alexametrics
25.4 C
Denpasar
Thursday, July 7, 2022

Lagi, Datang dari Brasil, Satu Warga Buleleng Positif Corona

SINGARAJA–Jumlah  pasien yang terkonfirmasi positif terjangkit covid-19 (Corona) di Kabupaten Buleleng bertambah.

Bertambahnya angka kasus positif Corona di Buleleng itu menyusul  adanya satu warga yang usai datang dari salah satu Negara terjangkit (Brasil).

Usai dinyatakan positif Covid-19, pasien dalam pengawasan (PDP) yang diidentifikasi sebagai PDP-11 ini langsung menjalani perawatan di RS Pratama Giri Emas.

Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Buleleng, Gede Suyasa saat memberikan keterangan pers melalui telekonferensi, Kamis (16/4) menyatakan, PDP-11 diketahui datang dari negara terjangkit, yakni Brazil beberapa pekan lalu.

Pasien ini sampai di tanah air pada Minggu (29/3) pekan lalu. “Sebenarnya ia sudah mengikuti protokol kedatangan dari negara terjangkit,”tegas Suyasa.

Pasien ini kemudian melakukan karantina secara mandiri selama 14 hari.

Belakangan ia mulai menunjukkan gejala, sehingga menjalani perawatan di RS Pratama Giri Emas.

Saat dilakukan rapid test ternyata, hasilnya menunjukkan hasil positif. Pun demikian dengan hasil swab, juga menunjukkan hasil positif.

“Sudah kami rawat di ruang isolasi. Sampel swabnya sudah kami terima, hasilnya terkonfirmasi,” kata Gede Suyasa.

Menurutnya, tim surveillance sedang melakukan penelusuran terhadap warga yang pernah melakukan kontak terhadap PDP-11. Sejumlah pihak yang sempat kontak disebut sudah dilakukan rapid test dan hasilnya negatif.

Berdasarkan catatan Jawa Pos Radar Bali, kini ada dua orang pasien terkonfirmasi positif covid-19 yang menjalani perawatan di RS Pratama Giri Emas.

Mereka diidentifikasi sebagai PDP-03 dan PDP-11. Khusus PDP-03 sudah menghuni ruang isolasi selama 32 hari.

Selain itu GTPP juga mencatat ada lima orang warga Buleleng lainnya yang dinyatakan positif covid-19, namun dirawat di luar Kabupaten Buleleng. Seorang diantaranya dirawat di RS Bali Mandara, sementara empat orang lainnya dirawat di RS PTN Universitas Udayana.

Selain merawat pasien positif covid-19, di RS Pratama Giri Emas juga ada seorang dengan status Orang Dalam Pemantauan (ODP) yang menjalani karantina.

 “Sudah kami ambil sampel swabnya. Tapi hasil labnya belum keluar,” imbuh Suyasa. 



SINGARAJA–Jumlah  pasien yang terkonfirmasi positif terjangkit covid-19 (Corona) di Kabupaten Buleleng bertambah.

Bertambahnya angka kasus positif Corona di Buleleng itu menyusul  adanya satu warga yang usai datang dari salah satu Negara terjangkit (Brasil).

Usai dinyatakan positif Covid-19, pasien dalam pengawasan (PDP) yang diidentifikasi sebagai PDP-11 ini langsung menjalani perawatan di RS Pratama Giri Emas.

Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Buleleng, Gede Suyasa saat memberikan keterangan pers melalui telekonferensi, Kamis (16/4) menyatakan, PDP-11 diketahui datang dari negara terjangkit, yakni Brazil beberapa pekan lalu.

Pasien ini sampai di tanah air pada Minggu (29/3) pekan lalu. “Sebenarnya ia sudah mengikuti protokol kedatangan dari negara terjangkit,”tegas Suyasa.

Pasien ini kemudian melakukan karantina secara mandiri selama 14 hari.

Belakangan ia mulai menunjukkan gejala, sehingga menjalani perawatan di RS Pratama Giri Emas.

Saat dilakukan rapid test ternyata, hasilnya menunjukkan hasil positif. Pun demikian dengan hasil swab, juga menunjukkan hasil positif.

“Sudah kami rawat di ruang isolasi. Sampel swabnya sudah kami terima, hasilnya terkonfirmasi,” kata Gede Suyasa.

Menurutnya, tim surveillance sedang melakukan penelusuran terhadap warga yang pernah melakukan kontak terhadap PDP-11. Sejumlah pihak yang sempat kontak disebut sudah dilakukan rapid test dan hasilnya negatif.

Berdasarkan catatan Jawa Pos Radar Bali, kini ada dua orang pasien terkonfirmasi positif covid-19 yang menjalani perawatan di RS Pratama Giri Emas.

Mereka diidentifikasi sebagai PDP-03 dan PDP-11. Khusus PDP-03 sudah menghuni ruang isolasi selama 32 hari.

Selain itu GTPP juga mencatat ada lima orang warga Buleleng lainnya yang dinyatakan positif covid-19, namun dirawat di luar Kabupaten Buleleng. Seorang diantaranya dirawat di RS Bali Mandara, sementara empat orang lainnya dirawat di RS PTN Universitas Udayana.

Selain merawat pasien positif covid-19, di RS Pratama Giri Emas juga ada seorang dengan status Orang Dalam Pemantauan (ODP) yang menjalani karantina.

 “Sudah kami ambil sampel swabnya. Tapi hasil labnya belum keluar,” imbuh Suyasa. 



Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/