alexametrics
25.4 C
Denpasar
Tuesday, May 24, 2022

Berharap PPKM Tak Diperpanjang, Begini Kondisi BOR Rumah Sakit di Bali

DENPASAR-Pemberlakukan Pembatasan Sosial Masyarakat (PPKM) Level 4 Jawa-Bali 3-16 Agustus 2021 akan berakhir, Senin (16/8) hari ini.

Masyarakat pun banyak yang menanti kepastian atau informasi resmi keputusan pemerintah untuk memperpanjang maupun tidak memperpanjang PPKM Level IV Jawa-Bali

Sebelum memutuskan apakah PPKM akan diperpanjang atau tidak, pemerintah melalui Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) telah menyampaikan evaluasi dari dampak PPKM terhadap tingkat keterisian tempat tidur atau Bed Occupancy Rate (BOR) di sejumlah rumah sakit.

Sesuai dikutip dalam kanal YouTube Sekretariat Presiden, pada Minggu (15/8) kemarin, Jokowi menyebutkan jika BOR di sejumlah RS di Pulau Jawa menurun.

Bahkan khusus BOR di DKI Jakarta, Presiden Jokowi menyebut jika BOR di ibu kota berada di kisaran 29, 4 persen. Selain itu, BOR di Wisma Atlet juga mengalami penurunan di kisaran 19 , 64 persen.

Bahkan penurun BOR di Jakarta dan Wisma Atlet itu, kata Presiden Jokowi selain dibawah BOR Nasional (48, 14 persen), kondisi BOR di DKI dan Wisma Atlet itu merupakan angka terendah di Pulau Jawa.

Sesuai rincian BOR di Pulau Jawa, tingkat keterisian tempat tidur di RS tertinggi berada di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dengan persentase BOR mencapai 54,7 persen, kemudian disusul Jawa Timur dengan persentase BOR sebesar 52, 3 persen, kemudian BOR Jawa Tengah sebesar 38, 3 persen, BOR Banten sebesar 33, 4 persen, dan BOR Jawa Bebrat sebesar 32 persen.

Baca Juga:  Membanggakan! Setahun, 4 Sekolah di Buleleng Raih Adiwiyata Nasional
- Advertisement -

Selain memaparkan dampak PPKM terhadap BOR, presiden juga mendorong agar pelaksanaan vaksinasi Covid-19 terus ditingkatkan.

Jokowi tetap berharap, target vaksinasi yang tinggi dapat terpenuhi dengan cepat. “Saya meminta vaksinasi harian terus dipercepat, dan saat ini vaksinasi harian kita sudah mencapai 1,6 juta per hari,”terang Jokowi.

Lalu bagaimana dengan Pulau Bali? Apakah dengan PPKM akan diperpanjang atau tidak, dan bagaimana kondisi BOR di 9 kabupaten/kota di Bali?

Informasi yang dihimpun radarbali.id, menjelang berakhirnya perpanjangan PPKM kali keempat dari sejak pemberlakukan PPKM Darurat pada 3 Juli hingga perpanjangan PPKM 16 Agustus 2021), ternyata kondisi BOR di Bali justru bikin was-was.

Kondisi mengkhawatirkan itu sesuai data yang diterima dapur redaksi radarbali.id terkait kondisi BOR Isolasi dan BOR ICU rumah sakit di 9 kabupaten/kota di Bali.

Baca Juga:  Praktisi Pariwisata Tak Mau di-PHP Lagi

Berikut data BOR rumah sakit di 9 kabupaten/kota di Provinsi Bali hingga Sabtu 14 Agustus 2021:

1.       Kabupaten Bangli BOR ICU: 100 persen, dan BOR Isolasi: 49,09 persen

2.       Kabupaten Karangasem BOR ICU: 94,12, dan BOR Isolasi: 92, 59 persen

3.       Kabupaten Buleleng BOR ICU: 94,74, dan BOR Isolasi: 95,60 persen

4.       Kabupaten Klungkung BOR ICU: 88, 24 persen, dan BOR Isolasi: 80, 53 persen

5.       Kota Denpasar BOR ICU: 82,42 persen, dan BOR Isolasi 67,26 persen

6.       KabupatenTabanan BOR ICU: 67,23, dan BOR Isolasi 67,23 persen

7.       Kabupayen Jembrana BOR ICU: 33,33 persen, dan BOR Isolasi 58, 96 persen

8.       Kabupaten Gianyar BOR ICU: 47, 83 persen, dan BOR Isolasi 77,91 persen

9.       Kabupaten Badung BOR ICU: 39, 47 persen, dan BOR Isolasi 68,06 persen

Sementara itu, terkait pencapaian vaksinasi di seluruh Bali, hingga Minggu 15 Agustus 2021, tercatat dari total target sebanyak 2.996.060 penduduk, realiasasi vaksin tahap I mencapai 3.110.172 orang (103.81 persen), dan vaksin tahap II sebanyak 1.375.804 orang (45.92 persen)

- Advertisement -

DENPASAR-Pemberlakukan Pembatasan Sosial Masyarakat (PPKM) Level 4 Jawa-Bali 3-16 Agustus 2021 akan berakhir, Senin (16/8) hari ini.

