alexametrics
28.8 C
Denpasar
Thursday, May 26, 2022

Buka Wisata Bali Asalkan Kasus di Bali 2 Digit, Kabupaten/Kota 1 Digit

MANGUPURA – Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa memimpin langsung rapat koordinasi pemantapan pelaksanaan vaksinasi dosis 1 bagi masyarakat umum di Desa Selat Kecamatan Abiansemal yang dilaksanakan di Kantor Desa Selat, Senin (14/6). Dari rapat tersebut dikatakan vaksinasi di Desa Selat akan digelar pada hari Jumat tanggal 18 Juni 2021 dengan sasaran sebanyak 1.002 peserta.

 

 

Wabup Suiasa menerangkan, pelaksanaan vaksinasi di Kabupaten Badung saat ini sudah mulai dilaksanakan di Kecamatan Abiansemal. Hal ini akan terus berlanjut guna memenuhi skema dan target yang telah dipasang.

 

“Dari skema dan target, kegiatan vaksinasi di Badung kita targetkan selesai bulan Juni. Karena pemerintah pusat sudah memberi sinyal bulan Juli akan membuka pariwisata Bali. Asalkan kasus positif Covid-19 terus menurun. Kasus di Bali harus terus ditekan di kisaran 2 digit atau kasusnya di bawah 100 per hari dan di kabupaten/ kota 1 digit atau di bawah 10 kasus per hari,” jelas Suiasa.

 

Selain memberikan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat tentang pencegahan Covid-19, gencarnya kegiatan vaksinasi diyakini menjadi salah satu faktor menurunnya kasus positif di Kabupaten Badung. Vaksinasi yang secara rutin dilakukan ini, tidak terlepas dari ketersediaan vaksin dan tim vaksinator yang selalu siap setiap saat.

Baca Juga:  Puji Bali, Menparkraf Wishnutama: Pariwisata Itu Bisnis Kepercayaan

 

Selain itu skema, pola dan target yang dilakukan sudah berjalan dengan baik. Ini juga tidak terlepas dari motivasi dan tanggung jawab aparat paling bawah serta dukungan dari masyarakat. Disebutkan, bahwa vaksinasi di Badung menggunakan strategi teori gelombang air laut. Begitu bentuk gelombang akan mau pecah, di sisinya sudah ada gelombang baru.

 

“Skema ini yang kami terapkan, bila di satu tempat vaksinasi sudah mau selesai, kita sudah bergegas memulai vaksin di tempat lain, begitu seterusnya. Skema ini terbukti sangat efektif sehingga Badung menjadi daerah di Bali yang paling efektif melakukan vaksinasi,” terangnya.

 

 

Ia  mengajak semua pihak untuk bersama-sama mensukseskan kegiatan vaksinasi ini, sehingga semaksimal mungkin dapat meningkatkan imun dan kekebalan tubuh masyarakat serta menurunkan kasus Covid di Badung.

 

“Meskipun tantangannya cukup berat, namun dengan semangat dan gotong royong kami yakin kita bersama-sama dapat menyukseskan vaksinasi ini,” terangnya.

Baca Juga:  Cckkk…Ngamuk Hancurkan Kamar, ODGJ Terpaksa Disuntik Obat Penenang

 

 

Pihaknya selaku pimpinan akan menjaminkan ketersediaan vaksin. Dinas Kesehatan telah menyiapkan 56 tim mobiling di luar tim yang standby di puskesmas dan pustu. Setiap tim juga ditarget dapat melayani vaksinasi minimal 150 orang per hari. Sementara perangkat terbawah, bapak kelian harus dapat menyiapkan masyarakat minimal 150 atau lebih per harinya untuk satu tim serta dapat mengatur waktu kehadiran.

 

Sementara itu Perbekel Desa Selat I Made Semawan menyampaikan terimakasih atas segala motivasi, semangat serta arahan Wakil Bupati I Ketut Suiasa dalam mensukseskan program vaksinasi ini.

 

“Kami di Desa Selat sudah siap untuk melaksanakan kegiatan vaksinasi untuk masyarakat sesuai jadwal yang telah ditentukan, serta sudah disiapkan dua tempat atau lokasi dalam pelaksanaan kegiatan ini yakni di Wantilan Desa Adat Selat dan SD N 1 Selat dengan jumlah total sasaran 1.002 orang dari 4 Banjar Dinas yang ada di Desa Selat dengan jumlah vaksinator 6 tim, ” pungkasnya.


