pos Pemadam Seririt, datang ke lokasi kejadian.

“Kami kerahkan satu unit mobil pemadam dan butuh waktu selama 30 menit untuk memadamkan api. Tidak ada korban. Tapi rumah dan dapurnya ludes terbakar semua,” kata Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Buleleng, Gede Sugiartha.

Baca Juga:  Tolak Berikan Salinan Akta Jual Beli, Oknum Notaris Dipolisikan

Kasubbag Humas Polres Buleleng AKP I Nyoman Suartika mengatakan, polisi masih melakukan penyelidikan terhadap insiden tersebut.

Dari dugaan sementara, kebakaran terjadi karena kompor di dapur korban dibiarkan menyala hingga memicu kebakaran.

“Dugaan sementara karena kompornya dibiarkan menyala. Akhirnya merembet dan terjadi kebakaran. Untuk sementara korban diungsikan ke rumah kerabatnya,” kata Suartika. 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/