alexametrics
25.4 C
Denpasar
Thursday, August 18, 2022

Bendesa Adat Di-Warning Kasus Perselisihan Warga

NEGARA – Tugas Bendesa bukan saja mengurus persoalan adat.

 

Namun Bendesa juga memililiki tugas untuk memajukan desa  bersama-sama dengan Perbekel serta Pemkab Jembrana.

 

Pentingnya peran Bendesa tersebut disampaikan oleh Bupati Jembrana I Putu Artha, saat pengukuhan Bendesa Pekraman Giri Amerta, Penyaringan, Mendoyo I Nyoman Mudita, sebagai penganti I Ketut Wiasa di Pura Puseh Desa Pekraman Giri Amerta, Banjar Tibu Beleng Kaler.

 

Bupati Artha, menyampaikan semua Bendesa di Jembrana khususnya di Desa Penyaringan, agar menjalin hubungan harmonis dengan Perbekel maupun Pemerintah Kabupaten.

 

“Hubungan yang harmonis harus tetap terjalin, bendesa dan perbekel adalah pemimpin, dan merupakan figur sekaligus orang tua masyarakat.

Baca Juga:  Kaget Divonis 9 Bulan, Oknum PNS Ayu Ratna Ungkap Cerita Mengejutkan

 

Saya tidak ingin mendengar ada perselisihan di desa baik itu dinas dan adat hanya karena hubungan yang tidak harmonis dan tidak saling berkoordinasi,”ungkapnya.

 

Selain itu, kepada bendesa yang baru dikukuhkan, Bupati Artha juga meminta agar merangkul semua krama di Desa Pekraman Giri Amerta, Desa Penyaringan.

 

“Bendesa harus bisa merangkul dan menjadi panutan yang baik bagi masyarakat. Mari rangkul bersama-sama untuk memperkuat dan memajukan Desa Pekraman,”pintanya.



NEGARA – Tugas Bendesa bukan saja mengurus persoalan adat.

 

Namun Bendesa juga memililiki tugas untuk memajukan desa  bersama-sama dengan Perbekel serta Pemkab Jembrana.

 

Pentingnya peran Bendesa tersebut disampaikan oleh Bupati Jembrana I Putu Artha, saat pengukuhan Bendesa Pekraman Giri Amerta, Penyaringan, Mendoyo I Nyoman Mudita, sebagai penganti I Ketut Wiasa di Pura Puseh Desa Pekraman Giri Amerta, Banjar Tibu Beleng Kaler.

 

Bupati Artha, menyampaikan semua Bendesa di Jembrana khususnya di Desa Penyaringan, agar menjalin hubungan harmonis dengan Perbekel maupun Pemerintah Kabupaten.

 

“Hubungan yang harmonis harus tetap terjalin, bendesa dan perbekel adalah pemimpin, dan merupakan figur sekaligus orang tua masyarakat.

Baca Juga:  Prajurit Tempur Raider Jelajahi Hutan Pulaki

 

Saya tidak ingin mendengar ada perselisihan di desa baik itu dinas dan adat hanya karena hubungan yang tidak harmonis dan tidak saling berkoordinasi,”ungkapnya.

 

Selain itu, kepada bendesa yang baru dikukuhkan, Bupati Artha juga meminta agar merangkul semua krama di Desa Pekraman Giri Amerta, Desa Penyaringan.

 

“Bendesa harus bisa merangkul dan menjadi panutan yang baik bagi masyarakat. Mari rangkul bersama-sama untuk memperkuat dan memajukan Desa Pekraman,”pintanya.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/