MANGUPURA – Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa memimpin langsung rapat koordinasi pemantapan pelaksanaan vaksinasi dosis 1 bagi masyarakat umum di Desa Selat Kecamatan Abiansemal yang dilaksanakan di Kantor Desa Selat, Senin (14/6). Dari rapat tersebut dikatakan vaksinasi di Desa Selat akan digelar pada hari Jumat tanggal 18 Juni 2021 dengan sasaran sebanyak 1.002 peserta.

 

 

Wabup Suiasa menerangkan, pelaksanaan vaksinasi di Kabupaten Badung saat ini sudah mulai dilaksanakan di Kecamatan Abiansemal. Hal ini akan terus berlanjut guna memenuhi skema dan target yang telah dipasang.

 

“Dari skema dan target, kegiatan vaksinasi di Badung kita targetkan selesai bulan Juni. Karena pemerintah pusat sudah memberi sinyal bulan Juli akan membuka pariwisata Bali. Asalkan kasus positif Covid-19 terus menurun. Kasus di Bali harus terus ditekan di kisaran 2 digit atau kasusnya di bawah 100 per hari dan di kabupaten/ kota 1 digit atau di bawah 10 kasus per hari,” jelas Suiasa.

 

Selain memberikan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat tentang pencegahan Covid-19, gencarnya kegiatan vaksinasi diyakini menjadi salah satu faktor menurunnya kasus positif di Kabupaten Badung. Vaksinasi yang secara rutin dilakukan ini, tidak terlepas dari ketersediaan vaksin dan tim vaksinator yang selalu siap setiap saat.

Baca Juga:  Cckkk…Ngamuk Hancurkan Kamar, ODGJ Terpaksa Disuntik Obat Penenang

 

Selain itu skema, pola dan target yang dilakukan sudah berjalan dengan baik. Ini juga tidak terlepas dari motivasi dan tanggung jawab aparat paling bawah serta dukungan dari masyarakat. Disebutkan, bahwa vaksinasi di Badung menggunakan strategi teori gelombang air laut. Begitu bentuk gelombang akan mau pecah, di sisinya sudah ada gelombang baru.

 

“Skema ini yang kami terapkan, bila di satu tempat vaksinasi sudah mau selesai, kita sudah bergegas memulai vaksin di tempat lain, begitu seterusnya. Skema ini terbukti sangat efektif sehingga Badung menjadi daerah di Bali yang paling efektif melakukan vaksinasi,” terangnya.

 

 

Ia  mengajak semua pihak untuk bersama-sama mensukseskan kegiatan vaksinasi ini, sehingga semaksimal mungkin dapat meningkatkan imun dan kekebalan tubuh masyarakat serta menurunkan kasus Covid di Badung.

 

“Meskipun tantangannya cukup berat, namun dengan semangat dan gotong royong kami yakin kita bersama-sama dapat menyukseskan vaksinasi ini,” terangnya.

Baca Juga:  Sandiaga Uno Ngantor di Bali, Tanggapan Koster Layak Diapresiasi

 

 

Pihaknya selaku pimpinan akan menjaminkan ketersediaan vaksin. Dinas Kesehatan telah menyiapkan 56 tim mobiling di luar tim yang standby di puskesmas dan pustu. Setiap tim juga ditarget dapat melayani vaksinasi minimal 150 orang per hari. Sementara perangkat terbawah, bapak kelian harus dapat menyiapkan masyarakat minimal 150 atau lebih per harinya untuk satu tim serta dapat mengatur waktu kehadiran.

 

Sementara itu Perbekel Desa Selat I Made Semawan menyampaikan terimakasih atas segala motivasi, semangat serta arahan Wakil Bupati I Ketut Suiasa dalam mensukseskan program vaksinasi ini.

 

“Kami di Desa Selat sudah siap untuk melaksanakan kegiatan vaksinasi untuk masyarakat sesuai jadwal yang telah ditentukan, serta sudah disiapkan dua tempat atau lokasi dalam pelaksanaan kegiatan ini yakni di Wantilan Desa Adat Selat dan SD N 1 Selat dengan jumlah total sasaran 1.002 orang dari 4 Banjar Dinas yang ada di Desa Selat dengan jumlah vaksinator 6 tim, ” pungkasnya.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/