alexametrics
29.8 C
Denpasar
Saturday, August 13, 2022

Keluar Tanpa Masker, Sopir Truk Galian C Kena Sanksi Push Up

AMLAPURA-Penerapan wajib masker diberlakukan di sejumlah daerah di Bali.

Salah satunya seperti yang dilakukan Satuan tugas (Satgas) Covid-19 Kecamatan Selat dan Satgas Gotong Royong Desa Adat Duda.

Bahkan, untuk memberi efek jera bagi warganya yang tak disiplin selama wabah pandemic Covid-19, mereka memberlakukan sanksi bagi warga melanggar.

Para warga yang kedapatan keluar rumah tanpa masker pun langsung diberikan sanksi push up.

Tujuannya, agar warga lebih disiplin dan mematuhi imbauan pemerintah untuk tetap mengenakan masker guna menekan penyebaran dan penularan virus Covid-19 yang lebih luas.

Saat razia yang dilakukan tim gabungan yang terdiri dari Satgas Covid-19 Kecamatan selat, Satgas Gotong Royong, petugas mendapati sejumlah sopir truk galian C dan pekerja pengangkut pasir yang tak bermasker.

Baca Juga:  Hi…Hi…Roh Orok Tanpa Kepala Dititip di Laut, Beri Kesempatan Si Ibu…

Akibatnya, mereka pun langsung disanksi push up ditempat.

 Seperti dibenarkan Bendesa adat Duda Jro Komang Sujana.

Menurutnya, kegiatan atau razia yang juga dihadiri Danramil Selat Kapten Ind Made Arjana, Kapala Puskesmas Selat dr Lanang Udiyana, Perbekel Duda I Gusti Agung Ngurah Putra dengan melibatkan babinsa dan pecalang itu sengaja digelar untuk memantau disiplin warga terkait imbauan wajib masker.

Ada dua titik kegiatan pemantauan dan razia. Kedua titik itu, yakni di pertigaan Banjar Bambang Biaung  dan di Pertigaan Banjar Duda.

“Kami pantau sudah mulai mengendor disiplinnya utamanya pakai masker makanya kami gelar penjagaan dan penyekatan,” ujar Komang Sujana.

 Semua warga dan pengendara tanpa terkecuali yang kedapatan tidak mengenakan masker saat melakukan aktivitas di luar rumah langsung dihentikan dan diberi sanksi push up.

Baca Juga:  Tempat Isolasi Pasien Covid-19 RSUP Sanglah Penuh, Sisakan 1 Ruangan

“Sekali lagi ini bukan soal sanksi, namun lebih pada pemberian edukasi agar masyarakat tetap patuh terhadap imbauan social distancing dan penggunaan masker. Terlebih lagi di Denpasar juga sudah melaksnaakan PKM (pembatasan kegiatan masyarakat,”tukasnya.



AMLAPURA-Penerapan wajib masker diberlakukan di sejumlah daerah di Bali.

Salah satunya seperti yang dilakukan Satuan tugas (Satgas) Covid-19 Kecamatan Selat dan Satgas Gotong Royong Desa Adat Duda.

Bahkan, untuk memberi efek jera bagi warganya yang tak disiplin selama wabah pandemic Covid-19, mereka memberlakukan sanksi bagi warga melanggar.

Para warga yang kedapatan keluar rumah tanpa masker pun langsung diberikan sanksi push up.

Tujuannya, agar warga lebih disiplin dan mematuhi imbauan pemerintah untuk tetap mengenakan masker guna menekan penyebaran dan penularan virus Covid-19 yang lebih luas.

Saat razia yang dilakukan tim gabungan yang terdiri dari Satgas Covid-19 Kecamatan selat, Satgas Gotong Royong, petugas mendapati sejumlah sopir truk galian C dan pekerja pengangkut pasir yang tak bermasker.

Baca Juga:  Mimih Dewa Ratu! Asyik Mancing, Remaja Tewas Disambar Petir

Akibatnya, mereka pun langsung disanksi push up ditempat.

 Seperti dibenarkan Bendesa adat Duda Jro Komang Sujana.

Menurutnya, kegiatan atau razia yang juga dihadiri Danramil Selat Kapten Ind Made Arjana, Kapala Puskesmas Selat dr Lanang Udiyana, Perbekel Duda I Gusti Agung Ngurah Putra dengan melibatkan babinsa dan pecalang itu sengaja digelar untuk memantau disiplin warga terkait imbauan wajib masker.

Ada dua titik kegiatan pemantauan dan razia. Kedua titik itu, yakni di pertigaan Banjar Bambang Biaung  dan di Pertigaan Banjar Duda.

“Kami pantau sudah mulai mengendor disiplinnya utamanya pakai masker makanya kami gelar penjagaan dan penyekatan,” ujar Komang Sujana.

 Semua warga dan pengendara tanpa terkecuali yang kedapatan tidak mengenakan masker saat melakukan aktivitas di luar rumah langsung dihentikan dan diberi sanksi push up.

Baca Juga:  Waspada, Diguyur Hujan Lebat, Penyengker Balai Lingkungan Ambrol

“Sekali lagi ini bukan soal sanksi, namun lebih pada pemberian edukasi agar masyarakat tetap patuh terhadap imbauan social distancing dan penggunaan masker. Terlebih lagi di Denpasar juga sudah melaksnaakan PKM (pembatasan kegiatan masyarakat,”tukasnya.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/