Masyarakat pun banyak yang menanti kepastian atau informasi resmi keputusan pemerintah untuk memperpanjang maupun tidak memperpanjang PPKM Level IV Jawa-Bali

Sebelum memutuskan apakah PPKM akan diperpanjang atau tidak, pemerintah melalui Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) telah menyampaikan evaluasi dari dampak PPKM terhadap tingkat keterisian tempat tidur atau Bed Occupancy Rate (BOR) di sejumlah rumah sakit.

Sesuai dikutip dalam kanal YouTube Sekretariat Presiden, pada Minggu (15/8) kemarin, Jokowi menyebutkan jika BOR di sejumlah RS di Pulau Jawa menurun.

Bahkan khusus BOR di DKI Jakarta, Presiden Jokowi menyebut jika BOR di ibu kota berada di kisaran 29, 4 persen. Selain itu, BOR di Wisma Atlet juga mengalami penurunan di kisaran 19 , 64 persen.

Bahkan penurun BOR di Jakarta dan Wisma Atlet itu, kata Presiden Jokowi selain dibawah BOR Nasional (48, 14 persen), kondisi BOR di DKI dan Wisma Atlet itu merupakan angka terendah di Pulau Jawa.

Sesuai rincian BOR di Pulau Jawa, tingkat keterisian tempat tidur di RS tertinggi berada di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dengan persentase BOR mencapai 54,7 persen, kemudian disusul Jawa Timur dengan persentase BOR sebesar 52, 3 persen, kemudian BOR Jawa Tengah sebesar 38, 3 persen, BOR Banten sebesar 33, 4 persen, dan BOR Jawa Bebrat sebesar 32 persen.

Baca Juga:  Setelah Nusa Dua, Vaksinasi 61 Ribu Warga di Ungasan, Kutuh dan Pecatu

Selain memaparkan dampak PPKM terhadap BOR, presiden juga mendorong agar pelaksanaan vaksinasi Covid-19 terus ditingkatkan.

Jokowi tetap berharap, target vaksinasi yang tinggi dapat terpenuhi dengan cepat. “Saya meminta vaksinasi harian terus dipercepat, dan saat ini vaksinasi harian kita sudah mencapai 1,6 juta per hari,”terang Jokowi.

Lalu bagaimana dengan Pulau Bali? Apakah dengan PPKM akan diperpanjang atau tidak, dan bagaimana kondisi BOR di 9 kabupaten/kota di Bali?

Informasi yang dihimpun radarbali.id, menjelang berakhirnya perpanjangan PPKM kali keempat dari sejak pemberlakukan PPKM Darurat pada 3 Juli hingga perpanjangan PPKM 16 Agustus 2021), ternyata kondisi BOR di Bali justru bikin was-was.

Kondisi mengkhawatirkan itu sesuai data yang diterima dapur redaksi radarbali.id terkait kondisi BOR Isolasi dan BOR ICU rumah sakit di 9 kabupaten/kota di Bali.

Baca Juga:  Lihat Ini! 10 Remaja Digelandang Polisi karena Balap Liar saat PPKM

Berikut data BOR rumah sakit di 9 kabupaten/kota di Provinsi Bali hingga Sabtu 14 Agustus 2021:

1.       Kabupaten Bangli BOR ICU: 100 persen, dan BOR Isolasi: 49,09 persen

2.       Kabupaten Karangasem BOR ICU: 94,12, dan BOR Isolasi: 92, 59 persen

3.       Kabupaten Buleleng BOR ICU: 94,74, dan BOR Isolasi: 95,60 persen

4.       Kabupaten Klungkung BOR ICU: 88, 24 persen, dan BOR Isolasi: 80, 53 persen

5.       Kota Denpasar BOR ICU: 82,42 persen, dan BOR Isolasi 67,26 persen

6.       KabupatenTabanan BOR ICU: 67,23, dan BOR Isolasi 67,23 persen

7.       Kabupayen Jembrana BOR ICU: 33,33 persen, dan BOR Isolasi 58, 96 persen

8.       Kabupaten Gianyar BOR ICU: 47, 83 persen, dan BOR Isolasi 77,91 persen

9.       Kabupaten Badung BOR ICU: 39, 47 persen, dan BOR Isolasi 68,06 persen

Sementara itu, terkait pencapaian vaksinasi di seluruh Bali, hingga Minggu 15 Agustus 2021, tercatat dari total target sebanyak 2.996.060 penduduk, realiasasi vaksin tahap I mencapai 3.110.172 orang (103.81 persen), dan vaksin tahap II sebanyak 1.375.804 orang (45.92 persen)


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/